Anda pasti akan menggelengkan kepala saat melihat cara suku pedalaman atau mereka yang jauh dari peradaban melahirkan bayi mereka.
Rata-rata mereka menggunakan cara yang ekstrem untuk melahirkan. Ada yang berdiri, duduk, atau bahkan jongkok. Namun Anda percaya tidak, cara yang mereka lakukan ini ternyata justru mempermudah cara melahirkan.
''Awalnya saya juga merasa bingung saat melihat proses melahirkan seperti itu. Si ibu berdiri dan berpegangan pada sebuah tiang. Tapi setelah saya mengambil pendidikan lagi, ternyata cara mereka ini baik,'' ujar dr Judi Januadi Endjun, SpOG, ahli obstetri dan ginekologi dari RSPAD, dalam talkshow dan senam yophyta yang digelar oleh Anmum Materna di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Judi mengatakan bahwa cara melahirkan yang paling baik adalah dengan berdiri, jongkok, menungging, atau miring. Cara ini membuat bayi mudah lahir karena mengikuti gaya gravitasi bumi. Ia juga mengatakan, cara yang masih terbilang ekstrem di dalam negeri itu akan mencegah bahaya kematian bayi. Sedangkan melahirkan dengan tidur terlentang justru akan memperlambat proses melahirkan.
''Posisi terlentang akan membuat bayi harus menanjak menuju ke jalan keluar rahim. Jalur rahim menjadi bergelombang,'' ujar Judi pada Kompas Female.
Cara terlentang akan menimbulkan perobekan yang besar pada lubang vagina, yang menyebabkan rahim menekan pembuluh dalam yang menuju jantung pada bayi. Akibatnya, bayi bisa kekurangan oksigen. Tak jarang bayi yang dilahirkan tidak menangis, atau meninggal akibat kekurangan oksigen.
Judi juga menyarankan agar ibu hamil kerap melakukan pekerjaan yang bisa merangsang kerja otot panggul seperti berjalan dan olahraga, agar kelahiran bayi jadi lebih mudah. Sebab sebenarnya, untuk melahirkan kerja ibu untuk mengejan hanya 10 persen dari keseluruhan proses kelahiran. Sedangkan sekitar 90 persennya adalah kerja dari otot panggul yang secara langsung akan mendorong bayi keluar dari rahim saat pembukaan jalur lahir sudah cukup.
KOMPAS.com
Showing posts with label Lebih. Show all posts
Showing posts with label Lebih. Show all posts
Sunday, April 4, 2010
Melahirkan Lebih Mudah dengan Cara Jongkok
Anda pasti akan menggelengkan kepala saat melihat cara suku pedalaman atau mereka yang jauh dari peradaban melahirkan bayi mereka.
Rata-rata mereka menggunakan cara yang ekstrem untuk melahirkan. Ada yang berdiri, duduk, atau bahkan jongkok. Namun Anda percaya tidak, cara yang mereka lakukan ini ternyata justru mempermudah cara melahirkan.
''Awalnya saya juga merasa bingung saat melihat proses melahirkan seperti itu. Si ibu berdiri dan berpegangan pada sebuah tiang. Tapi setelah saya mengambil pendidikan lagi, ternyata cara mereka ini baik,'' ujar dr Judi Januadi Endjun, SpOG, ahli obstetri dan ginekologi dari RSPAD, dalam talkshow dan senam yophyta yang digelar oleh Anmum Materna di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Judi mengatakan bahwa cara melahirkan yang paling baik adalah dengan berdiri, jongkok, menungging, atau miring. Cara ini membuat bayi mudah lahir karena mengikuti gaya gravitasi bumi. Ia juga mengatakan, cara yang masih terbilang ekstrem di dalam negeri itu akan mencegah bahaya kematian bayi. Sedangkan melahirkan dengan tidur terlentang justru akan memperlambat proses melahirkan.
''Posisi terlentang akan membuat bayi harus menanjak menuju ke jalan keluar rahim. Jalur rahim menjadi bergelombang,'' ujar Judi pada Kompas Female.
Cara terlentang akan menimbulkan perobekan yang besar pada lubang vagina, yang menyebabkan rahim menekan pembuluh dalam yang menuju jantung pada bayi. Akibatnya, bayi bisa kekurangan oksigen. Tak jarang bayi yang dilahirkan tidak menangis, atau meninggal akibat kekurangan oksigen.
Judi juga menyarankan agar ibu hamil kerap melakukan pekerjaan yang bisa merangsang kerja otot panggul seperti berjalan dan olahraga, agar kelahiran bayi jadi lebih mudah. Sebab sebenarnya, untuk melahirkan kerja ibu untuk mengejan hanya 10 persen dari keseluruhan proses kelahiran. Sedangkan sekitar 90 persennya adalah kerja dari otot panggul yang secara langsung akan mendorong bayi keluar dari rahim saat pembukaan jalur lahir sudah cukup.
KOMPAS.com
Rata-rata mereka menggunakan cara yang ekstrem untuk melahirkan. Ada yang berdiri, duduk, atau bahkan jongkok. Namun Anda percaya tidak, cara yang mereka lakukan ini ternyata justru mempermudah cara melahirkan.
''Awalnya saya juga merasa bingung saat melihat proses melahirkan seperti itu. Si ibu berdiri dan berpegangan pada sebuah tiang. Tapi setelah saya mengambil pendidikan lagi, ternyata cara mereka ini baik,'' ujar dr Judi Januadi Endjun, SpOG, ahli obstetri dan ginekologi dari RSPAD, dalam talkshow dan senam yophyta yang digelar oleh Anmum Materna di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Judi mengatakan bahwa cara melahirkan yang paling baik adalah dengan berdiri, jongkok, menungging, atau miring. Cara ini membuat bayi mudah lahir karena mengikuti gaya gravitasi bumi. Ia juga mengatakan, cara yang masih terbilang ekstrem di dalam negeri itu akan mencegah bahaya kematian bayi. Sedangkan melahirkan dengan tidur terlentang justru akan memperlambat proses melahirkan.
''Posisi terlentang akan membuat bayi harus menanjak menuju ke jalan keluar rahim. Jalur rahim menjadi bergelombang,'' ujar Judi pada Kompas Female.
Cara terlentang akan menimbulkan perobekan yang besar pada lubang vagina, yang menyebabkan rahim menekan pembuluh dalam yang menuju jantung pada bayi. Akibatnya, bayi bisa kekurangan oksigen. Tak jarang bayi yang dilahirkan tidak menangis, atau meninggal akibat kekurangan oksigen.
Judi juga menyarankan agar ibu hamil kerap melakukan pekerjaan yang bisa merangsang kerja otot panggul seperti berjalan dan olahraga, agar kelahiran bayi jadi lebih mudah. Sebab sebenarnya, untuk melahirkan kerja ibu untuk mengejan hanya 10 persen dari keseluruhan proses kelahiran. Sedangkan sekitar 90 persennya adalah kerja dari otot panggul yang secara langsung akan mendorong bayi keluar dari rahim saat pembukaan jalur lahir sudah cukup.
KOMPAS.com
Agar Seks Oral Jadi Lebih Seru
Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Bukan apa-apa, membayangkan seks oral kadangkala membuat ilfil karena pria sering kali ke kamar mandi untuk buang air kecil dan tidak dicuci bersih. Tidak seperti para wanita yang jelas mencucinya, bahkan mengelapnya hingga bersih. Kaum hawa sepertinya tidak yakin apakah pasangannya sudah membersihkannya dengan baik?
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?
Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....
Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!
Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!
Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?
Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.
Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.
Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.
Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.
dr Intan Airlina Febiliawanti
KOMPAS.com
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?
Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....
Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!
Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!
Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?
Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.
Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.
Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.
Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.
dr Intan Airlina Febiliawanti
KOMPAS.com
Agar Seks Oral Jadi Lebih Seru
Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Bukan apa-apa, membayangkan seks oral kadangkala membuat ilfil karena pria sering kali ke kamar mandi untuk buang air kecil dan tidak dicuci bersih. Tidak seperti para wanita yang jelas mencucinya, bahkan mengelapnya hingga bersih. Kaum hawa sepertinya tidak yakin apakah pasangannya sudah membersihkannya dengan baik?
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?
Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....
Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!
Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!
Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?
Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.
Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.
Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.
Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.
dr Intan Airlina Febiliawanti
KOMPAS.com
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?
Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....
Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!
Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!
Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?
Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.
Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.
Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.
Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.
dr Intan Airlina Febiliawanti
KOMPAS.com
Wednesday, March 31, 2010
Susu Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak
Anda masih mencari cara agar bisa tidur berkualitas 7 hingga 8 jam sehari? Cara termudah adalah hentikan makan berat 90 menit sebelum waktu tidur Anda. Jika merasa lapar, maka ambil makanan ringan yang menyehatkan. Atur juga takarannya, jangan lebih dari 200 kalori. Berikut daftar makanan yang bermanfaat meredakan ketegangan otot dan menenangkan pikiran.
1. Pisang
Buah ini menjadi pil tidur paling praktis. Pisang mengandung melatonin dan tryptophan (yang akan berubah menjadi serotonin) untuk membantu Anda tertidur. "Melatonin adalah hormon yang memberi sinyal pada otak bahwa inilah waktu bagi tubuh untuk beristirahat sepanjang malam," papar Esther B Horn, pakar diet dan nutrisi holistik di New York. Buah ini juga mengandung magnesium, yang berfungsi membuat otot rileks dan membantu menghilangkan stres dan ketegangan fisik lain.
2. Teh "chamomile"
Chamomile merupakan bahan dasar campuran teh untuk penyajian menjelang waktu tidur. Kesejukannya memberikan efek ketenangan yang natural untuk melepaskan beban pikiran dan tubuh.
3. Susu hangat
Menjelang tidur, anak-anak biasanya diberi susu oleh ibunya. Ternyata, ini bukan sekadar iming-iming ala anak kecil. Susu mengandung tryptophan, yang dapat memicu pelepasan melatonin secara alami ke dalam sistem tubuh. Melatonin mengatur jam biologis kita, dan membantu kita tertidur dan mencapai kondisi lelap.
4. Madu
Campurkan madu dalam susu hangat atau teh herbal, dan minum sebelum tidur. Kandungan gula yang tinggi memang mampu menstimulasi kerja otak. Namun, jumlah glukosa rendah bisa membuat otak lebih rileks dan meningkatkan kewaspadaan.
5. Kentang
Kentang dan ubi adalah tanaman umbi yang tidak akan membuat gula darah melonjak, dan bahkan membantu mengusir asam yang mengeblok tryptophan. Seperti Anda ketahui sebelumnya, tryptophan membantu tubuh untuk lebih rileks. Makanlah kentang panggang dalam porsi kecil untuk membantu Anda menguap lebar dan mulai mengantuk.
6. "Oatmeal"
Oat merupakan sumber makanan penyebab kantuk terbesar dibandingkan lainnya. Makanan ini tak hanya menghangatkan perut, tetapi juga kaya serat, yang membuat Anda merasa kenyang sebelum naik ke tempat tidur. Semangkuk oat yang dimasak juga menjadi sumber melatonin yang baik.
7. "Almond"
Segenggam almond yang baik untuk jantung bisa menyebabkan Anda terlelap karena kandungan tryptophan dan magnesium.
8. Roti gandum utuh
Sepotong roti gandum yang dimakan bersama teh dan madu bisa melepaskan insulin yang bisa membantu tryptophan cepat menuju otak. Saat zat ini bercampur dengan serotonin, bersiaplah untuk menguap dan beranjak ke tempat tidur.
KOMPAS.com
1. Pisang
Buah ini menjadi pil tidur paling praktis. Pisang mengandung melatonin dan tryptophan (yang akan berubah menjadi serotonin) untuk membantu Anda tertidur. "Melatonin adalah hormon yang memberi sinyal pada otak bahwa inilah waktu bagi tubuh untuk beristirahat sepanjang malam," papar Esther B Horn, pakar diet dan nutrisi holistik di New York. Buah ini juga mengandung magnesium, yang berfungsi membuat otot rileks dan membantu menghilangkan stres dan ketegangan fisik lain.
2. Teh "chamomile"
Chamomile merupakan bahan dasar campuran teh untuk penyajian menjelang waktu tidur. Kesejukannya memberikan efek ketenangan yang natural untuk melepaskan beban pikiran dan tubuh.
3. Susu hangat
Menjelang tidur, anak-anak biasanya diberi susu oleh ibunya. Ternyata, ini bukan sekadar iming-iming ala anak kecil. Susu mengandung tryptophan, yang dapat memicu pelepasan melatonin secara alami ke dalam sistem tubuh. Melatonin mengatur jam biologis kita, dan membantu kita tertidur dan mencapai kondisi lelap.
4. Madu
Campurkan madu dalam susu hangat atau teh herbal, dan minum sebelum tidur. Kandungan gula yang tinggi memang mampu menstimulasi kerja otak. Namun, jumlah glukosa rendah bisa membuat otak lebih rileks dan meningkatkan kewaspadaan.
5. Kentang
Kentang dan ubi adalah tanaman umbi yang tidak akan membuat gula darah melonjak, dan bahkan membantu mengusir asam yang mengeblok tryptophan. Seperti Anda ketahui sebelumnya, tryptophan membantu tubuh untuk lebih rileks. Makanlah kentang panggang dalam porsi kecil untuk membantu Anda menguap lebar dan mulai mengantuk.
6. "Oatmeal"
Oat merupakan sumber makanan penyebab kantuk terbesar dibandingkan lainnya. Makanan ini tak hanya menghangatkan perut, tetapi juga kaya serat, yang membuat Anda merasa kenyang sebelum naik ke tempat tidur. Semangkuk oat yang dimasak juga menjadi sumber melatonin yang baik.
7. "Almond"
Segenggam almond yang baik untuk jantung bisa menyebabkan Anda terlelap karena kandungan tryptophan dan magnesium.
8. Roti gandum utuh
Sepotong roti gandum yang dimakan bersama teh dan madu bisa melepaskan insulin yang bisa membantu tryptophan cepat menuju otak. Saat zat ini bercampur dengan serotonin, bersiaplah untuk menguap dan beranjak ke tempat tidur.
KOMPAS.com
Susu Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak
Anda masih mencari cara agar bisa tidur berkualitas 7 hingga 8 jam sehari? Cara termudah adalah hentikan makan berat 90 menit sebelum waktu tidur Anda. Jika merasa lapar, maka ambil makanan ringan yang menyehatkan. Atur juga takarannya, jangan lebih dari 200 kalori. Berikut daftar makanan yang bermanfaat meredakan ketegangan otot dan menenangkan pikiran.
1. Pisang
Buah ini menjadi pil tidur paling praktis. Pisang mengandung melatonin dan tryptophan (yang akan berubah menjadi serotonin) untuk membantu Anda tertidur. "Melatonin adalah hormon yang memberi sinyal pada otak bahwa inilah waktu bagi tubuh untuk beristirahat sepanjang malam," papar Esther B Horn, pakar diet dan nutrisi holistik di New York. Buah ini juga mengandung magnesium, yang berfungsi membuat otot rileks dan membantu menghilangkan stres dan ketegangan fisik lain.
2. Teh "chamomile"
Chamomile merupakan bahan dasar campuran teh untuk penyajian menjelang waktu tidur. Kesejukannya memberikan efek ketenangan yang natural untuk melepaskan beban pikiran dan tubuh.
3. Susu hangat
Menjelang tidur, anak-anak biasanya diberi susu oleh ibunya. Ternyata, ini bukan sekadar iming-iming ala anak kecil. Susu mengandung tryptophan, yang dapat memicu pelepasan melatonin secara alami ke dalam sistem tubuh. Melatonin mengatur jam biologis kita, dan membantu kita tertidur dan mencapai kondisi lelap.
4. Madu
Campurkan madu dalam susu hangat atau teh herbal, dan minum sebelum tidur. Kandungan gula yang tinggi memang mampu menstimulasi kerja otak. Namun, jumlah glukosa rendah bisa membuat otak lebih rileks dan meningkatkan kewaspadaan.
5. Kentang
Kentang dan ubi adalah tanaman umbi yang tidak akan membuat gula darah melonjak, dan bahkan membantu mengusir asam yang mengeblok tryptophan. Seperti Anda ketahui sebelumnya, tryptophan membantu tubuh untuk lebih rileks. Makanlah kentang panggang dalam porsi kecil untuk membantu Anda menguap lebar dan mulai mengantuk.
6. "Oatmeal"
Oat merupakan sumber makanan penyebab kantuk terbesar dibandingkan lainnya. Makanan ini tak hanya menghangatkan perut, tetapi juga kaya serat, yang membuat Anda merasa kenyang sebelum naik ke tempat tidur. Semangkuk oat yang dimasak juga menjadi sumber melatonin yang baik.
7. "Almond"
Segenggam almond yang baik untuk jantung bisa menyebabkan Anda terlelap karena kandungan tryptophan dan magnesium.
8. Roti gandum utuh
Sepotong roti gandum yang dimakan bersama teh dan madu bisa melepaskan insulin yang bisa membantu tryptophan cepat menuju otak. Saat zat ini bercampur dengan serotonin, bersiaplah untuk menguap dan beranjak ke tempat tidur.
KOMPAS.com
1. Pisang
Buah ini menjadi pil tidur paling praktis. Pisang mengandung melatonin dan tryptophan (yang akan berubah menjadi serotonin) untuk membantu Anda tertidur. "Melatonin adalah hormon yang memberi sinyal pada otak bahwa inilah waktu bagi tubuh untuk beristirahat sepanjang malam," papar Esther B Horn, pakar diet dan nutrisi holistik di New York. Buah ini juga mengandung magnesium, yang berfungsi membuat otot rileks dan membantu menghilangkan stres dan ketegangan fisik lain.
2. Teh "chamomile"
Chamomile merupakan bahan dasar campuran teh untuk penyajian menjelang waktu tidur. Kesejukannya memberikan efek ketenangan yang natural untuk melepaskan beban pikiran dan tubuh.
3. Susu hangat
Menjelang tidur, anak-anak biasanya diberi susu oleh ibunya. Ternyata, ini bukan sekadar iming-iming ala anak kecil. Susu mengandung tryptophan, yang dapat memicu pelepasan melatonin secara alami ke dalam sistem tubuh. Melatonin mengatur jam biologis kita, dan membantu kita tertidur dan mencapai kondisi lelap.
4. Madu
Campurkan madu dalam susu hangat atau teh herbal, dan minum sebelum tidur. Kandungan gula yang tinggi memang mampu menstimulasi kerja otak. Namun, jumlah glukosa rendah bisa membuat otak lebih rileks dan meningkatkan kewaspadaan.
5. Kentang
Kentang dan ubi adalah tanaman umbi yang tidak akan membuat gula darah melonjak, dan bahkan membantu mengusir asam yang mengeblok tryptophan. Seperti Anda ketahui sebelumnya, tryptophan membantu tubuh untuk lebih rileks. Makanlah kentang panggang dalam porsi kecil untuk membantu Anda menguap lebar dan mulai mengantuk.
6. "Oatmeal"
Oat merupakan sumber makanan penyebab kantuk terbesar dibandingkan lainnya. Makanan ini tak hanya menghangatkan perut, tetapi juga kaya serat, yang membuat Anda merasa kenyang sebelum naik ke tempat tidur. Semangkuk oat yang dimasak juga menjadi sumber melatonin yang baik.
7. "Almond"
Segenggam almond yang baik untuk jantung bisa menyebabkan Anda terlelap karena kandungan tryptophan dan magnesium.
8. Roti gandum utuh
Sepotong roti gandum yang dimakan bersama teh dan madu bisa melepaskan insulin yang bisa membantu tryptophan cepat menuju otak. Saat zat ini bercampur dengan serotonin, bersiaplah untuk menguap dan beranjak ke tempat tidur.
KOMPAS.com
Thursday, March 25, 2010
Sayuran Beku Lebih Bergizi
KOMPAS.com — Ingin mendapatkan manfaat maksimal dari sayur-sayuran? Cobalah mulai dari sekarang membiasakan diri mengonsumsi sayuran beku.
Menurut sebuah laporan di Inggris, produk sayuran yang dibekukan mengandung lebih banyak nutrisi penting ketimbang sayuran segar. Sayuran beku diyakini lebih berkualitas dibandingkan dengan sayuran segar yang kadar nutrisinya dapat berkurang hingga 45 persen sampai saatnya dikonsumsi.
Sudah menjadi hal lumrah jika suatu produk sayuran butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai menjadi hidangan. Bahkan di Inggris, waktu yang diperlukan bisa mencapai dua minggu lamanya. Meski demikian, suatu survei menyatakan, 80 persen konsumen beranggapan sayuran segar di supermarket berumur kurang dari empat hari setelah dipanen.
Guna mempertahankan kandungan nutrisi penting dalam sayuran, para ahli dari Institute of Food Research, Inggris, menganjurkan produk sayuran sebaiknya langsung dibekukan setelah dipetik dari kebun.
Dari penelitian terungkap, setelah melewati 16 hari, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan kandungan nutrien-nya. Buncis, misalnya, kehilangan 45 persen nutrien, brokoli dan kembang kol turun 25 persen, kacang kapri hingga 15 persen, dan wortel mencapai 10 persen.
”Kandungan nutrisi dari sayuran segar akan mulai menurun sejak menit pertama mereka dipetik. Ini berarti penurunan itu terjadi hingga mereka sudah terhidang di piring kita. Meski begitu, kita kerap menyangka mendapatkan manfaat sayuran yang seutuhnya, padahal tidak demikian faktanya,” ungkap pakar nutrisi, Dr Sarah Schenker.
Sementara itu, juru bicara American Dietetic Association, Keri Gans, R.D, mendukung temuan ini. ”Sayuran beku dapat menjadi pilihan yang bernutrisi bagi mereka yang punya banyak waktu untuk memasak,” ujarnya.
”Mereka (sayuran) ini dibekukan saat dalam kondisi puncak kematangan. Jika dalam kondisi fresh, Anda tak tahu sudah berapa lama sejak sayuran ini dipetik. Selain itu, sayuran beku akan tetap dalam kulkas tanpa menjadi busuk. Salama mereka siap untuk dipotong, itu akan memudahkan untuk dimasak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sayuran beku juga dapat memudahkan konsumen membagi asupan sayuran yang direkomendasikan setiap hari, yakni tiga hingga lima porsi penyajian.
Menurut sebuah laporan di Inggris, produk sayuran yang dibekukan mengandung lebih banyak nutrisi penting ketimbang sayuran segar. Sayuran beku diyakini lebih berkualitas dibandingkan dengan sayuran segar yang kadar nutrisinya dapat berkurang hingga 45 persen sampai saatnya dikonsumsi.
Sudah menjadi hal lumrah jika suatu produk sayuran butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai menjadi hidangan. Bahkan di Inggris, waktu yang diperlukan bisa mencapai dua minggu lamanya. Meski demikian, suatu survei menyatakan, 80 persen konsumen beranggapan sayuran segar di supermarket berumur kurang dari empat hari setelah dipanen.
Guna mempertahankan kandungan nutrisi penting dalam sayuran, para ahli dari Institute of Food Research, Inggris, menganjurkan produk sayuran sebaiknya langsung dibekukan setelah dipetik dari kebun.
Dari penelitian terungkap, setelah melewati 16 hari, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan kandungan nutrien-nya. Buncis, misalnya, kehilangan 45 persen nutrien, brokoli dan kembang kol turun 25 persen, kacang kapri hingga 15 persen, dan wortel mencapai 10 persen.
”Kandungan nutrisi dari sayuran segar akan mulai menurun sejak menit pertama mereka dipetik. Ini berarti penurunan itu terjadi hingga mereka sudah terhidang di piring kita. Meski begitu, kita kerap menyangka mendapatkan manfaat sayuran yang seutuhnya, padahal tidak demikian faktanya,” ungkap pakar nutrisi, Dr Sarah Schenker.
Sementara itu, juru bicara American Dietetic Association, Keri Gans, R.D, mendukung temuan ini. ”Sayuran beku dapat menjadi pilihan yang bernutrisi bagi mereka yang punya banyak waktu untuk memasak,” ujarnya.
”Mereka (sayuran) ini dibekukan saat dalam kondisi puncak kematangan. Jika dalam kondisi fresh, Anda tak tahu sudah berapa lama sejak sayuran ini dipetik. Selain itu, sayuran beku akan tetap dalam kulkas tanpa menjadi busuk. Salama mereka siap untuk dipotong, itu akan memudahkan untuk dimasak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sayuran beku juga dapat memudahkan konsumen membagi asupan sayuran yang direkomendasikan setiap hari, yakni tiga hingga lima porsi penyajian.
Sayuran Beku Lebih Bergizi
KOMPAS.com — Ingin mendapatkan manfaat maksimal dari sayur-sayuran? Cobalah mulai dari sekarang membiasakan diri mengonsumsi sayuran beku.
Menurut sebuah laporan di Inggris, produk sayuran yang dibekukan mengandung lebih banyak nutrisi penting ketimbang sayuran segar. Sayuran beku diyakini lebih berkualitas dibandingkan dengan sayuran segar yang kadar nutrisinya dapat berkurang hingga 45 persen sampai saatnya dikonsumsi.
Sudah menjadi hal lumrah jika suatu produk sayuran butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai menjadi hidangan. Bahkan di Inggris, waktu yang diperlukan bisa mencapai dua minggu lamanya. Meski demikian, suatu survei menyatakan, 80 persen konsumen beranggapan sayuran segar di supermarket berumur kurang dari empat hari setelah dipanen.
Guna mempertahankan kandungan nutrisi penting dalam sayuran, para ahli dari Institute of Food Research, Inggris, menganjurkan produk sayuran sebaiknya langsung dibekukan setelah dipetik dari kebun.
Dari penelitian terungkap, setelah melewati 16 hari, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan kandungan nutrien-nya. Buncis, misalnya, kehilangan 45 persen nutrien, brokoli dan kembang kol turun 25 persen, kacang kapri hingga 15 persen, dan wortel mencapai 10 persen.
”Kandungan nutrisi dari sayuran segar akan mulai menurun sejak menit pertama mereka dipetik. Ini berarti penurunan itu terjadi hingga mereka sudah terhidang di piring kita. Meski begitu, kita kerap menyangka mendapatkan manfaat sayuran yang seutuhnya, padahal tidak demikian faktanya,” ungkap pakar nutrisi, Dr Sarah Schenker.
Sementara itu, juru bicara American Dietetic Association, Keri Gans, R.D, mendukung temuan ini. ”Sayuran beku dapat menjadi pilihan yang bernutrisi bagi mereka yang punya banyak waktu untuk memasak,” ujarnya.
”Mereka (sayuran) ini dibekukan saat dalam kondisi puncak kematangan. Jika dalam kondisi fresh, Anda tak tahu sudah berapa lama sejak sayuran ini dipetik. Selain itu, sayuran beku akan tetap dalam kulkas tanpa menjadi busuk. Salama mereka siap untuk dipotong, itu akan memudahkan untuk dimasak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sayuran beku juga dapat memudahkan konsumen membagi asupan sayuran yang direkomendasikan setiap hari, yakni tiga hingga lima porsi penyajian.
Menurut sebuah laporan di Inggris, produk sayuran yang dibekukan mengandung lebih banyak nutrisi penting ketimbang sayuran segar. Sayuran beku diyakini lebih berkualitas dibandingkan dengan sayuran segar yang kadar nutrisinya dapat berkurang hingga 45 persen sampai saatnya dikonsumsi.
Sudah menjadi hal lumrah jika suatu produk sayuran butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai menjadi hidangan. Bahkan di Inggris, waktu yang diperlukan bisa mencapai dua minggu lamanya. Meski demikian, suatu survei menyatakan, 80 persen konsumen beranggapan sayuran segar di supermarket berumur kurang dari empat hari setelah dipanen.
Guna mempertahankan kandungan nutrisi penting dalam sayuran, para ahli dari Institute of Food Research, Inggris, menganjurkan produk sayuran sebaiknya langsung dibekukan setelah dipetik dari kebun.
Dari penelitian terungkap, setelah melewati 16 hari, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan kandungan nutrien-nya. Buncis, misalnya, kehilangan 45 persen nutrien, brokoli dan kembang kol turun 25 persen, kacang kapri hingga 15 persen, dan wortel mencapai 10 persen.
”Kandungan nutrisi dari sayuran segar akan mulai menurun sejak menit pertama mereka dipetik. Ini berarti penurunan itu terjadi hingga mereka sudah terhidang di piring kita. Meski begitu, kita kerap menyangka mendapatkan manfaat sayuran yang seutuhnya, padahal tidak demikian faktanya,” ungkap pakar nutrisi, Dr Sarah Schenker.
Sementara itu, juru bicara American Dietetic Association, Keri Gans, R.D, mendukung temuan ini. ”Sayuran beku dapat menjadi pilihan yang bernutrisi bagi mereka yang punya banyak waktu untuk memasak,” ujarnya.
”Mereka (sayuran) ini dibekukan saat dalam kondisi puncak kematangan. Jika dalam kondisi fresh, Anda tak tahu sudah berapa lama sejak sayuran ini dipetik. Selain itu, sayuran beku akan tetap dalam kulkas tanpa menjadi busuk. Salama mereka siap untuk dipotong, itu akan memudahkan untuk dimasak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sayuran beku juga dapat memudahkan konsumen membagi asupan sayuran yang direkomendasikan setiap hari, yakni tiga hingga lima porsi penyajian.
Wednesday, March 24, 2010
Kopi Pekat Lebih Aman untuk Perut
KOMPAS.com — Minum kopi memberikan efek yang berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang merasa jantungnya jadi berdebar-debar. Ada yang perutnya jadi kembung atau jadi mulas. Yang terakhir ini termasuk cukup banyak terjadi. Buktinya, satu dari lima orang diperkirakan mengalami masalah pada perut setelah minum kopi. Sering kali hal ini membuat mereka harus pantang kopi dulu selama beberapa hari.
Nah, apabila Anda termasuk yang memiliki masalah dengan perut sehabis minum kopi, mungkin Anda bisa mencoba kopi yang lebih pekat. Sebab, dark-roasted coffee dinilai memproduksi lebih sedikit asam di dalam perut ketimbang bentuk kopi yang lain, demikian menurut hasil studi baru.
Para ilmuwan Austria melaporkan pada American Chemical Society bahwa mereka telah mengidentifikasi tiga senyawa yang menyebabkan asam pada perut: kafein, catechols, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamides. Mereka juga menemukan bahwa satu komponen kopi, N-methylpyridium (NMP), tampak menghentikan sel-sel perut memproduksi asam hydrochloric. NMP bisa meningkat dua kali lipat saat terkonsentrasi pada kopi yang dipanggang lebih pekat.
NMP memang tidak ditemukan pada biji kopi mentah dan hanya dihasilkan dari proses pemanggangan. Para peneliti sedang berencana untuk menguji beberapa tipe biji kopi mentah, dan metode pemanggangan, untuk menghasilkan varian yang baru tahun ini.
"Penemuan ini akan membantu banyak orang yang menderita akibat sensitivitas kopi. Sebagai pencinta kopi, tentu kami sangat senang dengan penemuan ini," ujar Dr Veronika Somoza dari University of Vienna, Austria.
Tentu tidak hanya para peneliti yang excited dengan penemuan ini, tetapi juga para pencinta kopi pada umumnya.
Nah, apabila Anda termasuk yang memiliki masalah dengan perut sehabis minum kopi, mungkin Anda bisa mencoba kopi yang lebih pekat. Sebab, dark-roasted coffee dinilai memproduksi lebih sedikit asam di dalam perut ketimbang bentuk kopi yang lain, demikian menurut hasil studi baru.
Para ilmuwan Austria melaporkan pada American Chemical Society bahwa mereka telah mengidentifikasi tiga senyawa yang menyebabkan asam pada perut: kafein, catechols, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamides. Mereka juga menemukan bahwa satu komponen kopi, N-methylpyridium (NMP), tampak menghentikan sel-sel perut memproduksi asam hydrochloric. NMP bisa meningkat dua kali lipat saat terkonsentrasi pada kopi yang dipanggang lebih pekat.
NMP memang tidak ditemukan pada biji kopi mentah dan hanya dihasilkan dari proses pemanggangan. Para peneliti sedang berencana untuk menguji beberapa tipe biji kopi mentah, dan metode pemanggangan, untuk menghasilkan varian yang baru tahun ini.
"Penemuan ini akan membantu banyak orang yang menderita akibat sensitivitas kopi. Sebagai pencinta kopi, tentu kami sangat senang dengan penemuan ini," ujar Dr Veronika Somoza dari University of Vienna, Austria.
Tentu tidak hanya para peneliti yang excited dengan penemuan ini, tetapi juga para pencinta kopi pada umumnya.
Kopi Pekat Lebih Aman untuk Perut
KOMPAS.com — Minum kopi memberikan efek yang berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang merasa jantungnya jadi berdebar-debar. Ada yang perutnya jadi kembung atau jadi mulas. Yang terakhir ini termasuk cukup banyak terjadi. Buktinya, satu dari lima orang diperkirakan mengalami masalah pada perut setelah minum kopi. Sering kali hal ini membuat mereka harus pantang kopi dulu selama beberapa hari.
Nah, apabila Anda termasuk yang memiliki masalah dengan perut sehabis minum kopi, mungkin Anda bisa mencoba kopi yang lebih pekat. Sebab, dark-roasted coffee dinilai memproduksi lebih sedikit asam di dalam perut ketimbang bentuk kopi yang lain, demikian menurut hasil studi baru.
Para ilmuwan Austria melaporkan pada American Chemical Society bahwa mereka telah mengidentifikasi tiga senyawa yang menyebabkan asam pada perut: kafein, catechols, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamides. Mereka juga menemukan bahwa satu komponen kopi, N-methylpyridium (NMP), tampak menghentikan sel-sel perut memproduksi asam hydrochloric. NMP bisa meningkat dua kali lipat saat terkonsentrasi pada kopi yang dipanggang lebih pekat.
NMP memang tidak ditemukan pada biji kopi mentah dan hanya dihasilkan dari proses pemanggangan. Para peneliti sedang berencana untuk menguji beberapa tipe biji kopi mentah, dan metode pemanggangan, untuk menghasilkan varian yang baru tahun ini.
"Penemuan ini akan membantu banyak orang yang menderita akibat sensitivitas kopi. Sebagai pencinta kopi, tentu kami sangat senang dengan penemuan ini," ujar Dr Veronika Somoza dari University of Vienna, Austria.
Tentu tidak hanya para peneliti yang excited dengan penemuan ini, tetapi juga para pencinta kopi pada umumnya.
Nah, apabila Anda termasuk yang memiliki masalah dengan perut sehabis minum kopi, mungkin Anda bisa mencoba kopi yang lebih pekat. Sebab, dark-roasted coffee dinilai memproduksi lebih sedikit asam di dalam perut ketimbang bentuk kopi yang lain, demikian menurut hasil studi baru.
Para ilmuwan Austria melaporkan pada American Chemical Society bahwa mereka telah mengidentifikasi tiga senyawa yang menyebabkan asam pada perut: kafein, catechols, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamides. Mereka juga menemukan bahwa satu komponen kopi, N-methylpyridium (NMP), tampak menghentikan sel-sel perut memproduksi asam hydrochloric. NMP bisa meningkat dua kali lipat saat terkonsentrasi pada kopi yang dipanggang lebih pekat.
NMP memang tidak ditemukan pada biji kopi mentah dan hanya dihasilkan dari proses pemanggangan. Para peneliti sedang berencana untuk menguji beberapa tipe biji kopi mentah, dan metode pemanggangan, untuk menghasilkan varian yang baru tahun ini.
"Penemuan ini akan membantu banyak orang yang menderita akibat sensitivitas kopi. Sebagai pencinta kopi, tentu kami sangat senang dengan penemuan ini," ujar Dr Veronika Somoza dari University of Vienna, Austria.
Tentu tidak hanya para peneliti yang excited dengan penemuan ini, tetapi juga para pencinta kopi pada umumnya.
Yang Hobi Joging Lebih Doyan "Ngeseks"
KOMPAS.com - Satu dari sepuluh pelari atau mereka yang rutin melakukan jogging mengaku berhubungan seks setidaknya sekali dalam sehari. Bahkan 3 persen dari para jogger menyatakan berhubungan intim hingga dua kali dalam sehari.
Ini sungguh kontras dengan mereka yang tidak memiliki kebiasaan jogging, di mana satu di antara empat orang (25 persen) mengaku hanya melakukan seks sekali dalam sebulan atau bahkan tidak sama sekali.
Temuan ini adalah hasil suatu survei terhadap 1.000 orang pelari dan 1.000 non-pelari di Inggris. Studi juga menemukan bahwa satu di antara 10 orang pelari pria mengaku selalu berpikir tentang seks selama berolahraga.
Sementara itu, hanya seperlima saja dari perempuan yang hobi jogging mengaku memikirkan soal seks selama berlari, dan hampir setengahnya menghabiskan waktu untuk berpikir tentang bagaimana olahraga yang mereka jalani memberi manfaat buat mereka.
Studi yang dilakukan oleh lembaga amal kesehatan Sue Ryder Care itu juga mengungkapkan, seperempat dari para jogger mengaku melakukan jogging sebagai sarana untuk malakukan pendekatan terhadap lawan jenis. Di Inggris, jogging sambil "merayu" sepertinya sedang menjadi sebuah tren baru yang disebut 'flunning' (singkatan dari flirting dan running).
Hampir sepertiga pelari mengaku mereka sengaja menyiapkan diri dan berinisiatif mengawali pembicaraan dengan lawan jenis selama berlari.
Sue Ryder Care adalah lembaga yang menyelenggarakan 24 event olahraga lari di Inggris sepanjang tahun ini. Acara penggalangan dana dari beragam event lari ini ditujukan untuk membantu mereka yang mengalami beragam penyakit seperti kanker, stroke, cedera otak, multiple sclerosis, demensia, huntington's disease, parkinson dan gangguan saraf motorik.
Ini sungguh kontras dengan mereka yang tidak memiliki kebiasaan jogging, di mana satu di antara empat orang (25 persen) mengaku hanya melakukan seks sekali dalam sebulan atau bahkan tidak sama sekali.
Temuan ini adalah hasil suatu survei terhadap 1.000 orang pelari dan 1.000 non-pelari di Inggris. Studi juga menemukan bahwa satu di antara 10 orang pelari pria mengaku selalu berpikir tentang seks selama berolahraga.
Sementara itu, hanya seperlima saja dari perempuan yang hobi jogging mengaku memikirkan soal seks selama berlari, dan hampir setengahnya menghabiskan waktu untuk berpikir tentang bagaimana olahraga yang mereka jalani memberi manfaat buat mereka.
Studi yang dilakukan oleh lembaga amal kesehatan Sue Ryder Care itu juga mengungkapkan, seperempat dari para jogger mengaku melakukan jogging sebagai sarana untuk malakukan pendekatan terhadap lawan jenis. Di Inggris, jogging sambil "merayu" sepertinya sedang menjadi sebuah tren baru yang disebut 'flunning' (singkatan dari flirting dan running).
Hampir sepertiga pelari mengaku mereka sengaja menyiapkan diri dan berinisiatif mengawali pembicaraan dengan lawan jenis selama berlari.
Sue Ryder Care adalah lembaga yang menyelenggarakan 24 event olahraga lari di Inggris sepanjang tahun ini. Acara penggalangan dana dari beragam event lari ini ditujukan untuk membantu mereka yang mengalami beragam penyakit seperti kanker, stroke, cedera otak, multiple sclerosis, demensia, huntington's disease, parkinson dan gangguan saraf motorik.
Yang Hobi Joging Lebih Doyan "Ngeseks"
KOMPAS.com - Satu dari sepuluh pelari atau mereka yang rutin melakukan jogging mengaku berhubungan seks setidaknya sekali dalam sehari. Bahkan 3 persen dari para jogger menyatakan berhubungan intim hingga dua kali dalam sehari.
Ini sungguh kontras dengan mereka yang tidak memiliki kebiasaan jogging, di mana satu di antara empat orang (25 persen) mengaku hanya melakukan seks sekali dalam sebulan atau bahkan tidak sama sekali.
Temuan ini adalah hasil suatu survei terhadap 1.000 orang pelari dan 1.000 non-pelari di Inggris. Studi juga menemukan bahwa satu di antara 10 orang pelari pria mengaku selalu berpikir tentang seks selama berolahraga.
Sementara itu, hanya seperlima saja dari perempuan yang hobi jogging mengaku memikirkan soal seks selama berlari, dan hampir setengahnya menghabiskan waktu untuk berpikir tentang bagaimana olahraga yang mereka jalani memberi manfaat buat mereka.
Studi yang dilakukan oleh lembaga amal kesehatan Sue Ryder Care itu juga mengungkapkan, seperempat dari para jogger mengaku melakukan jogging sebagai sarana untuk malakukan pendekatan terhadap lawan jenis. Di Inggris, jogging sambil "merayu" sepertinya sedang menjadi sebuah tren baru yang disebut 'flunning' (singkatan dari flirting dan running).
Hampir sepertiga pelari mengaku mereka sengaja menyiapkan diri dan berinisiatif mengawali pembicaraan dengan lawan jenis selama berlari.
Sue Ryder Care adalah lembaga yang menyelenggarakan 24 event olahraga lari di Inggris sepanjang tahun ini. Acara penggalangan dana dari beragam event lari ini ditujukan untuk membantu mereka yang mengalami beragam penyakit seperti kanker, stroke, cedera otak, multiple sclerosis, demensia, huntington's disease, parkinson dan gangguan saraf motorik.
Ini sungguh kontras dengan mereka yang tidak memiliki kebiasaan jogging, di mana satu di antara empat orang (25 persen) mengaku hanya melakukan seks sekali dalam sebulan atau bahkan tidak sama sekali.
Temuan ini adalah hasil suatu survei terhadap 1.000 orang pelari dan 1.000 non-pelari di Inggris. Studi juga menemukan bahwa satu di antara 10 orang pelari pria mengaku selalu berpikir tentang seks selama berolahraga.
Sementara itu, hanya seperlima saja dari perempuan yang hobi jogging mengaku memikirkan soal seks selama berlari, dan hampir setengahnya menghabiskan waktu untuk berpikir tentang bagaimana olahraga yang mereka jalani memberi manfaat buat mereka.
Studi yang dilakukan oleh lembaga amal kesehatan Sue Ryder Care itu juga mengungkapkan, seperempat dari para jogger mengaku melakukan jogging sebagai sarana untuk malakukan pendekatan terhadap lawan jenis. Di Inggris, jogging sambil "merayu" sepertinya sedang menjadi sebuah tren baru yang disebut 'flunning' (singkatan dari flirting dan running).
Hampir sepertiga pelari mengaku mereka sengaja menyiapkan diri dan berinisiatif mengawali pembicaraan dengan lawan jenis selama berlari.
Sue Ryder Care adalah lembaga yang menyelenggarakan 24 event olahraga lari di Inggris sepanjang tahun ini. Acara penggalangan dana dari beragam event lari ini ditujukan untuk membantu mereka yang mengalami beragam penyakit seperti kanker, stroke, cedera otak, multiple sclerosis, demensia, huntington's disease, parkinson dan gangguan saraf motorik.
Tuesday, March 23, 2010
Olahraga Satu Jam Lebih Efektif
KOMPAS.com — Seseorang secara alami akan mengalami penambahan berat badan karena metabolismenya, proses ketika tubuh membakar kalori, menjadi lambat seiring dengan pertambahan usia. Padahal, penyakit terkait erat sekali dengan kehadiran lemak secara berlebihan.
Untuk menjaga berat badan yang normal, berapa pun usia Anda, yang dilakukan adalah menurunkan berat badan secara bertahap lewat olahraga. Para pakar kesehatan di Amerika merekomendasikan 150 menit dalam seminggu sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit kronik. Namun, takaran waktu tersebut kurang cukup untuk mengurangi berat badan.
Para ahli mengungkapkan, cara yang paling baik untuk mendapatkan berat tubuh yang sehat adalah berolahraga dengan takaran lebih banyak, sekitar satu jam setiap hari. Bahkan, apabila cara ini dilakukan sejak usia pertengahan, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.
Sejumlah peneliti dari Brigham and Women's Hospital melakukan penelitian untuk mengetahui dengan pasti takaran waktu yang paling tepat untuk mencegah kegemukan tanpa harus membatasi kalori. Penelitian yang diketuai oleh I-Min Lee, ScD dari Harvard Medical School ini melibatkan 34.000 responden wanita yang rata-rata berusia 54.
Lee menemukan bahwa makin aktif seseorang berolahraga, makin sedikit penurunan berat badan yang diperoleh. "Apabila dibandingkan antara kelompok wanita yang sangat aktif olahraga, kelompok yang kurang begitu aktif justru mencapai penurunan berat badan lebih banyak," katanya.
Hasil studi juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik dan pengurangan bobot tubuh hanya nyata hasilnya pada mereka yang indeks massa tubuhnya kurang dari 25. "Untuk mereka yang indeks massa tubuhnya lebih dari 25 atau kegemukan, olahraga harus diikuti dengan pembatasan kalori," kata Lee.
Untuk menjaga berat badan yang normal, berapa pun usia Anda, yang dilakukan adalah menurunkan berat badan secara bertahap lewat olahraga. Para pakar kesehatan di Amerika merekomendasikan 150 menit dalam seminggu sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit kronik. Namun, takaran waktu tersebut kurang cukup untuk mengurangi berat badan.
Para ahli mengungkapkan, cara yang paling baik untuk mendapatkan berat tubuh yang sehat adalah berolahraga dengan takaran lebih banyak, sekitar satu jam setiap hari. Bahkan, apabila cara ini dilakukan sejak usia pertengahan, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.
Sejumlah peneliti dari Brigham and Women's Hospital melakukan penelitian untuk mengetahui dengan pasti takaran waktu yang paling tepat untuk mencegah kegemukan tanpa harus membatasi kalori. Penelitian yang diketuai oleh I-Min Lee, ScD dari Harvard Medical School ini melibatkan 34.000 responden wanita yang rata-rata berusia 54.
Lee menemukan bahwa makin aktif seseorang berolahraga, makin sedikit penurunan berat badan yang diperoleh. "Apabila dibandingkan antara kelompok wanita yang sangat aktif olahraga, kelompok yang kurang begitu aktif justru mencapai penurunan berat badan lebih banyak," katanya.
Hasil studi juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik dan pengurangan bobot tubuh hanya nyata hasilnya pada mereka yang indeks massa tubuhnya kurang dari 25. "Untuk mereka yang indeks massa tubuhnya lebih dari 25 atau kegemukan, olahraga harus diikuti dengan pembatasan kalori," kata Lee.
Olahraga Satu Jam Lebih Efektif
KOMPAS.com — Seseorang secara alami akan mengalami penambahan berat badan karena metabolismenya, proses ketika tubuh membakar kalori, menjadi lambat seiring dengan pertambahan usia. Padahal, penyakit terkait erat sekali dengan kehadiran lemak secara berlebihan.
Untuk menjaga berat badan yang normal, berapa pun usia Anda, yang dilakukan adalah menurunkan berat badan secara bertahap lewat olahraga. Para pakar kesehatan di Amerika merekomendasikan 150 menit dalam seminggu sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit kronik. Namun, takaran waktu tersebut kurang cukup untuk mengurangi berat badan.
Para ahli mengungkapkan, cara yang paling baik untuk mendapatkan berat tubuh yang sehat adalah berolahraga dengan takaran lebih banyak, sekitar satu jam setiap hari. Bahkan, apabila cara ini dilakukan sejak usia pertengahan, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.
Sejumlah peneliti dari Brigham and Women's Hospital melakukan penelitian untuk mengetahui dengan pasti takaran waktu yang paling tepat untuk mencegah kegemukan tanpa harus membatasi kalori. Penelitian yang diketuai oleh I-Min Lee, ScD dari Harvard Medical School ini melibatkan 34.000 responden wanita yang rata-rata berusia 54.
Lee menemukan bahwa makin aktif seseorang berolahraga, makin sedikit penurunan berat badan yang diperoleh. "Apabila dibandingkan antara kelompok wanita yang sangat aktif olahraga, kelompok yang kurang begitu aktif justru mencapai penurunan berat badan lebih banyak," katanya.
Hasil studi juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik dan pengurangan bobot tubuh hanya nyata hasilnya pada mereka yang indeks massa tubuhnya kurang dari 25. "Untuk mereka yang indeks massa tubuhnya lebih dari 25 atau kegemukan, olahraga harus diikuti dengan pembatasan kalori," kata Lee.
Untuk menjaga berat badan yang normal, berapa pun usia Anda, yang dilakukan adalah menurunkan berat badan secara bertahap lewat olahraga. Para pakar kesehatan di Amerika merekomendasikan 150 menit dalam seminggu sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit kronik. Namun, takaran waktu tersebut kurang cukup untuk mengurangi berat badan.
Para ahli mengungkapkan, cara yang paling baik untuk mendapatkan berat tubuh yang sehat adalah berolahraga dengan takaran lebih banyak, sekitar satu jam setiap hari. Bahkan, apabila cara ini dilakukan sejak usia pertengahan, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.
Sejumlah peneliti dari Brigham and Women's Hospital melakukan penelitian untuk mengetahui dengan pasti takaran waktu yang paling tepat untuk mencegah kegemukan tanpa harus membatasi kalori. Penelitian yang diketuai oleh I-Min Lee, ScD dari Harvard Medical School ini melibatkan 34.000 responden wanita yang rata-rata berusia 54.
Lee menemukan bahwa makin aktif seseorang berolahraga, makin sedikit penurunan berat badan yang diperoleh. "Apabila dibandingkan antara kelompok wanita yang sangat aktif olahraga, kelompok yang kurang begitu aktif justru mencapai penurunan berat badan lebih banyak," katanya.
Hasil studi juga mengungkapkan bahwa aktivitas fisik dan pengurangan bobot tubuh hanya nyata hasilnya pada mereka yang indeks massa tubuhnya kurang dari 25. "Untuk mereka yang indeks massa tubuhnya lebih dari 25 atau kegemukan, olahraga harus diikuti dengan pembatasan kalori," kata Lee.
Mengapa Pria Lebih Mudah Menurunkan Berat Badan?
KOMPAS.com — Rasanya tak adil, Anda sudah diet mati-matian, tapi angka di timbangan berat badan belum juga menunjukkan penurunan berat badan ke angka ideal. Sementara, suami Anda yang minggu lalu menimbang tubuh dan berkata ia kelebihan 5 kilogram, kini sudah terlihat ramping kembali. Mengapa pria bisa dengan mudahnya menurunkan berat badan, sementara kita, yang sudah mengatur pola makan, menimbang tubuh teratur, menjaga aktivitas, rasanya sulit sekali mencapai berat ideal?
"Salah satu alasannya adalah, pria memiliki massa otot yang lebih besar ketimbang wanita. Hal ini membantu mereka membakar kalori 30 persen lebih banyak dari wanita," terang Cynthia Sass, penulis Your Diet is Driving Me Crazy. Menurutnya, secara general, wanita memiliki lemak tubuh lebih banyak dan secara biologis cenderung menyimpannya. Terlebih lagi, pria tak harus melewati masa naik-turun hormon yang selalu dialami wanita setiap bulannya. Selain itu, pria pun memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membuat mereka bisa menurunkan berat tubuh lebih mudah. Apa sajakah?
Jauh dari yang "manis-manis"
Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Cornell menyatakan bahwa wanita cenderung mencari ketenangan pada makanan manis sebagai pelarian dari rasa sedih atau gundah, sedangkan pria "lari" ke makanan berdaging. Artinya, pria cenderung lari ke protein, untuk membuatnya merasa kenyang lebih cepat, sekaligus mengurangi rasa lapar di waktu makan kemudian.
Jika kelemahan Anda adalah pada makanan penutup atau permen yang manis-manis, coba alihkan dengan makanan berprotein sebelumnya. Misal, keju rendah lemak dengan buah manis. Atau, kombinasikan, misal, kacang almon dengan cokelat.
Tak dibawa ke perasaan
Ketika wanita merasa gagal akan suatu hal, kecenderungan yang terjadi adalah mengasihani diri. Langkah selanjutnya? Mencari makanan untuk pelarian. Sementara pria, biasanya mereka tidak membawa masalah atau beban ke dalam perasaannya berlarut-larut.
Selain itu, Pamela Peeke dari University of Maryland School of Medicine mengatakan bahwa pria umumnya menghindari kesempurnaan agar terhindar dari rasa sakit ketika hal tersebut tidak tercapai. Sementara wanita, yang baru memulai diet akan langsung mengharap kesempurnaan dari 0 ke 100 persen dalam semalam, yang merupakan resep manjur untuk kegagalan. Disarankan untuk mengharap mencapai 80 persen dari tujuan Anda. Ketika Anda hanya menargetkan pada 80 persen, maka Anda akan merasa bangga ketika tercapai 120 persen, atau merasa masih bisa maju ketika mencapai 50 persen. Masih bisa memaafkan diri ketika hanya mencapai 20 persen saat Anda sedang memasuki masa haid.
Angkat beban
Kebanyakan wanita, saat masuk ke gym cenderung berlatih kekuatan, namun beberapa ahli berpendapat bahwa sebaiknya wanita lebih banyak berlatih angkat beban, seperti pria. Ketika pria berlatih angkat beban, ia akan mencoba mengangkat beban yang terberat dan beraneka, hal ini akan membantu pembentukan otot lebih cepat. Sementara wanita cenderung mengangkat beban yang ringan saja. Cobalah untuk mulai menggunakan beban yang lebih berat dan tambahkan ketika Anda merasa sudah mulai terbiasa dengan berat tersebut.
Tidak menggunakan makanan sebagai terapi
Temuan dari penelitian di University of Minnesota mengatakan, kecenderungan yang ada, wanita lari ke makanan untuk meredakan rasa depresi yang ia alami. Wanita dua kali lebih banyak untuk merasa depresi dibanding pria, yang artinya, dua kali makan lebih banyak. Lebih parah lagi, seusai makan makanan pelarian tersebut, wanita akan merasa bersalah pada dirinya sendiri, lalu merasa depresi lebih dalam, dan mencoba mengatasi rasa depresi tersebut dengan makan lebih banyak. Sementara pria berpikir bahwa makanan tak akan bisa menyelesaikan permasalahan mereka, begitu pun dengan Anda.
Hilangkan kebiasaan pelarian ke makanan tersebut dengan mencoba menilai keinginan untuk makan yang Anda hadapi setiap kali akan mulai mengemil. Misal, dengan memberi rating 1-10. Kemudian sejajarkan angka tersebut dengan penyebab stres pada hari itu. Dari sana, Anda akan bisa menentukan apakah rasa keinginan yang Anda hadapi itu benar karena lapar dan sudah waktunya makan atau karena keinginan untuk menghindar dari mood buruk saja? Dibutuhkan keinginan kuat dan latihan untuk bisa melakukan hal ini.
Keluarkan rasa amarah
Inilah alasan lain mengapa emosi pria tidak menyetirnya ke lemari penyimpanan makanan. Pria cenderung melakukan kegiatan fisik untuk mengusir emosi negatifnya, misal, joging atau membuat sesuatu di garasi. Wanita? Kebanyakan akan menelan sendiri perasaannya, biasanya dibantu dengan sekotak besar cokelat. Intinya, ketika mood Anda berantakan, ingin marah, ingin menangis, apa pun mood buruk itu, ajaklah tubuh Anda untuk bergerak, entah itu dengan bersepeda, jalan kaki, apa pun.
Waktu untuk diri sendiri
Sebagian wanita merasa memanjakan diri adalah dengan membolehkan diri makan apa saja, sebanyak apa saja yang ia mau. Mulai hari ini, coba ambil satu jam dalam sehari untuk Anda memanjakan diri sendiri. Berikan sesuatu pada diri Anda yang bukanlah dalam bentuk makanan. Misal, pergi ke salon, atau berbelanja baju dengan budget yang sudah ditentukan, tentunya.
Tidak menyerahkan makanan favorit
Ketika wanita berdiet, kita menekan diri untuk tidak menyentuh makanan-makanan "terlarang" hingga kita tak lagi bisa menahannya. Padahal, menurut para peneliti Austria, pendekatan pria pada pemenuhan nutrisi cenderung tidak sulit dan berorientasi pada kepuasan. Mereka tidak memberhentikan makanan-makanan "terlarang" tersebut dengan serta-merta. Tapi, mereka akan cenderung menguranginya. Sementara menurut University of Toronto, wanita akan menghalangi dirinya memakan makanan enak berlemak yang mereka sukai dengan serta-merta. Tak hanya mereka akan cenderung "menggila" dan makan berlebihan seakan ingin balas dendam saat sudah menyelesaikan masa diet tersebut, tapi juga cenderung memakan makanan tersebut sebanyak-banyaknya sebelum diet dimulai.
Jadi, ketika Anda akan mulai berdiet, jangan membatasi diri Anda dari makanan favorit Anda, hanya perhitungkan porsinya. Jika Anda sudah tahu lebih dari satu gelas kecil es krim merupakan tanda bahayanya, mulailah menyibukkan diri dengan kegiatan lain yang juga menyenangkan hati Anda.
Intinya, pengurangan berat badan lebih cenderung mengenai kepribadian, ketimbang kemampuan. Mengikuti pola pikir pria, setidaknya dalam hal ini bisa membantu Anda mendapatkan ukuran tubuh yang diinginkan, plus melatih diri menjadi wanita yang lebih memegang kendali.
Labels:
Badan,
Berat,
Lebih,
makanan sehat,
Mengapa,
Menurunkan,
Mudah,
Pria
Mengapa Pria Lebih Mudah Menurunkan Berat Badan?
KOMPAS.com — Rasanya tak adil, Anda sudah diet mati-matian, tapi angka di timbangan berat badan belum juga menunjukkan penurunan berat badan ke angka ideal. Sementara, suami Anda yang minggu lalu menimbang tubuh dan berkata ia kelebihan 5 kilogram, kini sudah terlihat ramping kembali. Mengapa pria bisa dengan mudahnya menurunkan berat badan, sementara kita, yang sudah mengatur pola makan, menimbang tubuh teratur, menjaga aktivitas, rasanya sulit sekali mencapai berat ideal?
"Salah satu alasannya adalah, pria memiliki massa otot yang lebih besar ketimbang wanita. Hal ini membantu mereka membakar kalori 30 persen lebih banyak dari wanita," terang Cynthia Sass, penulis Your Diet is Driving Me Crazy. Menurutnya, secara general, wanita memiliki lemak tubuh lebih banyak dan secara biologis cenderung menyimpannya. Terlebih lagi, pria tak harus melewati masa naik-turun hormon yang selalu dialami wanita setiap bulannya. Selain itu, pria pun memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membuat mereka bisa menurunkan berat tubuh lebih mudah. Apa sajakah?
Jauh dari yang "manis-manis"
Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Cornell menyatakan bahwa wanita cenderung mencari ketenangan pada makanan manis sebagai pelarian dari rasa sedih atau gundah, sedangkan pria "lari" ke makanan berdaging. Artinya, pria cenderung lari ke protein, untuk membuatnya merasa kenyang lebih cepat, sekaligus mengurangi rasa lapar di waktu makan kemudian.
Jika kelemahan Anda adalah pada makanan penutup atau permen yang manis-manis, coba alihkan dengan makanan berprotein sebelumnya. Misal, keju rendah lemak dengan buah manis. Atau, kombinasikan, misal, kacang almon dengan cokelat.
Tak dibawa ke perasaan
Ketika wanita merasa gagal akan suatu hal, kecenderungan yang terjadi adalah mengasihani diri. Langkah selanjutnya? Mencari makanan untuk pelarian. Sementara pria, biasanya mereka tidak membawa masalah atau beban ke dalam perasaannya berlarut-larut.
Selain itu, Pamela Peeke dari University of Maryland School of Medicine mengatakan bahwa pria umumnya menghindari kesempurnaan agar terhindar dari rasa sakit ketika hal tersebut tidak tercapai. Sementara wanita, yang baru memulai diet akan langsung mengharap kesempurnaan dari 0 ke 100 persen dalam semalam, yang merupakan resep manjur untuk kegagalan. Disarankan untuk mengharap mencapai 80 persen dari tujuan Anda. Ketika Anda hanya menargetkan pada 80 persen, maka Anda akan merasa bangga ketika tercapai 120 persen, atau merasa masih bisa maju ketika mencapai 50 persen. Masih bisa memaafkan diri ketika hanya mencapai 20 persen saat Anda sedang memasuki masa haid.
Angkat beban
Kebanyakan wanita, saat masuk ke gym cenderung berlatih kekuatan, namun beberapa ahli berpendapat bahwa sebaiknya wanita lebih banyak berlatih angkat beban, seperti pria. Ketika pria berlatih angkat beban, ia akan mencoba mengangkat beban yang terberat dan beraneka, hal ini akan membantu pembentukan otot lebih cepat. Sementara wanita cenderung mengangkat beban yang ringan saja. Cobalah untuk mulai menggunakan beban yang lebih berat dan tambahkan ketika Anda merasa sudah mulai terbiasa dengan berat tersebut.
Tidak menggunakan makanan sebagai terapi
Temuan dari penelitian di University of Minnesota mengatakan, kecenderungan yang ada, wanita lari ke makanan untuk meredakan rasa depresi yang ia alami. Wanita dua kali lebih banyak untuk merasa depresi dibanding pria, yang artinya, dua kali makan lebih banyak. Lebih parah lagi, seusai makan makanan pelarian tersebut, wanita akan merasa bersalah pada dirinya sendiri, lalu merasa depresi lebih dalam, dan mencoba mengatasi rasa depresi tersebut dengan makan lebih banyak. Sementara pria berpikir bahwa makanan tak akan bisa menyelesaikan permasalahan mereka, begitu pun dengan Anda.
Hilangkan kebiasaan pelarian ke makanan tersebut dengan mencoba menilai keinginan untuk makan yang Anda hadapi setiap kali akan mulai mengemil. Misal, dengan memberi rating 1-10. Kemudian sejajarkan angka tersebut dengan penyebab stres pada hari itu. Dari sana, Anda akan bisa menentukan apakah rasa keinginan yang Anda hadapi itu benar karena lapar dan sudah waktunya makan atau karena keinginan untuk menghindar dari mood buruk saja? Dibutuhkan keinginan kuat dan latihan untuk bisa melakukan hal ini.
Keluarkan rasa amarah
Inilah alasan lain mengapa emosi pria tidak menyetirnya ke lemari penyimpanan makanan. Pria cenderung melakukan kegiatan fisik untuk mengusir emosi negatifnya, misal, joging atau membuat sesuatu di garasi. Wanita? Kebanyakan akan menelan sendiri perasaannya, biasanya dibantu dengan sekotak besar cokelat. Intinya, ketika mood Anda berantakan, ingin marah, ingin menangis, apa pun mood buruk itu, ajaklah tubuh Anda untuk bergerak, entah itu dengan bersepeda, jalan kaki, apa pun.
Waktu untuk diri sendiri
Sebagian wanita merasa memanjakan diri adalah dengan membolehkan diri makan apa saja, sebanyak apa saja yang ia mau. Mulai hari ini, coba ambil satu jam dalam sehari untuk Anda memanjakan diri sendiri. Berikan sesuatu pada diri Anda yang bukanlah dalam bentuk makanan. Misal, pergi ke salon, atau berbelanja baju dengan budget yang sudah ditentukan, tentunya.
Tidak menyerahkan makanan favorit
Ketika wanita berdiet, kita menekan diri untuk tidak menyentuh makanan-makanan "terlarang" hingga kita tak lagi bisa menahannya. Padahal, menurut para peneliti Austria, pendekatan pria pada pemenuhan nutrisi cenderung tidak sulit dan berorientasi pada kepuasan. Mereka tidak memberhentikan makanan-makanan "terlarang" tersebut dengan serta-merta. Tapi, mereka akan cenderung menguranginya. Sementara menurut University of Toronto, wanita akan menghalangi dirinya memakan makanan enak berlemak yang mereka sukai dengan serta-merta. Tak hanya mereka akan cenderung "menggila" dan makan berlebihan seakan ingin balas dendam saat sudah menyelesaikan masa diet tersebut, tapi juga cenderung memakan makanan tersebut sebanyak-banyaknya sebelum diet dimulai.
Jadi, ketika Anda akan mulai berdiet, jangan membatasi diri Anda dari makanan favorit Anda, hanya perhitungkan porsinya. Jika Anda sudah tahu lebih dari satu gelas kecil es krim merupakan tanda bahayanya, mulailah menyibukkan diri dengan kegiatan lain yang juga menyenangkan hati Anda.
Intinya, pengurangan berat badan lebih cenderung mengenai kepribadian, ketimbang kemampuan. Mengikuti pola pikir pria, setidaknya dalam hal ini bisa membantu Anda mendapatkan ukuran tubuh yang diinginkan, plus melatih diri menjadi wanita yang lebih memegang kendali.
Labels:
Badan,
Berat,
Lebih,
makanan sehat,
Mengapa,
Menurunkan,
Mudah,
Pria
Riset: Sepak Bola Lebih Sehat dari Angkat Beban dan Lari
KOMPAS.com — Riset teranyar menunjukkan, bermain sepak bola lebih baik pengaruhnya bagi kesehatan ketimbang olahraga lari atau angkat beban. Faktor intensitas dan variasi gerakan dalam sepak bola, seperti menendang, berlari, menggiring, dan berputar, membuat olahraga ini lebih unggul.
Riset juga menyatakan, sepak bola five-a-side (satu tim lima orang) seperti futsal lebih mendatangkan manfaat ketimbang permainan bola skala penuh. Dengan tim beranggotakan lima, para pemain dituntut bergerak lebih lincah.
Keunggulan sepak bola terungkap setelah Prof Peter Krustrup dan timnya dari Universitas Kopenhagen melakukan tinjauan riset dan melakukan studi tentang olahraga. Ia bilang, permainan stop-start alamiah dan berkelanjutan dalam sepak bola dapat membangun kebugaran jangka panjang selain juga efektif membakar lemak.
Dengan begitu, risiko seseorang mengidap penyakit jantung akan berkurang karena aktivitas ini membuat tekanan darah dan kolesterol menurun. Sepak bola juga cara yang baik untuk menurunkan berat badan, menurut laporan studi yang melibatkan 50 ilmuwan di tujuh negara itu.
"Sepak bola lebih baik ketimbang angkat berat dan sama baiknya—jika tidak lebih baik—ketimbang berlari oleh karena manfaatnya untuk jantung," ungkap Prof Krustrup.
Berdasarkan hasil riset, ia bahkan mengklaim sepak bola dapat direkomendasikan sebagai bagian dari terapi gangguan jantung seperti tekanan darah tinggi.
"Sepak bola lebih kuat pergaruhnya terhadap sejumlah faktor kardiovaskular seperti pengambilan oksigen, fungsi jantung, tensi darah, kolesterol, dan massa lemak, dibanding latihan beban dan berlari. Kurang gerak adalah faktor risiko penting bagi timbulnya penyakit jantung, tetapi suatu hal baru bahwa olahraga menyenangkan seperti sepak bola efektif mengobati tekanan darah tinggi," ujarnya.
Salah satu dari riset tersebut meneliti 47 pria pengidap tekanan darah tinggi yang diminta berolahraga selama satu jam sebanyak dua kali seminggu selama tiga bulan. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yakni yang bermain bola dan berolahraga lari. Mereka yang bermain bola ternyata mengalami penurunan tensi rata-rata sebesar kelompok lari.
Dua kelompok ini pun mengalami jumlah penurunan berat yang sama, tetapi kelompok sepak bola mengalami penurunan kadar kolesterol. Studi lain menemukan bahwa sepak bola juga meningkatkan kepadatan tulang dua kali lebih besar ketimbang lari.
Riset ini sedianya akan dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports. Para peneliti berencana melakukan studi lanjutan apakah sepak bola lebih sehat ketimbang permainan bola lainnya, seperti bola basket atau voli.
Riset: Sepak Bola Lebih Sehat dari Angkat Beban dan Lari
KOMPAS.com — Riset teranyar menunjukkan, bermain sepak bola lebih baik pengaruhnya bagi kesehatan ketimbang olahraga lari atau angkat beban. Faktor intensitas dan variasi gerakan dalam sepak bola, seperti menendang, berlari, menggiring, dan berputar, membuat olahraga ini lebih unggul.
Riset juga menyatakan, sepak bola five-a-side (satu tim lima orang) seperti futsal lebih mendatangkan manfaat ketimbang permainan bola skala penuh. Dengan tim beranggotakan lima, para pemain dituntut bergerak lebih lincah.
Keunggulan sepak bola terungkap setelah Prof Peter Krustrup dan timnya dari Universitas Kopenhagen melakukan tinjauan riset dan melakukan studi tentang olahraga. Ia bilang, permainan stop-start alamiah dan berkelanjutan dalam sepak bola dapat membangun kebugaran jangka panjang selain juga efektif membakar lemak.
Dengan begitu, risiko seseorang mengidap penyakit jantung akan berkurang karena aktivitas ini membuat tekanan darah dan kolesterol menurun. Sepak bola juga cara yang baik untuk menurunkan berat badan, menurut laporan studi yang melibatkan 50 ilmuwan di tujuh negara itu.
"Sepak bola lebih baik ketimbang angkat berat dan sama baiknya—jika tidak lebih baik—ketimbang berlari oleh karena manfaatnya untuk jantung," ungkap Prof Krustrup.
Berdasarkan hasil riset, ia bahkan mengklaim sepak bola dapat direkomendasikan sebagai bagian dari terapi gangguan jantung seperti tekanan darah tinggi.
"Sepak bola lebih kuat pergaruhnya terhadap sejumlah faktor kardiovaskular seperti pengambilan oksigen, fungsi jantung, tensi darah, kolesterol, dan massa lemak, dibanding latihan beban dan berlari. Kurang gerak adalah faktor risiko penting bagi timbulnya penyakit jantung, tetapi suatu hal baru bahwa olahraga menyenangkan seperti sepak bola efektif mengobati tekanan darah tinggi," ujarnya.
Salah satu dari riset tersebut meneliti 47 pria pengidap tekanan darah tinggi yang diminta berolahraga selama satu jam sebanyak dua kali seminggu selama tiga bulan. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yakni yang bermain bola dan berolahraga lari. Mereka yang bermain bola ternyata mengalami penurunan tensi rata-rata sebesar kelompok lari.
Dua kelompok ini pun mengalami jumlah penurunan berat yang sama, tetapi kelompok sepak bola mengalami penurunan kadar kolesterol. Studi lain menemukan bahwa sepak bola juga meningkatkan kepadatan tulang dua kali lebih besar ketimbang lari.
Riset ini sedianya akan dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports. Para peneliti berencana melakukan studi lanjutan apakah sepak bola lebih sehat ketimbang permainan bola lainnya, seperti bola basket atau voli.
Subscribe to:
Posts (Atom)