Showing posts with label Sehat. Show all posts
Showing posts with label Sehat. Show all posts
Wednesday, March 31, 2010
TOFI, Tubuh Kurus Belum Tentu Sehat
wanita ramping tampak lebih bahagia ketika bercermin dan menikmati setiap lekuk tubuhnya. Tak heran bila tubuh seksi dan ramping selalu diidamkan kaum hawa.
TOFI, Tubuh Kurus Belum Tentu Sehat
wanita ramping tampak lebih bahagia ketika bercermin dan menikmati setiap lekuk tubuhnya. Tak heran bila tubuh seksi dan ramping selalu diidamkan kaum hawa.
Kendati demikian, belum tentu wanita bertubuh kurus selalu bangga dengan bentuk tubuhnya. Mengapa? "Tidak selalu wanita bertubuh kurus menjadi wanita paling bahagia. Tapi, mereka memang merawat tubuhnya agar lebih percaya diri ketika berhadapan dengan pasangannya," ujar pakar seks Kate Taylor, seperti dilansir The Sun.
Namun, tahukah Anda bahwa sekarang ini sedang marak fenomena TOFI (Thin Outside, Fat Inside)? TOFI lebih banyak dialami wanita bertubuh seksi. Menurut konsep TOFI, meski bentuk tubuh terlihat ideal, bahkan kurus, tapi kadar lemak dalam tubuh melebihi normal. Apa penyebabnya?
Penyebabnya adalah komposisi gizi kurang seimbang, terlalu banyak konsumsi junk food, dan kurang mengonsumsi makanan bergizi. Komposisi seimbang yang harus diasup setiap hari terdiri atas 45-65 persen karbohidrat, sedangkan protein dibutuhkan tubuh sebanyak 10-25 persen sehari. Perbandingan antara protein hewani dengan nabati adalah 2:1. Selain itu, konsumsi lemak 25-40 persen dengan tambahan vitamin A, B, C, D, E, K dan Ca.
Tak cukup memerhatikan asupan makanan seimbang, pemilik tubuh kurus pun harus mengatur jadwal makan lebih teratur dan memerhatikan jumlah kalori sesuai kebutuhan. Perhatikan tiga aspek penting agar tubuh sehat, yaitu konsumsi asupan gizi seimbang, olahraga teratur, serta istirahat cukup. Kesemua aspek tersebut harus diperhatikan sejak dini bila Anda ingin bertubuh kurus, dan tentu saja sehat.
okezone.com
Wednesday, March 24, 2010
Dua Jurus Sehat Menambah Berat Badan
KOMPAS.com — Kalau mereka yang mengalami kegemukan berusaha mengurangi berat badannya dengan diet ketat, orang yang berbadan kurus justru lebih membebaskan dirinya dengan mengonsumsi berbagai makanan, terutama yang berlemak, supaya bobotnya bisa bertambah.
Menurut Edwin Lao, seorang ahli nutrisi, upaya menambah berat badan seharusnya juga mempertimbangkan aspek kesehatan. Ini berarti, seseorang tidak boleh makan sepuasnya. Seperti halnya usaha menurunkan bobot tubuh, menambah berat badan pun seharusnya dilakukan secara bertahap.
Edwin, yang juga seorang pakar kuliner sehat, memberikan dua tips penting bagi Anda sebagai panduan menambah berat badan secara sehat. Pertama, jangan pernah lupakan olahraga karena dengan bergerak, tubuh akan lebih mudah menyerap kalori.
"Banyak orang kurus takut berolahraga karena khawatir badannya akan bertambah kurus. Padahal, dengan berolahraga, tiap molekul sel akan membuka diri. Hal ini baik untuk penyerapan kalori," katanya saat ditemui, Rabu (24/3/2010) kemarin di Jakarta.
Tips kedua adalah makanlah dengan lebih sering, tetapi dengan porsi sekecil mungkin. "Makanlah lebih sering dalam porsi sekecil mungkin. Jika sebelumnya satu piring nasi dihabiskan untuk sekali makan, sekarang bagi untuk tiga kali makan," katanya.
Untuk sarapan, Edwin menyarankan mengonsumsi jenis makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Sedangkan pada siang hari, penuhilah piring Anda dengan makanan yang lebih banyak mengandung protein dan serat.
"Untuk malam hari, pilih makanan yang rendah karbohidrat dan protein," ujar pria yang juga berprofesi sebagai trainer kebugaran ini.
Menurut Edwin Lao, seorang ahli nutrisi, upaya menambah berat badan seharusnya juga mempertimbangkan aspek kesehatan. Ini berarti, seseorang tidak boleh makan sepuasnya. Seperti halnya usaha menurunkan bobot tubuh, menambah berat badan pun seharusnya dilakukan secara bertahap.
Edwin, yang juga seorang pakar kuliner sehat, memberikan dua tips penting bagi Anda sebagai panduan menambah berat badan secara sehat. Pertama, jangan pernah lupakan olahraga karena dengan bergerak, tubuh akan lebih mudah menyerap kalori.
"Banyak orang kurus takut berolahraga karena khawatir badannya akan bertambah kurus. Padahal, dengan berolahraga, tiap molekul sel akan membuka diri. Hal ini baik untuk penyerapan kalori," katanya saat ditemui, Rabu (24/3/2010) kemarin di Jakarta.
Tips kedua adalah makanlah dengan lebih sering, tetapi dengan porsi sekecil mungkin. "Makanlah lebih sering dalam porsi sekecil mungkin. Jika sebelumnya satu piring nasi dihabiskan untuk sekali makan, sekarang bagi untuk tiga kali makan," katanya.
Untuk sarapan, Edwin menyarankan mengonsumsi jenis makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Sedangkan pada siang hari, penuhilah piring Anda dengan makanan yang lebih banyak mengandung protein dan serat.
"Untuk malam hari, pilih makanan yang rendah karbohidrat dan protein," ujar pria yang juga berprofesi sebagai trainer kebugaran ini.
Dua Jurus Sehat Menambah Berat Badan
KOMPAS.com — Kalau mereka yang mengalami kegemukan berusaha mengurangi berat badannya dengan diet ketat, orang yang berbadan kurus justru lebih membebaskan dirinya dengan mengonsumsi berbagai makanan, terutama yang berlemak, supaya bobotnya bisa bertambah.
Menurut Edwin Lao, seorang ahli nutrisi, upaya menambah berat badan seharusnya juga mempertimbangkan aspek kesehatan. Ini berarti, seseorang tidak boleh makan sepuasnya. Seperti halnya usaha menurunkan bobot tubuh, menambah berat badan pun seharusnya dilakukan secara bertahap.
Edwin, yang juga seorang pakar kuliner sehat, memberikan dua tips penting bagi Anda sebagai panduan menambah berat badan secara sehat. Pertama, jangan pernah lupakan olahraga karena dengan bergerak, tubuh akan lebih mudah menyerap kalori.
"Banyak orang kurus takut berolahraga karena khawatir badannya akan bertambah kurus. Padahal, dengan berolahraga, tiap molekul sel akan membuka diri. Hal ini baik untuk penyerapan kalori," katanya saat ditemui, Rabu (24/3/2010) kemarin di Jakarta.
Tips kedua adalah makanlah dengan lebih sering, tetapi dengan porsi sekecil mungkin. "Makanlah lebih sering dalam porsi sekecil mungkin. Jika sebelumnya satu piring nasi dihabiskan untuk sekali makan, sekarang bagi untuk tiga kali makan," katanya.
Untuk sarapan, Edwin menyarankan mengonsumsi jenis makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Sedangkan pada siang hari, penuhilah piring Anda dengan makanan yang lebih banyak mengandung protein dan serat.
"Untuk malam hari, pilih makanan yang rendah karbohidrat dan protein," ujar pria yang juga berprofesi sebagai trainer kebugaran ini.
Menurut Edwin Lao, seorang ahli nutrisi, upaya menambah berat badan seharusnya juga mempertimbangkan aspek kesehatan. Ini berarti, seseorang tidak boleh makan sepuasnya. Seperti halnya usaha menurunkan bobot tubuh, menambah berat badan pun seharusnya dilakukan secara bertahap.
Edwin, yang juga seorang pakar kuliner sehat, memberikan dua tips penting bagi Anda sebagai panduan menambah berat badan secara sehat. Pertama, jangan pernah lupakan olahraga karena dengan bergerak, tubuh akan lebih mudah menyerap kalori.
"Banyak orang kurus takut berolahraga karena khawatir badannya akan bertambah kurus. Padahal, dengan berolahraga, tiap molekul sel akan membuka diri. Hal ini baik untuk penyerapan kalori," katanya saat ditemui, Rabu (24/3/2010) kemarin di Jakarta.
Tips kedua adalah makanlah dengan lebih sering, tetapi dengan porsi sekecil mungkin. "Makanlah lebih sering dalam porsi sekecil mungkin. Jika sebelumnya satu piring nasi dihabiskan untuk sekali makan, sekarang bagi untuk tiga kali makan," katanya.
Untuk sarapan, Edwin menyarankan mengonsumsi jenis makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Sedangkan pada siang hari, penuhilah piring Anda dengan makanan yang lebih banyak mengandung protein dan serat.
"Untuk malam hari, pilih makanan yang rendah karbohidrat dan protein," ujar pria yang juga berprofesi sebagai trainer kebugaran ini.
Memulai Kebiasaan Baik agar Tubuh Sehat
KOMPAS.com — Masih mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama kulit Anda? Pakar kesehatan kulit dari RealAge, Dr Amy Wechsler, MD, memberikan caranya dalam buku The Mind-Beauty Connection.
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Memulai Kebiasaan Baik agar Tubuh Sehat
KOMPAS.com — Masih mencari cara untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama kulit Anda? Pakar kesehatan kulit dari RealAge, Dr Amy Wechsler, MD, memberikan caranya dalam buku The Mind-Beauty Connection.
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Latihan mengambil napas lebih dalam
Seimbangkan tubuh Anda dengan asupan oksigen dan karbon dioksida. Hirup lebih banyak oksigen untuk membuat tubuh lebih berenergi, tetapi perhatikan cara pernapasan yang baik. Atur pernapasan dengan baik dan perlahan, tarik napas dalam-dalam dua kali sehari. Efeknya, saat Anda fokus untuk melakukan pernapasan yang baik, Anda tidak akan fokus pada hal lain. Perubahan sikap mental ini membantu Anda mengurangi stres, membawa Anda pada alam bawah sadar di mana Anda bisa menempatkan masalah sesuai dengan perspektif dan tempatnya.
Bergerak lebih aktif
Membuat tubuh bergerak aktif selama 30 menit atau lebih akan mengalihkan pikiran dan kepanikan yang menekan diri Anda. Lakukan gerakan olahraga setiap harinya, sesering mungkin, karena dalam 24 jam tubuh Anda akan mengalami stres lagi. Jinakkan kembali stres pada tubuh dengan bergerak atau berolahraga. Tubuh yang dibiasakan beraktivitas meningkatkan sirkulasi nutrisi ke dalam sel tubuh dan kulit. Kapasitas paru-paru juga bertambah sehingga bisa menampung lebih banyak oksigen.
Kalahkan makanan "jahat"
Kurangi makanan yang menggiurkan, tetapi membahayakan bagi tubuh dan kulit, seperti gula dan makanan berlemak tinggi. Ganti dengan ikan, telur, unggas, makanan rendah lemak, dan kenari. Kontrol juga pola makan Anda dan kenali sejauh mana stres memancing Anda untuk terus makan. Lakukan kebiasaan ini setiap hari. Asupan protein bisa membantu Anda mengatasi mood, menambah tenaga, dan menjaga gula darah. Hasilnya, sejumlah hormon, termasuk insulin, terjaga dengan baik.
Fokus pada hal baik
Lakukan kebiasaan setiap hari dengan menuliskan daftar apa saja yang Anda syukuri. Atau tulis tiga hal yang berjalan baik dan jelaskan alasannya. Lakukan pada malam hari setelah menyelesaikan semua rutinitas harian. Jurnal harian ini mencatatkan hal baik yang Anda alami. Catatan ini membantu Anda untuk fokus pada kebaikan dan mampu mengerem pikiran negatif dalam kepala Anda.
Tambah waktu tidur
Atur waktu tidur Anda. Jika biasanya hanya tidur empat jam, tambahkan lagi setiap harinya agar ketika bangun Anda merasa lebih segar dan produktif. Tidur adalah obat kecantikan gratis, alami, dan sederhana. Tidak ada cara ampuh lainnya untuk membuat tubuh lebih sehat dan melepaskan stres serta kepenatan selain dengan pola tidur yang tepat.
Cari waktu untuk diri sendiri
Pekerjaan membuat Anda sibuk dan menghabiskan waktu dengan cepat. Selalu ada waktu untuk rapat, rencana, atau apa pun yang jadwalnya padat. Namun, mengapa tak pernah ada waktu untuk diri sendiri tanpa berbuat apa pun kecuali mengistirahatkan tubuh dan pikiran? Sederhana saja caranya, cari tempat yang sepi dan menenangkan dan berdiam diri selama 10 hingga 15 menit setiap harinya. Hentikan sementara hiruk pikuk keadaan dan tenangkan diri sesaat. Cara ini bisa membantu Anda mengenali diri dan menjadikan Anda lebih segar dalam memberikan solusi, mencari ide baru. Karena otak, fisik, dan seluruh tubuh Anda punya waktu untuk istirahat sejenak.
Bermesraan dan melakukan hubungan seks
Ciptakan ruang untuk intimasi setidaknya seminggu sekali. Sentuhan fisik terjadi dalam hubungan seks, tiga hormon pembangkit gairah mengalir ke otak, seperti hormon endorfin (memberikan efek kenikmatan), prolaktin (memberikan sensasi menenangkan), oksitosin (menimbulkan perasaan afeksi dan mendorong sikap saling menyayangi).
Tuesday, March 23, 2010
Sehat atau Sakit? Tengoklah Feses dan Urine Anda
KOMPAS.com — Jangan malu-malu menengok feses yang keluar dari lubang anus Anda. Begitu pesan dari dokter Mehmet Oz, seorang ahli bedah jantung yang pernah menangani operasi bypass Presiden Clinton.
Dari feses, Anda bisa mendeteksi kondisi tubuh apakah sedang sakit atau sehat. Feses yang keluar dari tubuh orang sehat umumnya berbentuk seperti pisang atau berbentuk huruf S dengan kondisi lembab.
Kalau bentuknya seperti kelereng kecil yang keras, berarti Anda mengalami sembelit. Juga, kalau jatuhnya ke toilet menimbulkan bunyi "plung" yang keras, berarti feses Anda keras seperti batu, itu juga pertanda tidak baik.
Dokter yang kerap menjadi narasumber di acara Oprah Winfrey Show itu bercerita, dari pengalamannya menangani banyak orang sakit, hasil sekresi bisa menjadi pertanda awal penyakit.
Feses berwarna kekuningan umumnya keluar dari tubuh orang sehat. Jika cenderung putih, bisa jadi Anda mengalami gangguan fungsi hati. Sedangkan warna hitam mencirikan ada masalah dalam organ pencernaan bagian atas. Bahkan, bisa jadi usus besar mengalami pendarahan.
"Feses hitam karena makanan yang telah dicerna dan mengandung darah tercampur dengan asam lambung," kata Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.
Namun, kata Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Mediros, Jakarta, perubahan warna pada feses sebaiknya segera diperiksakan ke laboratorium.
Soalnya, feses mengandung banyak sekali unsur. "Diperlukan pembesaran mikroskop sampai 1.000 kali untuk mengetahuinya," ujarnya.
Selain feses, hasil sekresi lain yang juga harus diperhatikan adalah urine. Urine yang keluar dari orang sehat berwarna bening serta tak berbau.
Jika berwarna dan berbau, Anda mesti waspada. Urine berwarna kuning menandakan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Minum air putih bisa membantu mengatasinya. Jika urine berwarna kemerahan, bisa jadi Anda tengah mengalami infeksi di saluran kencing. "Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda mengalami kelainan fungsi ginjal," ujar Marganda.
Warna kecoklatan mirip air teh juga bisa menjadi tanda bahwa Anda terserang penyakit liver alias hepatitis A. Sedangkan jika kuning seperti bercampur nanah, Anda bisa saja kena penyakit kelamin.
Selain warna, bau urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Urine penderita diabetes dan busung lapar biasanya beraroma manis. Sedangkan feses orang yang terinfeksi bakteri E coli biasanya berbau menyengat.
Anda yang hobi buang air kecil malam hari atau frekuensi membuang urine lebih tinggi di malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes.
Khusus untuk pria, jangkauan urine bahkan juga bisa menjadi pertanda. "Jika jangkauannya panjang, dua ubin dari posisi kita berdiri dengan pispot di toilet, Anda tak perlu khawatir," ujar Marganda.
Jika jangkauannya pendek, bisa jadi Anda memiliki pembesaran prostat. Apabila ini terjadi, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk mengetahui penyebab pembesaran prostat itu. (Kontan/Raymond Reynaldi)
Dari feses, Anda bisa mendeteksi kondisi tubuh apakah sedang sakit atau sehat. Feses yang keluar dari tubuh orang sehat umumnya berbentuk seperti pisang atau berbentuk huruf S dengan kondisi lembab.
Kalau bentuknya seperti kelereng kecil yang keras, berarti Anda mengalami sembelit. Juga, kalau jatuhnya ke toilet menimbulkan bunyi "plung" yang keras, berarti feses Anda keras seperti batu, itu juga pertanda tidak baik.
Dokter yang kerap menjadi narasumber di acara Oprah Winfrey Show itu bercerita, dari pengalamannya menangani banyak orang sakit, hasil sekresi bisa menjadi pertanda awal penyakit.
Feses berwarna kekuningan umumnya keluar dari tubuh orang sehat. Jika cenderung putih, bisa jadi Anda mengalami gangguan fungsi hati. Sedangkan warna hitam mencirikan ada masalah dalam organ pencernaan bagian atas. Bahkan, bisa jadi usus besar mengalami pendarahan.
"Feses hitam karena makanan yang telah dicerna dan mengandung darah tercampur dengan asam lambung," kata Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.
Namun, kata Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Mediros, Jakarta, perubahan warna pada feses sebaiknya segera diperiksakan ke laboratorium.
Soalnya, feses mengandung banyak sekali unsur. "Diperlukan pembesaran mikroskop sampai 1.000 kali untuk mengetahuinya," ujarnya.
Selain feses, hasil sekresi lain yang juga harus diperhatikan adalah urine. Urine yang keluar dari orang sehat berwarna bening serta tak berbau.
Jika berwarna dan berbau, Anda mesti waspada. Urine berwarna kuning menandakan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Minum air putih bisa membantu mengatasinya. Jika urine berwarna kemerahan, bisa jadi Anda tengah mengalami infeksi di saluran kencing. "Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda mengalami kelainan fungsi ginjal," ujar Marganda.
Warna kecoklatan mirip air teh juga bisa menjadi tanda bahwa Anda terserang penyakit liver alias hepatitis A. Sedangkan jika kuning seperti bercampur nanah, Anda bisa saja kena penyakit kelamin.
Selain warna, bau urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Urine penderita diabetes dan busung lapar biasanya beraroma manis. Sedangkan feses orang yang terinfeksi bakteri E coli biasanya berbau menyengat.
Anda yang hobi buang air kecil malam hari atau frekuensi membuang urine lebih tinggi di malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes.
Khusus untuk pria, jangkauan urine bahkan juga bisa menjadi pertanda. "Jika jangkauannya panjang, dua ubin dari posisi kita berdiri dengan pispot di toilet, Anda tak perlu khawatir," ujar Marganda.
Jika jangkauannya pendek, bisa jadi Anda memiliki pembesaran prostat. Apabila ini terjadi, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk mengetahui penyebab pembesaran prostat itu. (Kontan/Raymond Reynaldi)
Sehat atau Sakit? Tengoklah Feses dan Urine Anda
KOMPAS.com — Jangan malu-malu menengok feses yang keluar dari lubang anus Anda. Begitu pesan dari dokter Mehmet Oz, seorang ahli bedah jantung yang pernah menangani operasi bypass Presiden Clinton.
Dari feses, Anda bisa mendeteksi kondisi tubuh apakah sedang sakit atau sehat. Feses yang keluar dari tubuh orang sehat umumnya berbentuk seperti pisang atau berbentuk huruf S dengan kondisi lembab.
Kalau bentuknya seperti kelereng kecil yang keras, berarti Anda mengalami sembelit. Juga, kalau jatuhnya ke toilet menimbulkan bunyi "plung" yang keras, berarti feses Anda keras seperti batu, itu juga pertanda tidak baik.
Dokter yang kerap menjadi narasumber di acara Oprah Winfrey Show itu bercerita, dari pengalamannya menangani banyak orang sakit, hasil sekresi bisa menjadi pertanda awal penyakit.
Feses berwarna kekuningan umumnya keluar dari tubuh orang sehat. Jika cenderung putih, bisa jadi Anda mengalami gangguan fungsi hati. Sedangkan warna hitam mencirikan ada masalah dalam organ pencernaan bagian atas. Bahkan, bisa jadi usus besar mengalami pendarahan.
"Feses hitam karena makanan yang telah dicerna dan mengandung darah tercampur dengan asam lambung," kata Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.
Namun, kata Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Mediros, Jakarta, perubahan warna pada feses sebaiknya segera diperiksakan ke laboratorium.
Soalnya, feses mengandung banyak sekali unsur. "Diperlukan pembesaran mikroskop sampai 1.000 kali untuk mengetahuinya," ujarnya.
Selain feses, hasil sekresi lain yang juga harus diperhatikan adalah urine. Urine yang keluar dari orang sehat berwarna bening serta tak berbau.
Jika berwarna dan berbau, Anda mesti waspada. Urine berwarna kuning menandakan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Minum air putih bisa membantu mengatasinya. Jika urine berwarna kemerahan, bisa jadi Anda tengah mengalami infeksi di saluran kencing. "Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda mengalami kelainan fungsi ginjal," ujar Marganda.
Warna kecoklatan mirip air teh juga bisa menjadi tanda bahwa Anda terserang penyakit liver alias hepatitis A. Sedangkan jika kuning seperti bercampur nanah, Anda bisa saja kena penyakit kelamin.
Selain warna, bau urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Urine penderita diabetes dan busung lapar biasanya beraroma manis. Sedangkan feses orang yang terinfeksi bakteri E coli biasanya berbau menyengat.
Anda yang hobi buang air kecil malam hari atau frekuensi membuang urine lebih tinggi di malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes.
Khusus untuk pria, jangkauan urine bahkan juga bisa menjadi pertanda. "Jika jangkauannya panjang, dua ubin dari posisi kita berdiri dengan pispot di toilet, Anda tak perlu khawatir," ujar Marganda.
Jika jangkauannya pendek, bisa jadi Anda memiliki pembesaran prostat. Apabila ini terjadi, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk mengetahui penyebab pembesaran prostat itu. (Kontan/Raymond Reynaldi)
Dari feses, Anda bisa mendeteksi kondisi tubuh apakah sedang sakit atau sehat. Feses yang keluar dari tubuh orang sehat umumnya berbentuk seperti pisang atau berbentuk huruf S dengan kondisi lembab.
Kalau bentuknya seperti kelereng kecil yang keras, berarti Anda mengalami sembelit. Juga, kalau jatuhnya ke toilet menimbulkan bunyi "plung" yang keras, berarti feses Anda keras seperti batu, itu juga pertanda tidak baik.
Dokter yang kerap menjadi narasumber di acara Oprah Winfrey Show itu bercerita, dari pengalamannya menangani banyak orang sakit, hasil sekresi bisa menjadi pertanda awal penyakit.
Feses berwarna kekuningan umumnya keluar dari tubuh orang sehat. Jika cenderung putih, bisa jadi Anda mengalami gangguan fungsi hati. Sedangkan warna hitam mencirikan ada masalah dalam organ pencernaan bagian atas. Bahkan, bisa jadi usus besar mengalami pendarahan.
"Feses hitam karena makanan yang telah dicerna dan mengandung darah tercampur dengan asam lambung," kata Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.
Namun, kata Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Mediros, Jakarta, perubahan warna pada feses sebaiknya segera diperiksakan ke laboratorium.
Soalnya, feses mengandung banyak sekali unsur. "Diperlukan pembesaran mikroskop sampai 1.000 kali untuk mengetahuinya," ujarnya.
Selain feses, hasil sekresi lain yang juga harus diperhatikan adalah urine. Urine yang keluar dari orang sehat berwarna bening serta tak berbau.
Jika berwarna dan berbau, Anda mesti waspada. Urine berwarna kuning menandakan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Minum air putih bisa membantu mengatasinya. Jika urine berwarna kemerahan, bisa jadi Anda tengah mengalami infeksi di saluran kencing. "Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda mengalami kelainan fungsi ginjal," ujar Marganda.
Warna kecoklatan mirip air teh juga bisa menjadi tanda bahwa Anda terserang penyakit liver alias hepatitis A. Sedangkan jika kuning seperti bercampur nanah, Anda bisa saja kena penyakit kelamin.
Selain warna, bau urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Urine penderita diabetes dan busung lapar biasanya beraroma manis. Sedangkan feses orang yang terinfeksi bakteri E coli biasanya berbau menyengat.
Anda yang hobi buang air kecil malam hari atau frekuensi membuang urine lebih tinggi di malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes.
Khusus untuk pria, jangkauan urine bahkan juga bisa menjadi pertanda. "Jika jangkauannya panjang, dua ubin dari posisi kita berdiri dengan pispot di toilet, Anda tak perlu khawatir," ujar Marganda.
Jika jangkauannya pendek, bisa jadi Anda memiliki pembesaran prostat. Apabila ini terjadi, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk mengetahui penyebab pembesaran prostat itu. (Kontan/Raymond Reynaldi)
Tak Ada Orang Gemuk yang Sehat
KOMPAS.com - Gemuk tak lagi menjadi lambang kemakmuran. Kegemukan atau obesitas justru mengundang pelbagai penyakit yang memperpendek umur. Karena itu sebelum memasuki awal tahun yang baru ini para ahli kembali mengingatkan bahwa obesitas mampu merampas kehidupan. Tak ada orang gemuk yang bisa sehat dalam jangka panjang.
Berdasarkan penelitan selama 30 tahun terhadap 1.800 pria Swedia yang dimulai saat mereka berusia 50 tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa orang obesitas tidak memiliki metabolisme yang sehat. Selama periode penelitian ini mereka yang obesitas umumnya meninggal karena penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.
Selain faktor kegemukan, para ahli juga mengukur prevalensi sindrom metabolik, seperti kadar gula darah, hipertensi, trigiliserida, kolesterol, serta lingkar pinggang, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Sebelumnya para pakar berpendapat bahwa risiko penyakit jantung lebih rendah pada orang gemuk yang tidak memiliki sindrom metabolik. Hal ini menyebabkan orang mengelompokkan adanya obesitas yang sehat.
Namun, laporan terbaru menyebutkan, studi tersebut umumnya bukan penelitian jangka panjang karena gangguan kesehatan biasanya baru muncul setelah 15 tahun.
Dalam laporan yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Circulation, para peneliti mencatat bahwa risiko penyakit dalam jangka panjang tetap tinggi meski orang gemuk tak memiliki sindrom metabolik.
Kebiasaan menyantap makanan berlemak dan berkalori tinggi yang tidak diimbangi olahraga merupakan gerbang menuju obesitas atau kegemukan yang akan mengundang penyakit. Untuk mengurangi risiko kegemukan, konsumsi makanan sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan olahraga secara teratur.
Berdasarkan penelitan selama 30 tahun terhadap 1.800 pria Swedia yang dimulai saat mereka berusia 50 tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa orang obesitas tidak memiliki metabolisme yang sehat. Selama periode penelitian ini mereka yang obesitas umumnya meninggal karena penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.
Selain faktor kegemukan, para ahli juga mengukur prevalensi sindrom metabolik, seperti kadar gula darah, hipertensi, trigiliserida, kolesterol, serta lingkar pinggang, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Sebelumnya para pakar berpendapat bahwa risiko penyakit jantung lebih rendah pada orang gemuk yang tidak memiliki sindrom metabolik. Hal ini menyebabkan orang mengelompokkan adanya obesitas yang sehat.
Namun, laporan terbaru menyebutkan, studi tersebut umumnya bukan penelitian jangka panjang karena gangguan kesehatan biasanya baru muncul setelah 15 tahun.
Dalam laporan yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Circulation, para peneliti mencatat bahwa risiko penyakit dalam jangka panjang tetap tinggi meski orang gemuk tak memiliki sindrom metabolik.
Kebiasaan menyantap makanan berlemak dan berkalori tinggi yang tidak diimbangi olahraga merupakan gerbang menuju obesitas atau kegemukan yang akan mengundang penyakit. Untuk mengurangi risiko kegemukan, konsumsi makanan sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan olahraga secara teratur.
Tak Ada Orang Gemuk yang Sehat
KOMPAS.com - Gemuk tak lagi menjadi lambang kemakmuran. Kegemukan atau obesitas justru mengundang pelbagai penyakit yang memperpendek umur. Karena itu sebelum memasuki awal tahun yang baru ini para ahli kembali mengingatkan bahwa obesitas mampu merampas kehidupan. Tak ada orang gemuk yang bisa sehat dalam jangka panjang.
Berdasarkan penelitan selama 30 tahun terhadap 1.800 pria Swedia yang dimulai saat mereka berusia 50 tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa orang obesitas tidak memiliki metabolisme yang sehat. Selama periode penelitian ini mereka yang obesitas umumnya meninggal karena penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.
Selain faktor kegemukan, para ahli juga mengukur prevalensi sindrom metabolik, seperti kadar gula darah, hipertensi, trigiliserida, kolesterol, serta lingkar pinggang, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Sebelumnya para pakar berpendapat bahwa risiko penyakit jantung lebih rendah pada orang gemuk yang tidak memiliki sindrom metabolik. Hal ini menyebabkan orang mengelompokkan adanya obesitas yang sehat.
Namun, laporan terbaru menyebutkan, studi tersebut umumnya bukan penelitian jangka panjang karena gangguan kesehatan biasanya baru muncul setelah 15 tahun.
Dalam laporan yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Circulation, para peneliti mencatat bahwa risiko penyakit dalam jangka panjang tetap tinggi meski orang gemuk tak memiliki sindrom metabolik.
Kebiasaan menyantap makanan berlemak dan berkalori tinggi yang tidak diimbangi olahraga merupakan gerbang menuju obesitas atau kegemukan yang akan mengundang penyakit. Untuk mengurangi risiko kegemukan, konsumsi makanan sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan olahraga secara teratur.
Berdasarkan penelitan selama 30 tahun terhadap 1.800 pria Swedia yang dimulai saat mereka berusia 50 tahun, para peneliti menyimpulkan bahwa orang obesitas tidak memiliki metabolisme yang sehat. Selama periode penelitian ini mereka yang obesitas umumnya meninggal karena penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.
Selain faktor kegemukan, para ahli juga mengukur prevalensi sindrom metabolik, seperti kadar gula darah, hipertensi, trigiliserida, kolesterol, serta lingkar pinggang, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Sebelumnya para pakar berpendapat bahwa risiko penyakit jantung lebih rendah pada orang gemuk yang tidak memiliki sindrom metabolik. Hal ini menyebabkan orang mengelompokkan adanya obesitas yang sehat.
Namun, laporan terbaru menyebutkan, studi tersebut umumnya bukan penelitian jangka panjang karena gangguan kesehatan biasanya baru muncul setelah 15 tahun.
Dalam laporan yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Circulation, para peneliti mencatat bahwa risiko penyakit dalam jangka panjang tetap tinggi meski orang gemuk tak memiliki sindrom metabolik.
Kebiasaan menyantap makanan berlemak dan berkalori tinggi yang tidak diimbangi olahraga merupakan gerbang menuju obesitas atau kegemukan yang akan mengundang penyakit. Untuk mengurangi risiko kegemukan, konsumsi makanan sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan olahraga secara teratur.
7 Kebiasaan Tidur Sehat
KOMPAS.com - Tak semua orang bisa tidur cukup. Akibatnya, mereka mengantuk dan tak bisa berprestasi maksimal di tempat kerja atau sekolah keesokan paginya.
Berikut ini sejumlah kebiasaan sehat yang bisa mendorong kebiasaan tidur sehat:
1. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Singkirkan benda-benda seperti radio dan televisi dari kamar tidur. Kamar adalah tempat untuk tidur, bukan menonton televisi. Orang akan mudah tertidur ketika ruangan lebih dingin dibandingkan hangat. Karena itu, ciptakan ruangan yang sejuk.
Matikan lampu, karena otak lebih mudah mempersiapkan tubuh untuk tidur di ruangan gelap. Pastikan seprei selalu bersih. Bantal, guling, dan kasur juga harus nyaman agar kita bisa tidur nyenyak.
2. Atur waktu tidur dan bangun yang konsisten
Setiap orang punya jam biologis yang mencatat dan melacak pola tidur. Ketika tubuh punya pola tidur teratur, otak secara otomatis akan mengirim sinyal ke tubuh untuk rileks dan pergi tidur. Tubuh pun secara otomatis akan bangun ketika sudah cukup mendapatkan istirahat.
3. Jauhi obat tidur
Jauhi kafein dan nikotin di malam hari karena dapat mengganggu istirahat. Kafein adalah stimulan yang mengaktifkan otak, sedangkan nikotin mempercepat metabolisme, sehingga tubuh Anda tetap energik. Pilihlah susu atau cokelat hangat sebelum pergi tidur.
4. Olahraga teratur
Hindari olahraga berat dekat dengan waktu tidur karena peningkatan temperatur tubuh akan membuat Anda terus terjaga. Idealnya, olahraga dilakukan 4-6 jam sebelum pergi tidur. Supaya tetap sehat dan tidur nyenyak, gerakkan tubuh 20 menit sehari.
5. Turunkan suhu tubuh
Orang cenderung cepat jatuh tertidur ketika suhu tubuhnya menurun. Jadi, sebenarnya mandi air panas sebelum tidur justru tidak mempercepat tidur.
6. Jangan paksa diri untuk tidur.
Jika tak bisa tidur, coba keluar dari kamar dan lakukan sesuatu yang lama-kelamaan membuat Anda mengantuk. Contohnya menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik yang lembut. Segera kembali ke kamar ketika kantuk mulai menyerang.
7. Hindari tidur siang.
Tidur siang dapat mengganggu pola tidur Anda. Tidur siang menjamin Anda mendapatkan cukup istirahat hari itu, sehingga malam Anda jadi terjaga.
Berikut ini sejumlah kebiasaan sehat yang bisa mendorong kebiasaan tidur sehat:
1. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Singkirkan benda-benda seperti radio dan televisi dari kamar tidur. Kamar adalah tempat untuk tidur, bukan menonton televisi. Orang akan mudah tertidur ketika ruangan lebih dingin dibandingkan hangat. Karena itu, ciptakan ruangan yang sejuk.
Matikan lampu, karena otak lebih mudah mempersiapkan tubuh untuk tidur di ruangan gelap. Pastikan seprei selalu bersih. Bantal, guling, dan kasur juga harus nyaman agar kita bisa tidur nyenyak.
2. Atur waktu tidur dan bangun yang konsisten
Setiap orang punya jam biologis yang mencatat dan melacak pola tidur. Ketika tubuh punya pola tidur teratur, otak secara otomatis akan mengirim sinyal ke tubuh untuk rileks dan pergi tidur. Tubuh pun secara otomatis akan bangun ketika sudah cukup mendapatkan istirahat.
3. Jauhi obat tidur
Jauhi kafein dan nikotin di malam hari karena dapat mengganggu istirahat. Kafein adalah stimulan yang mengaktifkan otak, sedangkan nikotin mempercepat metabolisme, sehingga tubuh Anda tetap energik. Pilihlah susu atau cokelat hangat sebelum pergi tidur.
4. Olahraga teratur
Hindari olahraga berat dekat dengan waktu tidur karena peningkatan temperatur tubuh akan membuat Anda terus terjaga. Idealnya, olahraga dilakukan 4-6 jam sebelum pergi tidur. Supaya tetap sehat dan tidur nyenyak, gerakkan tubuh 20 menit sehari.
5. Turunkan suhu tubuh
Orang cenderung cepat jatuh tertidur ketika suhu tubuhnya menurun. Jadi, sebenarnya mandi air panas sebelum tidur justru tidak mempercepat tidur.
6. Jangan paksa diri untuk tidur.
Jika tak bisa tidur, coba keluar dari kamar dan lakukan sesuatu yang lama-kelamaan membuat Anda mengantuk. Contohnya menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik yang lembut. Segera kembali ke kamar ketika kantuk mulai menyerang.
7. Hindari tidur siang.
Tidur siang dapat mengganggu pola tidur Anda. Tidur siang menjamin Anda mendapatkan cukup istirahat hari itu, sehingga malam Anda jadi terjaga.
7 Kebiasaan Tidur Sehat
KOMPAS.com - Tak semua orang bisa tidur cukup. Akibatnya, mereka mengantuk dan tak bisa berprestasi maksimal di tempat kerja atau sekolah keesokan paginya.
Berikut ini sejumlah kebiasaan sehat yang bisa mendorong kebiasaan tidur sehat:
1. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Singkirkan benda-benda seperti radio dan televisi dari kamar tidur. Kamar adalah tempat untuk tidur, bukan menonton televisi. Orang akan mudah tertidur ketika ruangan lebih dingin dibandingkan hangat. Karena itu, ciptakan ruangan yang sejuk.
Matikan lampu, karena otak lebih mudah mempersiapkan tubuh untuk tidur di ruangan gelap. Pastikan seprei selalu bersih. Bantal, guling, dan kasur juga harus nyaman agar kita bisa tidur nyenyak.
2. Atur waktu tidur dan bangun yang konsisten
Setiap orang punya jam biologis yang mencatat dan melacak pola tidur. Ketika tubuh punya pola tidur teratur, otak secara otomatis akan mengirim sinyal ke tubuh untuk rileks dan pergi tidur. Tubuh pun secara otomatis akan bangun ketika sudah cukup mendapatkan istirahat.
3. Jauhi obat tidur
Jauhi kafein dan nikotin di malam hari karena dapat mengganggu istirahat. Kafein adalah stimulan yang mengaktifkan otak, sedangkan nikotin mempercepat metabolisme, sehingga tubuh Anda tetap energik. Pilihlah susu atau cokelat hangat sebelum pergi tidur.
4. Olahraga teratur
Hindari olahraga berat dekat dengan waktu tidur karena peningkatan temperatur tubuh akan membuat Anda terus terjaga. Idealnya, olahraga dilakukan 4-6 jam sebelum pergi tidur. Supaya tetap sehat dan tidur nyenyak, gerakkan tubuh 20 menit sehari.
5. Turunkan suhu tubuh
Orang cenderung cepat jatuh tertidur ketika suhu tubuhnya menurun. Jadi, sebenarnya mandi air panas sebelum tidur justru tidak mempercepat tidur.
6. Jangan paksa diri untuk tidur.
Jika tak bisa tidur, coba keluar dari kamar dan lakukan sesuatu yang lama-kelamaan membuat Anda mengantuk. Contohnya menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik yang lembut. Segera kembali ke kamar ketika kantuk mulai menyerang.
7. Hindari tidur siang.
Tidur siang dapat mengganggu pola tidur Anda. Tidur siang menjamin Anda mendapatkan cukup istirahat hari itu, sehingga malam Anda jadi terjaga.
Berikut ini sejumlah kebiasaan sehat yang bisa mendorong kebiasaan tidur sehat:
1. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Singkirkan benda-benda seperti radio dan televisi dari kamar tidur. Kamar adalah tempat untuk tidur, bukan menonton televisi. Orang akan mudah tertidur ketika ruangan lebih dingin dibandingkan hangat. Karena itu, ciptakan ruangan yang sejuk.
Matikan lampu, karena otak lebih mudah mempersiapkan tubuh untuk tidur di ruangan gelap. Pastikan seprei selalu bersih. Bantal, guling, dan kasur juga harus nyaman agar kita bisa tidur nyenyak.
2. Atur waktu tidur dan bangun yang konsisten
Setiap orang punya jam biologis yang mencatat dan melacak pola tidur. Ketika tubuh punya pola tidur teratur, otak secara otomatis akan mengirim sinyal ke tubuh untuk rileks dan pergi tidur. Tubuh pun secara otomatis akan bangun ketika sudah cukup mendapatkan istirahat.
3. Jauhi obat tidur
Jauhi kafein dan nikotin di malam hari karena dapat mengganggu istirahat. Kafein adalah stimulan yang mengaktifkan otak, sedangkan nikotin mempercepat metabolisme, sehingga tubuh Anda tetap energik. Pilihlah susu atau cokelat hangat sebelum pergi tidur.
4. Olahraga teratur
Hindari olahraga berat dekat dengan waktu tidur karena peningkatan temperatur tubuh akan membuat Anda terus terjaga. Idealnya, olahraga dilakukan 4-6 jam sebelum pergi tidur. Supaya tetap sehat dan tidur nyenyak, gerakkan tubuh 20 menit sehari.
5. Turunkan suhu tubuh
Orang cenderung cepat jatuh tertidur ketika suhu tubuhnya menurun. Jadi, sebenarnya mandi air panas sebelum tidur justru tidak mempercepat tidur.
6. Jangan paksa diri untuk tidur.
Jika tak bisa tidur, coba keluar dari kamar dan lakukan sesuatu yang lama-kelamaan membuat Anda mengantuk. Contohnya menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik yang lembut. Segera kembali ke kamar ketika kantuk mulai menyerang.
7. Hindari tidur siang.
Tidur siang dapat mengganggu pola tidur Anda. Tidur siang menjamin Anda mendapatkan cukup istirahat hari itu, sehingga malam Anda jadi terjaga.
Salah Kaprah 4 Sehat 5 Sempurna
Kompas - Masyarakat salah kaprah dalam memahami slogan ”4 Sehat 5 Sempurna”. Salah satu penyebabnya adalah adanya buku pelajaran yang salah menjelaskan konsep pola makan sehat.
Hal itu disampaikan pengajar Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Dr dr Endang Achadi MPH, selaku pembicara dalam Simposium Gizi Internasional 2009 dan Konferensi Gizi Klinik Asia Pasifik Ke-6 di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10).
Menurut dia, kesalahpahaman masyarakat tergambar dari hasil penelitian pemahaman masyarakat tentang diet berimbang yang dilakukan di 10 kabupaten/kota di Indonesia pada 2009.
”Responden antara lain 100 siswa SD kelas IV dan V. Sebagian besar siswa menganggap diet seimbang adalah 4 sehat 5 sempurna. Mereka tahu vitamin itu penting, tetapi ada siswa yang berpendapat, buah-buahan yang murah tidak bervitamin, sementara buah mahal itu bervitamin. Yang paling mengkhawatirkan, para siswa itu menganggap susu lengkap,” kata Endang.
Ada murid tidak menganggap sumber karbohidrat selain nasi bisa dikonsumsi untuk menggantikan nasi. ”Mi, misalnya, dianggap sebagai lauk dan semua siswa jajan di sekolah,” katanya.
Para orangtua dan guru memahami diet seimbang sebagai 4 sehat 5 sempurna. ”Ada buku pelajaran IPA untuk kelas III dan kelas V mendefinisikan diet seimbang sebagai 4 sehat 5 sempurna. Tak ada penjelasan bahwa diet seimbang meliputi olahraga, atau minum banyak air. Ada buku menyatakan, anak harus minum susu karena kandungan gizi sayur berkurang saat dimasak. Timbul kesan, kandungan gizi susu tak berubah saat dimasak,” katanya.
Abstrak
Selaku penanya, ahli gizi dari Universitas Indonesia, Prof Dr Walujo Soerjodibroto Msc PhD SpGk(K) mengingatkan, slogan 4 Sehat 5 Sempurna adalah konsep gizi paling dikenal masyarakat dan memberi arahan tentang pola makan sehat. Konsep diet seimbang terlalu abstrak, teknis, juga bagi para ahli gizi.
”Kita selalu mengatakan, ibu hamil harus jalani diet seimbang, penderita penyakit tertentu jalani diet seimbang. Lalu apa pengertian diet seimbang? Jangan-jangan itu istilah yang tidak berarti apa-apa,” kata Walujo.
Dia menyatakan, dia bukan menolak pelurusan pemahaman pola makan dan hidup sehat, tetapi para ahli gizi seharusnya memberi arahan pola hidup yang lebih konkret daripada memakai istilah ”diet berimbang”.
”Saya tidak mengatakan konsep 4 Sehat 5 Sempurna itu sudah bagus. Namun, membuang konsep 4 Sehat 5 Sempurna dan menggantinya dengan konsep diet seimbang justru membingungkan. Istilah diet seimbang tidak memberikan acuan perilaku apa pun. Adapun 4 Sehat 5 Sempurna setidaknya memberikan arahan perilaku. Mungkin pengertian ’5 Sempurna’ itu yang perlu diganti, agar tidak menimbulkan persepsi, tidak minum susu itu tidak sehat,” kata Walujo.
Salah Kaprah 4 Sehat 5 Sempurna
Kompas - Masyarakat salah kaprah dalam memahami slogan ”4 Sehat 5 Sempurna”. Salah satu penyebabnya adalah adanya buku pelajaran yang salah menjelaskan konsep pola makan sehat.
Hal itu disampaikan pengajar Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Dr dr Endang Achadi MPH, selaku pembicara dalam Simposium Gizi Internasional 2009 dan Konferensi Gizi Klinik Asia Pasifik Ke-6 di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10).
Menurut dia, kesalahpahaman masyarakat tergambar dari hasil penelitian pemahaman masyarakat tentang diet berimbang yang dilakukan di 10 kabupaten/kota di Indonesia pada 2009.
”Responden antara lain 100 siswa SD kelas IV dan V. Sebagian besar siswa menganggap diet seimbang adalah 4 sehat 5 sempurna. Mereka tahu vitamin itu penting, tetapi ada siswa yang berpendapat, buah-buahan yang murah tidak bervitamin, sementara buah mahal itu bervitamin. Yang paling mengkhawatirkan, para siswa itu menganggap susu lengkap,” kata Endang.
Ada murid tidak menganggap sumber karbohidrat selain nasi bisa dikonsumsi untuk menggantikan nasi. ”Mi, misalnya, dianggap sebagai lauk dan semua siswa jajan di sekolah,” katanya.
Para orangtua dan guru memahami diet seimbang sebagai 4 sehat 5 sempurna. ”Ada buku pelajaran IPA untuk kelas III dan kelas V mendefinisikan diet seimbang sebagai 4 sehat 5 sempurna. Tak ada penjelasan bahwa diet seimbang meliputi olahraga, atau minum banyak air. Ada buku menyatakan, anak harus minum susu karena kandungan gizi sayur berkurang saat dimasak. Timbul kesan, kandungan gizi susu tak berubah saat dimasak,” katanya.
Abstrak
Selaku penanya, ahli gizi dari Universitas Indonesia, Prof Dr Walujo Soerjodibroto Msc PhD SpGk(K) mengingatkan, slogan 4 Sehat 5 Sempurna adalah konsep gizi paling dikenal masyarakat dan memberi arahan tentang pola makan sehat. Konsep diet seimbang terlalu abstrak, teknis, juga bagi para ahli gizi.
”Kita selalu mengatakan, ibu hamil harus jalani diet seimbang, penderita penyakit tertentu jalani diet seimbang. Lalu apa pengertian diet seimbang? Jangan-jangan itu istilah yang tidak berarti apa-apa,” kata Walujo.
Dia menyatakan, dia bukan menolak pelurusan pemahaman pola makan dan hidup sehat, tetapi para ahli gizi seharusnya memberi arahan pola hidup yang lebih konkret daripada memakai istilah ”diet berimbang”.
”Saya tidak mengatakan konsep 4 Sehat 5 Sempurna itu sudah bagus. Namun, membuang konsep 4 Sehat 5 Sempurna dan menggantinya dengan konsep diet seimbang justru membingungkan. Istilah diet seimbang tidak memberikan acuan perilaku apa pun. Adapun 4 Sehat 5 Sempurna setidaknya memberikan arahan perilaku. Mungkin pengertian ’5 Sempurna’ itu yang perlu diganti, agar tidak menimbulkan persepsi, tidak minum susu itu tidak sehat,” kata Walujo.
5 Makanan Sehat untuk Jantung
KOMPAS.com - Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di Amerika. Di Indonesia, penyakit ini termasuk pembunuh terbesar kedua setelah kanker. Pola makan adalah poin pertama yang dapat mencegah timbulnya penyakit ini. Ada empat jenis makanan yang sudah terbukti memang bisa menekan risiko penyakit jantung, yaitu:
1. Bawang putih. Sejumlah penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat dari bumbu masak ini. Konsumsi teratur bawang putih bisa menurunkan penyakit darah tinggi, mencegah penggumpalan darah (penyebab stroke), mencegah kenaikan gula darah dan kadar kolesterol. Bawang putih juga dikenal mampu menurunkan atau menetralisasi pengaruh buruk dari garam.
2. Ikan salmon. Gantikan burger penuh lemak favorit Anda dengan potongan ikan salmon. Meskipun terkadang lemak baik untuk tubuh, tapi sebagian kecil dari lemak (dari konsumsi 1/2 potong burger setiap hari) akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebaliknya, salmon akan menurunkan resiko tersebut, karena salmon mengandung omega-3 yang bisa mencegah debaran jantung yang terlalu cepat, mencegah atau menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah arteri, menambah jumlah lemak baik dalam tubuh, dan mencegah kolesterol terpecah dan menjadi sumbatan di arteri.
3. Buah berry dan chery. Buah-buahan ini bermanfaat karena memiliki sejenis zat yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan pembekuan atau penyumbatan pembuluh darah. Kalau Anda sulit mendapatkan buah berry (misalnya strawberry atau blueberry) atau buah chery, maka simpan dalam jumlah yang banyak jika tidak musim. Agar tidak bosan, campurkan dalam bubur gandum atau oatmeal, atau gunakan perasan sarinya. Buah berry juga baik untuk memperbaiki detak jantung Anda.
4. Beras merah. Beras merah merupakan sumber magnesium. Mineral ini (magnesium) bisa memperlancar aliran pembuluh darah. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, dan gangguan irama jantung. Nasi merah tidak perlu dimasak terlalu lama. Hidangkan bersama sayuran yang dipanggang, dan ayam panggang.
5. Minuman cokelat. Hobi minum kopi? Coba gantikan dengan segelas cokelat hangat. Cokelat hangat kaya dengan antioksidan. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak 3 kali lipat dari teh hijau.
1. Bawang putih. Sejumlah penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat dari bumbu masak ini. Konsumsi teratur bawang putih bisa menurunkan penyakit darah tinggi, mencegah penggumpalan darah (penyebab stroke), mencegah kenaikan gula darah dan kadar kolesterol. Bawang putih juga dikenal mampu menurunkan atau menetralisasi pengaruh buruk dari garam.
2. Ikan salmon. Gantikan burger penuh lemak favorit Anda dengan potongan ikan salmon. Meskipun terkadang lemak baik untuk tubuh, tapi sebagian kecil dari lemak (dari konsumsi 1/2 potong burger setiap hari) akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebaliknya, salmon akan menurunkan resiko tersebut, karena salmon mengandung omega-3 yang bisa mencegah debaran jantung yang terlalu cepat, mencegah atau menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah arteri, menambah jumlah lemak baik dalam tubuh, dan mencegah kolesterol terpecah dan menjadi sumbatan di arteri.
3. Buah berry dan chery. Buah-buahan ini bermanfaat karena memiliki sejenis zat yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan pembekuan atau penyumbatan pembuluh darah. Kalau Anda sulit mendapatkan buah berry (misalnya strawberry atau blueberry) atau buah chery, maka simpan dalam jumlah yang banyak jika tidak musim. Agar tidak bosan, campurkan dalam bubur gandum atau oatmeal, atau gunakan perasan sarinya. Buah berry juga baik untuk memperbaiki detak jantung Anda.
4. Beras merah. Beras merah merupakan sumber magnesium. Mineral ini (magnesium) bisa memperlancar aliran pembuluh darah. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, dan gangguan irama jantung. Nasi merah tidak perlu dimasak terlalu lama. Hidangkan bersama sayuran yang dipanggang, dan ayam panggang.
5. Minuman cokelat. Hobi minum kopi? Coba gantikan dengan segelas cokelat hangat. Cokelat hangat kaya dengan antioksidan. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak 3 kali lipat dari teh hijau.
5 Makanan Sehat untuk Jantung
KOMPAS.com - Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di Amerika. Di Indonesia, penyakit ini termasuk pembunuh terbesar kedua setelah kanker. Pola makan adalah poin pertama yang dapat mencegah timbulnya penyakit ini. Ada empat jenis makanan yang sudah terbukti memang bisa menekan risiko penyakit jantung, yaitu:
1. Bawang putih. Sejumlah penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat dari bumbu masak ini. Konsumsi teratur bawang putih bisa menurunkan penyakit darah tinggi, mencegah penggumpalan darah (penyebab stroke), mencegah kenaikan gula darah dan kadar kolesterol. Bawang putih juga dikenal mampu menurunkan atau menetralisasi pengaruh buruk dari garam.
2. Ikan salmon. Gantikan burger penuh lemak favorit Anda dengan potongan ikan salmon. Meskipun terkadang lemak baik untuk tubuh, tapi sebagian kecil dari lemak (dari konsumsi 1/2 potong burger setiap hari) akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebaliknya, salmon akan menurunkan resiko tersebut, karena salmon mengandung omega-3 yang bisa mencegah debaran jantung yang terlalu cepat, mencegah atau menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah arteri, menambah jumlah lemak baik dalam tubuh, dan mencegah kolesterol terpecah dan menjadi sumbatan di arteri.
3. Buah berry dan chery. Buah-buahan ini bermanfaat karena memiliki sejenis zat yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan pembekuan atau penyumbatan pembuluh darah. Kalau Anda sulit mendapatkan buah berry (misalnya strawberry atau blueberry) atau buah chery, maka simpan dalam jumlah yang banyak jika tidak musim. Agar tidak bosan, campurkan dalam bubur gandum atau oatmeal, atau gunakan perasan sarinya. Buah berry juga baik untuk memperbaiki detak jantung Anda.
4. Beras merah. Beras merah merupakan sumber magnesium. Mineral ini (magnesium) bisa memperlancar aliran pembuluh darah. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, dan gangguan irama jantung. Nasi merah tidak perlu dimasak terlalu lama. Hidangkan bersama sayuran yang dipanggang, dan ayam panggang.
5. Minuman cokelat. Hobi minum kopi? Coba gantikan dengan segelas cokelat hangat. Cokelat hangat kaya dengan antioksidan. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak 3 kali lipat dari teh hijau.
1. Bawang putih. Sejumlah penelitian telah membuktikan sejumlah manfaat dari bumbu masak ini. Konsumsi teratur bawang putih bisa menurunkan penyakit darah tinggi, mencegah penggumpalan darah (penyebab stroke), mencegah kenaikan gula darah dan kadar kolesterol. Bawang putih juga dikenal mampu menurunkan atau menetralisasi pengaruh buruk dari garam.
2. Ikan salmon. Gantikan burger penuh lemak favorit Anda dengan potongan ikan salmon. Meskipun terkadang lemak baik untuk tubuh, tapi sebagian kecil dari lemak (dari konsumsi 1/2 potong burger setiap hari) akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri yang bisa meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebaliknya, salmon akan menurunkan resiko tersebut, karena salmon mengandung omega-3 yang bisa mencegah debaran jantung yang terlalu cepat, mencegah atau menurunkan tingkat pelebaran pembuluh darah arteri, menambah jumlah lemak baik dalam tubuh, dan mencegah kolesterol terpecah dan menjadi sumbatan di arteri.
3. Buah berry dan chery. Buah-buahan ini bermanfaat karena memiliki sejenis zat yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan pembekuan atau penyumbatan pembuluh darah. Kalau Anda sulit mendapatkan buah berry (misalnya strawberry atau blueberry) atau buah chery, maka simpan dalam jumlah yang banyak jika tidak musim. Agar tidak bosan, campurkan dalam bubur gandum atau oatmeal, atau gunakan perasan sarinya. Buah berry juga baik untuk memperbaiki detak jantung Anda.
4. Beras merah. Beras merah merupakan sumber magnesium. Mineral ini (magnesium) bisa memperlancar aliran pembuluh darah. Kekurangan magnesium bisa menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, dan gangguan irama jantung. Nasi merah tidak perlu dimasak terlalu lama. Hidangkan bersama sayuran yang dipanggang, dan ayam panggang.
5. Minuman cokelat. Hobi minum kopi? Coba gantikan dengan segelas cokelat hangat. Cokelat hangat kaya dengan antioksidan. Bahkan jumlahnya bisa lebih banyak 3 kali lipat dari teh hijau.
Sisi Sehat Seks
KOMPAS.com — Anda tentu tahu mengapa aksi panas yang dilakukan bersama pasangan di ranjang mampu menimbulkan sensasi senang. Namun, tahukah Anda mengapa seks juga menyehatkan?
Para ahli menyebutkan, saat bercinta, tubuh kita memproduksi hormon-hormon dan terjadi perubahan biologi yang mampu mengurangi sakit, mengurangi risiko kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menunda gejala menopause.
1. Mengurangi rasa sakit
Stimulasi di area klitoris dan bagian vagina memicu dilepaskannya endofin, kortikosteroid, dan berbagai painkiller alami lainnya. Akibatnya, rasa nyeri di kepala menghilang, demikian juga sakit otot. Yang menarik, menurut para ahli, manfaat ini bisa bertahan sampai dua hari setelahnya.
2. Mengurangi risiko kanker payudara
Dua senyawa ini, oksitoksin dan DHEA, diyakini mengurangi risiko kanker payudara. Sebuah studi di Yunani menunjukkan, wanita yang bercinta lebih dari sekali dalam sebulan risikonya untuk terkena kanker payudara lebih rendah dibanding wanita yang kehidupan seksnya pasif.
3. Membuat jantung lebih aktif
Para ahli kardiologi (jantung) menggolongkan hubungan seks sebagai olahraga ringan yang bermanfaat untuk menguatkan jantung, seperti halnya olahraga jalan cepat. Nah, seperti berbagai olahraga lain, makin giat Anda, makin besar manfaat yang dipetik. Demikian juga halnya dengan aktivitas seks, jenis posisi yang dilakukan juga berpengaruh pada kardiovaskular Anda.
4. Melindungi prostat
Pada tahun 2003, penelitian terhadap pria Australia berusia pertengahan menemukan, mereka yang mengalami ejakulasi minimal empat kali dalam seminggu risikonya untuk terkena kanker prostat jauh lebih rendah dibanding pria yang jarang ejakulasi. "Makin kering pipa, makin gampang terjadi sumbatan," kata Irwin Goldstein, MD, Ketua Sexual Medicine dari Alvarado Hospital.
5. Mengurangi stres
Studi tahun 2005 menemukan, pria dan wanita yang melakukan hubungan seks selama dua minggu sebelum hari yang membuat stres memiliki kemampuan presentasi dan public speaking yang lebih baik. Hal ini terjadi karena tekanan darah mereka tetap stabil meski menghadapi situasi yang menimbulkan stres.
6. Meningkatkan sistem imun
Bukan cuma apel, seks juga membuat kita jarang berobat ke dokter. Studi menunjukkan, hubungan seks satu sampai dua kali dalam seminggu mampu meningkatkan sistem imun kita hingga 30 persen.
Penelitian di Jerman menunjukkan, gairah dan orgasme pada pria meningkatkan jumlah sel darah putih pelawan patogen. Efek ini setara dengan aktivitas pengusir stres, seperti olahraga atau mendengarkan musik yang mampu meningkatkan jumlah protein pelawan infeksi.
7. Menyehatkan organ "di bawah sana"
Para ahli dari New Jersey menemukan, wanita pra-menopause yang aktif secara seksual atau melakukan hubungan seks lebih dari 10 kali setahun lebih jarang mengalami gangguan di vagina.
"Saat kita bergairah, aliran darah ke area vagina menjadi lancar. Sirkulasi darah ini membawa nutrisi dan oksigen yang sangat diperlukan," kata Sandra Leiblum, PhD.
Sisi Sehat Seks
KOMPAS.com — Anda tentu tahu mengapa aksi panas yang dilakukan bersama pasangan di ranjang mampu menimbulkan sensasi senang. Namun, tahukah Anda mengapa seks juga menyehatkan?
Para ahli menyebutkan, saat bercinta, tubuh kita memproduksi hormon-hormon dan terjadi perubahan biologi yang mampu mengurangi sakit, mengurangi risiko kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menunda gejala menopause.
1. Mengurangi rasa sakit
Stimulasi di area klitoris dan bagian vagina memicu dilepaskannya endofin, kortikosteroid, dan berbagai painkiller alami lainnya. Akibatnya, rasa nyeri di kepala menghilang, demikian juga sakit otot. Yang menarik, menurut para ahli, manfaat ini bisa bertahan sampai dua hari setelahnya.
2. Mengurangi risiko kanker payudara
Dua senyawa ini, oksitoksin dan DHEA, diyakini mengurangi risiko kanker payudara. Sebuah studi di Yunani menunjukkan, wanita yang bercinta lebih dari sekali dalam sebulan risikonya untuk terkena kanker payudara lebih rendah dibanding wanita yang kehidupan seksnya pasif.
3. Membuat jantung lebih aktif
Para ahli kardiologi (jantung) menggolongkan hubungan seks sebagai olahraga ringan yang bermanfaat untuk menguatkan jantung, seperti halnya olahraga jalan cepat. Nah, seperti berbagai olahraga lain, makin giat Anda, makin besar manfaat yang dipetik. Demikian juga halnya dengan aktivitas seks, jenis posisi yang dilakukan juga berpengaruh pada kardiovaskular Anda.
4. Melindungi prostat
Pada tahun 2003, penelitian terhadap pria Australia berusia pertengahan menemukan, mereka yang mengalami ejakulasi minimal empat kali dalam seminggu risikonya untuk terkena kanker prostat jauh lebih rendah dibanding pria yang jarang ejakulasi. "Makin kering pipa, makin gampang terjadi sumbatan," kata Irwin Goldstein, MD, Ketua Sexual Medicine dari Alvarado Hospital.
5. Mengurangi stres
Studi tahun 2005 menemukan, pria dan wanita yang melakukan hubungan seks selama dua minggu sebelum hari yang membuat stres memiliki kemampuan presentasi dan public speaking yang lebih baik. Hal ini terjadi karena tekanan darah mereka tetap stabil meski menghadapi situasi yang menimbulkan stres.
6. Meningkatkan sistem imun
Bukan cuma apel, seks juga membuat kita jarang berobat ke dokter. Studi menunjukkan, hubungan seks satu sampai dua kali dalam seminggu mampu meningkatkan sistem imun kita hingga 30 persen.
Penelitian di Jerman menunjukkan, gairah dan orgasme pada pria meningkatkan jumlah sel darah putih pelawan patogen. Efek ini setara dengan aktivitas pengusir stres, seperti olahraga atau mendengarkan musik yang mampu meningkatkan jumlah protein pelawan infeksi.
7. Menyehatkan organ "di bawah sana"
Para ahli dari New Jersey menemukan, wanita pra-menopause yang aktif secara seksual atau melakukan hubungan seks lebih dari 10 kali setahun lebih jarang mengalami gangguan di vagina.
"Saat kita bergairah, aliran darah ke area vagina menjadi lancar. Sirkulasi darah ini membawa nutrisi dan oksigen yang sangat diperlukan," kata Sandra Leiblum, PhD.
Seks Itu Bikin Sehat
- Seks membakar lemak dan meningkatkan kekebalan tubuh.
- Seks mendorong otak untuk menghasilkan hormon endorfin, "obat antisakit" alami yang diproduksi oleh tubuh.
- Seks mengendurkan stres dan memberikan rasa senang.
- Orang yang aktif secara seksual memiliki tingkat hormon seks alami yang lebih tinggi ketimbang yang tidak aktif. Semakin aktif, semakin Anda ingin terus rajin berolah seks.
- Perubahan fisik akibat proses menua pada orang yang kehidupan seksualnya terus aktif tidak akan sebesar pada orang-orang yang tak aktif secara seksual. Gairah seksualnya pun tidak begitu dipengaruhi oleh proses penuaan.
- Jangan batasi seks hanya pada penetrasinya. Ada banyak variasi cara untuk mengakrabkan diri secara fisik dan semuanya baik bagi kesehatan.
- Energi yang dihabiskan saat berhubungan seksual setara dengan berjalan mendaki dua buah tangga, sehingga jarang sekali membahayakan. Namun, kalau Anda menderita gangguan kesehatan tertentu periksakan diri ke dokter.
- Menjadi aktif secara seksual memang menyehatkan baik secara fisik maupun emosional, tapi tetap saja mesti berhati-hati terhadap penyakit yang menular lewat hubungan seksual.
Pola Makan Sehat Lintas Benua
KOMPAS.com - Tak ada yang menyangkal bahwa pola makan ikut menentukan kesehatan. Kebiasaan serta pola makan dari berbagai negara ini bisa jadi pilihan menarik untuk dicoba. Bukan hanya menjadi sehat, tapi juga mencicipi kuliner dari negara lain.
Asia
Salah satu pola makan orang-orang Asia yang cukup menguntungkan untuk kesehatan adalah tak memasukkan daging sebagai menu utamanya. Kebanyakan orang Asia lebih banyak menggunakan sayuran dengan sedikit daging sebagai garnish. Sumber protein pengganti daging bisa didapatkan dari ikan dan kacang-kacangan, terutama kedelai. Nasi sebagai sumber karbohidrat utama juga membuat orang Asia tak begitu gemuk.
Amerika Selatan
Meski orang-orang Amerika Latin mengonsumsi daging lebih banyak dari orang Amerika Serikat, namun angka penyakit jantung yang diderita masyarakatnya cenderung rendah. Rahasianya, mereka mengonsumsi daging sapi yang diternakkan secara konvensional, yakni dibiarkan bebas makan rumput di lapangan. Dengan demikian daging sapi yang dihasilkan memiliki kadar lemak lebih rendah dibanding sapi yang dikurung dan diberi pakan jadi.
Mediterania
Alih-alih memilih lemak jenuh, orang Mediterania menggantinya dengan lemak sehat yang berasal dari minyak zaitun. Selain dipakai untuk masak, kebanyakan orang Mediterania juga mengonsumsi langsung minyak zaitun. Rahasia sehat lainnya adalah memakan buah anggur sebagai makanan penutup.
Afrika
Tambahkan lebih banyak kacang-kacangan dalam piring Anda. Di banyak negara Afrika, kacang-kacangan seringkali menjadi hidangan utama mereka yang ditambah dengan tomat atau salad yang lezat. Hasilnya, selain tak punya masalah dengan berat badan, secara statistik internasional orang Afrika memiliki tingkat paling rendah dalam kejadian kanker.
Asia
Salah satu pola makan orang-orang Asia yang cukup menguntungkan untuk kesehatan adalah tak memasukkan daging sebagai menu utamanya. Kebanyakan orang Asia lebih banyak menggunakan sayuran dengan sedikit daging sebagai garnish. Sumber protein pengganti daging bisa didapatkan dari ikan dan kacang-kacangan, terutama kedelai. Nasi sebagai sumber karbohidrat utama juga membuat orang Asia tak begitu gemuk.
Amerika Selatan
Meski orang-orang Amerika Latin mengonsumsi daging lebih banyak dari orang Amerika Serikat, namun angka penyakit jantung yang diderita masyarakatnya cenderung rendah. Rahasianya, mereka mengonsumsi daging sapi yang diternakkan secara konvensional, yakni dibiarkan bebas makan rumput di lapangan. Dengan demikian daging sapi yang dihasilkan memiliki kadar lemak lebih rendah dibanding sapi yang dikurung dan diberi pakan jadi.
Mediterania
Alih-alih memilih lemak jenuh, orang Mediterania menggantinya dengan lemak sehat yang berasal dari minyak zaitun. Selain dipakai untuk masak, kebanyakan orang Mediterania juga mengonsumsi langsung minyak zaitun. Rahasia sehat lainnya adalah memakan buah anggur sebagai makanan penutup.
Afrika
Tambahkan lebih banyak kacang-kacangan dalam piring Anda. Di banyak negara Afrika, kacang-kacangan seringkali menjadi hidangan utama mereka yang ditambah dengan tomat atau salad yang lezat. Hasilnya, selain tak punya masalah dengan berat badan, secara statistik internasional orang Afrika memiliki tingkat paling rendah dalam kejadian kanker.
Subscribe to:
Posts (Atom)