Showing posts with label Jadi. Show all posts
Showing posts with label Jadi. Show all posts

Sunday, April 4, 2010

Agar Seks Oral Jadi Lebih Seru

Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Bukan apa-apa, membayangkan seks oral kadangkala membuat ilfil karena pria sering kali ke kamar mandi untuk buang air kecil dan tidak dicuci bersih. Tidak seperti para wanita yang jelas mencucinya, bahkan mengelapnya hingga bersih. Kaum hawa sepertinya tidak yakin apakah pasangannya sudah membersihkannya dengan baik?
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral  untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?

Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....

Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!

Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!

Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?

Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.

Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.

Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.

Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.

dr Intan Airlina Febiliawanti

KOMPAS.com

Agar Seks Oral Jadi Lebih Seru

Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Bukan apa-apa, membayangkan seks oral kadangkala membuat ilfil karena pria sering kali ke kamar mandi untuk buang air kecil dan tidak dicuci bersih. Tidak seperti para wanita yang jelas mencucinya, bahkan mengelapnya hingga bersih. Kaum hawa sepertinya tidak yakin apakah pasangannya sudah membersihkannya dengan baik?
Selain kebersihan, tak terbayang rasanya jika para wanita melakukan seks oral  untuk membuat pria senang, tapi kaum Hawa sendiri menderita saat membayangkan seperti apa rasanya dan bagi mereka mungkin aneh. Sebagai pria, Anda mungkin tidak pernah merasakan sperma sendiri bukan?

Jadi, tak heran kadangkala kaum wanita merasa tidak menyukai permainan yang satu itu. Tetapi, bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Siapa tahu, jika Anda sukses membuatnya lebih oke, si dia mau melakukannya lagi dan lagi... hmmm....

Bersih-bersih
Ya. kebersihan sangatlah penting agar mereka nyaman melakukan seks oral. Tidak hanya membuat dia nyaman mencobanya, tapi juga bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intim Anda berbau tak enak!
Jangan lupa bahwa lidah akan berperan di sini. Jadi, mandilah dan bersihkan di bawah sana. Ingat bahwa aktivitas pria sehari-hari telah menyebabkan daerah bawah sana menjadi kurang menarik bagi para wanita. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar Anda berdua mengalami foreplay yang menarik. Tips terakhir, meski mencukur semua bulu tidaklah perlu, setidaknya janganlah membiarkan terlalu lebat di bawah sana. Seperti halnya pria yang menyukai kaum wanita yang penuh keindahan, sedikit kerapian akan sangat menunjang!

Buat suasana nyaman
Ini sangat penting! Bagi sebagian besar wanita, melakukan oral merupakan hal yang sangat penting. Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Sekadar tips, tidak semua wanita suka saat Anda berdiri dan mengharapkannya di bawah sana, lalu Anda bertolak pinggang serasa raja, ataupun saat pasangan Anda sedang melakukannya. Anda pun tak boleh seenaknya mendorong kepala pasangan untuk lebih dalam menelan. Hey! Wanita bisa tersedak punya Anda! Jangan terpengaruh kebanyakan film yang Anda tonton, tak semua wanita bisa seperti itu!

Siapkan rasa
Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, tapi mungkin si pria bisa membuat rasanya menjadi lebih menarik. Tahukah Anda bahwa apa yang dimakan seorang pria sangat berpengaruh pada rasa spermanya?

Jika pria suka makan sayuran, ini sangat baik untuk sang wanita, mengapa? Karena rasa sperma akan menjadi tidak sangat tajam. Jika tidak siap untuk hanya menyantap sayur tanpa daging, cobalah konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang juga bisa "meringankan" rasa sperma. Bahkan, cobalah untuk makan buah plum, blueberry, cranberry karena akan membuat rasanya menjadi lebih manis. Sekadar info, bir dan kopi akan membuat rasanya menjadi agak pahit.

Buat permainan
Oke, katakanlah wanita pasangan Anda tetap tidak terlalu menyukainya, mungkin bisa Anda modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan.

Tanyakan kesannya
Ini adalah hal paling penting. Jangan lupa untuk menanyakan kesan, bahkan jika perlu sanjung si dia dengan kalimat yang sangat memuji karena Anda telah diperlakukan bak seorang raja. Meskipun yang dia lakukan tidaklah sehebat itu, tetapi pasangan Anda sudah berusaha.

Jangan lupa juga memberikan petunjuk kecil dengan mengatakan 'lain kali kamu ke kiri sedikit' atau apa pun dengan senyuman manis. Yakinkan padanya bahwa itu lebih enak, tapi akan lebih enak lagi jika posisi di sebelah sana.

dr Intan Airlina Febiliawanti

KOMPAS.com

Seks Bikin Siklus Menstruasi Jadi Teratur

Salah satu kunci kebahagiaan hidup adalah jalinan asmara yang penuh cinta. Berbicara soal ini tentu tak bisa lepas dari kehidupan seks. Banyak penelitian menyebutkan, orang yang mampu menjaga gelora asmaranya bersama pasangan tercinta, umumnya menjalani kehidupan pernikahan yang memuaskan. Mereka lebih bahagia ketimbang pasangan lain yang jarang bercinta, atau dibanding pasangan yang kerap berhubungan intim tapi tak menikmatinya.

Sementara itu, sejumlah penelitian lain menyatakan, melakukan kegiatan seksual secara berkala tak hanya ampuh untuk mendongkrak kesehatan jiwa. Wanita yang bercinta dengan pasangannya secara teratur akan mendapatkan segudang manfaat kesehatan, karena keseimbangan hormon dalam tubuhnya terjaga dengan baik. Keuntungan itu bisa kian meningkat, apabila kita sering mendapatkan orgasme kala berhubungan. "Saat seorang wanita mengalami orgasme, hormon kortisol mendorong terjadinya rangsangan daerah abu-abu di otak, yang berakibat bertambahnya hormon endorfin serta serotonin. Ini akan meningkatkan rasa percaya diri, dan kesehatan fisik maupun mentalnya," ujar Dr. Ferryal Loetan, ASC&T, Sp.R.M, MKes-MMR, konsultan seks yang praktik di Jakarta.

Salah satu keuntungan yang didapat jika berhubungan intim secara teratur dan mencapai puncak adalah siklus menstruasi yang jadi teratur. Fakta ini antara lain terbukti melalui studi yang dilakukan Winnifred Cutler dan timnya di Columbia dan Stanford University. Mereka menyatakan, para wanita yang melakukan hubungan intim minimal sekali dalam seminggu (di luar waktu haid), cenderung mempunyai jadwal datang bulan yang teratur. Ini setelah dibandingkan dengan kelompok wanita yang jarang menikmati aktivitas seksual.

Cutler juga menegaskan, wanita yang bercinta dengan penuh perasaan cenderung lebih sehat secara fisik maupun psikologis. "Dalam hal ini, tingkat keintiman berperan lebih tinggi ketimbang mencapai orgasme," demikian ujarnya. Lebih lanjut, seks juga bisa mengurangi potensi timbulnya PMS, masalah pada rahim, serta lebih mudah memperkirakan masa subur.

KOMPAS.com

Seks Bikin Siklus Menstruasi Jadi Teratur

Salah satu kunci kebahagiaan hidup adalah jalinan asmara yang penuh cinta. Berbicara soal ini tentu tak bisa lepas dari kehidupan seks. Banyak penelitian menyebutkan, orang yang mampu menjaga gelora asmaranya bersama pasangan tercinta, umumnya menjalani kehidupan pernikahan yang memuaskan. Mereka lebih bahagia ketimbang pasangan lain yang jarang bercinta, atau dibanding pasangan yang kerap berhubungan intim tapi tak menikmatinya.

Sementara itu, sejumlah penelitian lain menyatakan, melakukan kegiatan seksual secara berkala tak hanya ampuh untuk mendongkrak kesehatan jiwa. Wanita yang bercinta dengan pasangannya secara teratur akan mendapatkan segudang manfaat kesehatan, karena keseimbangan hormon dalam tubuhnya terjaga dengan baik. Keuntungan itu bisa kian meningkat, apabila kita sering mendapatkan orgasme kala berhubungan. "Saat seorang wanita mengalami orgasme, hormon kortisol mendorong terjadinya rangsangan daerah abu-abu di otak, yang berakibat bertambahnya hormon endorfin serta serotonin. Ini akan meningkatkan rasa percaya diri, dan kesehatan fisik maupun mentalnya," ujar Dr. Ferryal Loetan, ASC&T, Sp.R.M, MKes-MMR, konsultan seks yang praktik di Jakarta.

Salah satu keuntungan yang didapat jika berhubungan intim secara teratur dan mencapai puncak adalah siklus menstruasi yang jadi teratur. Fakta ini antara lain terbukti melalui studi yang dilakukan Winnifred Cutler dan timnya di Columbia dan Stanford University. Mereka menyatakan, para wanita yang melakukan hubungan intim minimal sekali dalam seminggu (di luar waktu haid), cenderung mempunyai jadwal datang bulan yang teratur. Ini setelah dibandingkan dengan kelompok wanita yang jarang menikmati aktivitas seksual.

Cutler juga menegaskan, wanita yang bercinta dengan penuh perasaan cenderung lebih sehat secara fisik maupun psikologis. "Dalam hal ini, tingkat keintiman berperan lebih tinggi ketimbang mencapai orgasme," demikian ujarnya. Lebih lanjut, seks juga bisa mengurangi potensi timbulnya PMS, masalah pada rahim, serta lebih mudah memperkirakan masa subur.

KOMPAS.com

Friday, April 2, 2010

Jangan Jadi Perempuan High Maintenance

Kebanyakan perempuan akan berubah menjadi manja, pemarah, mudah tersinggung, dan tidak pernah puas, setelah memiliki pasangan. Contohnya saja, Anda langsung kesal kalau pasangan tidak langsung membalas SMS Anda, atau Anda tidak puas dengan hadiah ulang tahun yang diberikan pasangan dan enggan memakainya.

Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?

Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.

Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.

Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.

Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.

Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.

Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.   

Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.

Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.

Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.

Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.

Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.

Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.

Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.

Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.

Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.

KOMPAS.com

Jangan Jadi Perempuan High Maintenance

Kebanyakan perempuan akan berubah menjadi manja, pemarah, mudah tersinggung, dan tidak pernah puas, setelah memiliki pasangan. Contohnya saja, Anda langsung kesal kalau pasangan tidak langsung membalas SMS Anda, atau Anda tidak puas dengan hadiah ulang tahun yang diberikan pasangan dan enggan memakainya.

Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?

Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.

Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.

Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.

Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.

Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.

Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.   

Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.

Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.

Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.

Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.

Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.

Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.

Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.

Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.

Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.

KOMPAS.com

Tuesday, March 23, 2010

Sejumlah Penyakit Zoonosis Jadi Prioritas

KOMPAS.com - Penyakit bersumber binatang yang dapat ditularkan ke manusia (zoonosis) masih menjadi ancaman sehingga dirasakan perlu adanya Komisi Nasional Zoonosis. Sejumlah zoonosis akan menjadi prioritas komisi tersebut ke depan.
Diwartakan sebelumnya, pemerintah sepakat membentuk Komisi Nasional Zoonosis. Komisi tersebut melanjutkan dan memperluas kerja Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) yang selesai masa tugasnya 13 Maret 2010. Kesepakatan itu dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Selasa (23/3/2010)
Wakil Menteri Pertanian sekaligus mantan Ketua Pelaksana Harian Komnas FBPI Bayu Krisnamurthi mengatakan, ada beberapa agenda prioritas penanganan penyakit bersumber hewan yakni flu burung, antraks, rabies, dan pes. "Penyakit-penyakit itu yang paling menonjol. Kita perlu bersiap," ujarnya.   
Pencegahan utama ialah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit zoonosis dan pengendalian penyakit sedari dini. Wabah penyakit biasanya mulai dari kasus kecil baru berkembang. "Jika dapat dikendalikan, tidak berkembang menjadi wabah. Perlu respon cepat dan komnas zoonosis yang bersifat lintas sektoral dapat berperan besar," ujarnya.

Sejumlah Penyakit Zoonosis Jadi Prioritas

KOMPAS.com - Penyakit bersumber binatang yang dapat ditularkan ke manusia (zoonosis) masih menjadi ancaman sehingga dirasakan perlu adanya Komisi Nasional Zoonosis. Sejumlah zoonosis akan menjadi prioritas komisi tersebut ke depan.
Diwartakan sebelumnya, pemerintah sepakat membentuk Komisi Nasional Zoonosis. Komisi tersebut melanjutkan dan memperluas kerja Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) yang selesai masa tugasnya 13 Maret 2010. Kesepakatan itu dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Selasa (23/3/2010)
Wakil Menteri Pertanian sekaligus mantan Ketua Pelaksana Harian Komnas FBPI Bayu Krisnamurthi mengatakan, ada beberapa agenda prioritas penanganan penyakit bersumber hewan yakni flu burung, antraks, rabies, dan pes. "Penyakit-penyakit itu yang paling menonjol. Kita perlu bersiap," ujarnya.   
Pencegahan utama ialah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit zoonosis dan pengendalian penyakit sedari dini. Wabah penyakit biasanya mulai dari kasus kecil baru berkembang. "Jika dapat dikendalikan, tidak berkembang menjadi wabah. Perlu respon cepat dan komnas zoonosis yang bersifat lintas sektoral dapat berperan besar," ujarnya.