Showing posts with label Pasangan. Show all posts
Showing posts with label Pasangan. Show all posts

Saturday, April 10, 2010

Membicarakan Keuangan dengan Pasangan

Masalah keuangan bisa dimulai bahkan sebelum ikrar sehidup semati datang untuk menyatukan Anda dan si dia. Biaya pernikahan bisa menjadi semacam lubang kecil di antara Anda dan dia yang bisa saja bertambah lebar seiring Anda dan dia menjalin hubungan. Para pakar keuangan sepakat bahwa masalah keuangan pasangan harus dibicarakan serius dan ketika sudah mendapatkan kata dan visi yang sama, sama-sama saling berkomitmen untuk menjalankannya.

Berikut adalah saran yang bisa dilakukan oleh pasangan yang memiliki masalah keuangan di antara mereka:
- Turunkan gengsi dan emosi. Jujurlah dengan pasangan Anda mengenai situasi dan kondisi finansial Anda. Jika sesuatu yang buruk terjadi, dan Anda atau dia kehilangan pemasukan atau tabungan, berarti melanjutkan gaya hidup yang sama sebelum kejadian adalah hal yang tidak realistis. Karenanya, penting untuk masing-masing mengetahui kondisi keuangan pasangannya.

- Jangan mencoba menyelesaikan masalah di tengah-tengah pertengkaran yang sengit. Sisihkan waktu yang nyaman dan tidak riskan untuk Anda dan pasangan agar bisa sama-sama membuka hati dan pikiran membicarakan masalah ini.

- Pelajari tipe keuangan pasangan Anda. Apakah ia tipe penabung atau tipe pebelanja. Ketika masing-masing sudah mengetahui hal ini, maka akan lebih mudah untuk mengatur keuangan dan saling memelajari kecenderungan masing-masing.

- Jangan menyembunyikan pemasukan atau utang apa pun. Keluarkan semua dokumen keuangan, termasuk laporan kredit, pembayaran yang tertunda, polis asuransi, utang, juga dokumen investasi ke meja.

- Saat ingin bertanya atau mengucapkan sesuatu, upayakan tidak dalam kalimat yang menyakitkan. Jangan menuduh dan jangan menyalahkan.

- Jika diperlukan, buatlah satu rekening bersama untuk keperluan sama-sama, keperluan keluarga, dan rumah.

- Putuskan siapa yang bertugas membayar tagihan-tagihan bulanan.

- Kita semua memiliki hobi dan kesukaan yang tak pelak, butuh uang. Penting untuk Anda dan si dia masing-masing memiliki uang untuk melakukan hal yang ia sukai, asalkan bermanfaat. Putuskan pula, apakah penggunaan uang saku tersebut harus dilaporkan ke pasangannya atau tidak.

- Bicarakan gol keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Adalah hal yang baik untuk memiliki gol individual, tapi Anda pun butuh gol keuangan keluarga juga, lho.

- Jangan lupa untuk membicarakan perihal membiayai orangtua masing-masing saat mereka memasuki usia lanjutnya, dan merencanakan keuangan untuk kebutuhan finansial mereka, jika dibutuhkan.

KOMPAS.com

Membicarakan Keuangan dengan Pasangan

Masalah keuangan bisa dimulai bahkan sebelum ikrar sehidup semati datang untuk menyatukan Anda dan si dia. Biaya pernikahan bisa menjadi semacam lubang kecil di antara Anda dan dia yang bisa saja bertambah lebar seiring Anda dan dia menjalin hubungan. Para pakar keuangan sepakat bahwa masalah keuangan pasangan harus dibicarakan serius dan ketika sudah mendapatkan kata dan visi yang sama, sama-sama saling berkomitmen untuk menjalankannya.

Berikut adalah saran yang bisa dilakukan oleh pasangan yang memiliki masalah keuangan di antara mereka:
- Turunkan gengsi dan emosi. Jujurlah dengan pasangan Anda mengenai situasi dan kondisi finansial Anda. Jika sesuatu yang buruk terjadi, dan Anda atau dia kehilangan pemasukan atau tabungan, berarti melanjutkan gaya hidup yang sama sebelum kejadian adalah hal yang tidak realistis. Karenanya, penting untuk masing-masing mengetahui kondisi keuangan pasangannya.

- Jangan mencoba menyelesaikan masalah di tengah-tengah pertengkaran yang sengit. Sisihkan waktu yang nyaman dan tidak riskan untuk Anda dan pasangan agar bisa sama-sama membuka hati dan pikiran membicarakan masalah ini.

- Pelajari tipe keuangan pasangan Anda. Apakah ia tipe penabung atau tipe pebelanja. Ketika masing-masing sudah mengetahui hal ini, maka akan lebih mudah untuk mengatur keuangan dan saling memelajari kecenderungan masing-masing.

- Jangan menyembunyikan pemasukan atau utang apa pun. Keluarkan semua dokumen keuangan, termasuk laporan kredit, pembayaran yang tertunda, polis asuransi, utang, juga dokumen investasi ke meja.

- Saat ingin bertanya atau mengucapkan sesuatu, upayakan tidak dalam kalimat yang menyakitkan. Jangan menuduh dan jangan menyalahkan.

- Jika diperlukan, buatlah satu rekening bersama untuk keperluan sama-sama, keperluan keluarga, dan rumah.

- Putuskan siapa yang bertugas membayar tagihan-tagihan bulanan.

- Kita semua memiliki hobi dan kesukaan yang tak pelak, butuh uang. Penting untuk Anda dan si dia masing-masing memiliki uang untuk melakukan hal yang ia sukai, asalkan bermanfaat. Putuskan pula, apakah penggunaan uang saku tersebut harus dilaporkan ke pasangannya atau tidak.

- Bicarakan gol keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Adalah hal yang baik untuk memiliki gol individual, tapi Anda pun butuh gol keuangan keluarga juga, lho.

- Jangan lupa untuk membicarakan perihal membiayai orangtua masing-masing saat mereka memasuki usia lanjutnya, dan merencanakan keuangan untuk kebutuhan finansial mereka, jika dibutuhkan.

KOMPAS.com

Sunday, April 4, 2010

Bimbing Tangan Pasangan ke Bagian Sensitif

Simaklah pengalaman Ira yang dituturkan saat istirahat makan siang di kantornya. Malam itu Ira hanya melulurkan balsem sambil memijat lembut tubuh sang suami yang pegal-pegal. Beberapa menit kemudian mereka sudah seru bergumul mesra diakhiri orgasme sangat dalam dan membahagiakan.
Pijat, menurut Lianny Hendranata, pengarang buku Seksualitas, Tombol Menuju Kebahagiaan, adalah obat mujarab untuk menghilangkan penyakit jenuh dan kehilangan gairah seks dalam rumah tangga. “Kenapa tidak menggunakan pijat sebagai sarana rileksasi sekaligus rekreasi bagi jiwa suami istri,” tutur ahli terapi aura ini.
Pijatan yang dimaksud olehnya dilakukan bersama pasangan dengan atau tanpa maksud untuk melakukan hubungan intim. “Hasil survei pada banyak pasangan, saling pijat itu hampir selalu berakhir dengan hubungan suami istri yang terasa lebih mesra dan hampir dipastikan mencapai orgasme bersama,” katanya, dengan senyum penuh arti.
Wajar jika terjadi orgasme dalam hubungan seks yang berawal dari pijat tersebut. Sebab, pijatan lembut penuh kasih sayang itu meletupkan dan memijarkan energi kasih suami istri, sehingga menghasilkan kemesraan. “Akan berakhir dengan perasaan bahagia,” ujarnya.
Kesempatan pijat itu adalah waktu bagi suami istri untuk saling mengenal dan menghargai setiap jengkal tubuh pasangan. Juga untuk mengenali daerah erotis masing-masing. “Dibutuhkan partisipasi bersama agar bersama mencapai klimaks.
Suami istri sebaiknya bersikap saling responsif. Tak harus ada jeritan atau erangan dalam berhubungan seks, tetapi sikap pasif dan dingin sebaiknya juga dijauhi,” sebutnya.
Suami istri, terlebih yang sudah lama berumah tangga, sebaiknya tak perlu malu-malu lagi untuk memberitahu pasangannya apa yang diinginkan. “Katakan saja bagian mana yang memberi sensasi menyenangkan dan menimbulkan gairah.
Bila tak suka posisi atau gerakan tertentu, katakan saja terus terang. Hal ini sangat penting untuk selalu diutarakan dua arah, sebab inilah kunci kelanggengan hidup berpasangan,” paparnya.
Namun, yang perlu diingat dalam menyampaikan keinginan kepada pasangan adalah tutur kata manis dan tidak terkesan bossy. Kebiasaan mendikte, apalagi seolah menggurui, harus dibuang jauh-jauh. “Mintalah dengan tulus dan sampaikan dengan lembut manja. Insya Allah kemesraan pasangan suami istri selalu terjaga,” katanya.
Bukan hanya berteori, Liany juga memberikan panduan praktis untuk Anda. Latihan berikut akan memberi kehangatan pada Anda dan pasangan. Yang perlu diingat, jangan fokuskan pada sanggama sebagai dasar tujuan. Nikmati saja saat menerima dan memberi sentuhan lembut serta kala masing-masing bertutur mesra.

1. Mulailah membangun kemesraan dengan memandangi mata pasangan penuh rasa sayang. Lakukan ciuman lembut ke muka pasangan, leher, dan bibir. Embuskan kata-kata cinta yang tulus dan tak dibuat-buat atau berlebihan. Bantulah pasangan untuk merasa dicintai dan dibutuhkan.
2. Raihlah tangannya lalu arahkan ke bagian yang Anda inginkan untuk dia belai. Lakukan hal yang sama padanya. Bukan tangan saja yang bisa digunakan untuk membelai. Gunakan juga lidah untuk menyelusuri bagian-bagian sensitif. Lidah yang basah dan hangat sangat efektif memacu letupan gairah.
3. Berikan porsi waktu yang lebih lama untuk saling memijat, membelai, dan lainnya, sebagai bentuk pemanasan yang efektif untuk rileksasi bagi jiwa Anda dan pasangan. Teruskan rileksasi itu dengan rekreasi jiwa. Caranya, bergerilyalah dalam mencumbu pasangan Anda!
4. Dalam berhubungan intim, sikap egois harus dihilangkan. Jika ingin memperoleh hasil maksimal, Anda juga harus memberi maksimal.

Bimbing Tangan Pasangan ke Bagian Sensitif

Simaklah pengalaman Ira yang dituturkan saat istirahat makan siang di kantornya. Malam itu Ira hanya melulurkan balsem sambil memijat lembut tubuh sang suami yang pegal-pegal. Beberapa menit kemudian mereka sudah seru bergumul mesra diakhiri orgasme sangat dalam dan membahagiakan.
Pijat, menurut Lianny Hendranata, pengarang buku Seksualitas, Tombol Menuju Kebahagiaan, adalah obat mujarab untuk menghilangkan penyakit jenuh dan kehilangan gairah seks dalam rumah tangga. “Kenapa tidak menggunakan pijat sebagai sarana rileksasi sekaligus rekreasi bagi jiwa suami istri,” tutur ahli terapi aura ini.
Pijatan yang dimaksud olehnya dilakukan bersama pasangan dengan atau tanpa maksud untuk melakukan hubungan intim. “Hasil survei pada banyak pasangan, saling pijat itu hampir selalu berakhir dengan hubungan suami istri yang terasa lebih mesra dan hampir dipastikan mencapai orgasme bersama,” katanya, dengan senyum penuh arti.
Wajar jika terjadi orgasme dalam hubungan seks yang berawal dari pijat tersebut. Sebab, pijatan lembut penuh kasih sayang itu meletupkan dan memijarkan energi kasih suami istri, sehingga menghasilkan kemesraan. “Akan berakhir dengan perasaan bahagia,” ujarnya.
Kesempatan pijat itu adalah waktu bagi suami istri untuk saling mengenal dan menghargai setiap jengkal tubuh pasangan. Juga untuk mengenali daerah erotis masing-masing. “Dibutuhkan partisipasi bersama agar bersama mencapai klimaks.
Suami istri sebaiknya bersikap saling responsif. Tak harus ada jeritan atau erangan dalam berhubungan seks, tetapi sikap pasif dan dingin sebaiknya juga dijauhi,” sebutnya.
Suami istri, terlebih yang sudah lama berumah tangga, sebaiknya tak perlu malu-malu lagi untuk memberitahu pasangannya apa yang diinginkan. “Katakan saja bagian mana yang memberi sensasi menyenangkan dan menimbulkan gairah.
Bila tak suka posisi atau gerakan tertentu, katakan saja terus terang. Hal ini sangat penting untuk selalu diutarakan dua arah, sebab inilah kunci kelanggengan hidup berpasangan,” paparnya.
Namun, yang perlu diingat dalam menyampaikan keinginan kepada pasangan adalah tutur kata manis dan tidak terkesan bossy. Kebiasaan mendikte, apalagi seolah menggurui, harus dibuang jauh-jauh. “Mintalah dengan tulus dan sampaikan dengan lembut manja. Insya Allah kemesraan pasangan suami istri selalu terjaga,” katanya.
Bukan hanya berteori, Liany juga memberikan panduan praktis untuk Anda. Latihan berikut akan memberi kehangatan pada Anda dan pasangan. Yang perlu diingat, jangan fokuskan pada sanggama sebagai dasar tujuan. Nikmati saja saat menerima dan memberi sentuhan lembut serta kala masing-masing bertutur mesra.

1. Mulailah membangun kemesraan dengan memandangi mata pasangan penuh rasa sayang. Lakukan ciuman lembut ke muka pasangan, leher, dan bibir. Embuskan kata-kata cinta yang tulus dan tak dibuat-buat atau berlebihan. Bantulah pasangan untuk merasa dicintai dan dibutuhkan.
2. Raihlah tangannya lalu arahkan ke bagian yang Anda inginkan untuk dia belai. Lakukan hal yang sama padanya. Bukan tangan saja yang bisa digunakan untuk membelai. Gunakan juga lidah untuk menyelusuri bagian-bagian sensitif. Lidah yang basah dan hangat sangat efektif memacu letupan gairah.
3. Berikan porsi waktu yang lebih lama untuk saling memijat, membelai, dan lainnya, sebagai bentuk pemanasan yang efektif untuk rileksasi bagi jiwa Anda dan pasangan. Teruskan rileksasi itu dengan rekreasi jiwa. Caranya, bergerilyalah dalam mencumbu pasangan Anda!
4. Dalam berhubungan intim, sikap egois harus dihilangkan. Jika ingin memperoleh hasil maksimal, Anda juga harus memberi maksimal.

Wednesday, March 31, 2010

Tuntun Pasangan Raih Orgasme dengan Ngobrol

diam seribu bahasa bukanlah strategi tepat bagi Anda dan pasangan saat menjalani sesi percintaan. Komunikasi tetap dibutuhkan untuk mengetahui keinginan seks tersembunyi dari masing-masing pasangan.

Komunikasi memang sangat penting dalam sebuah ajang pertempuran. Di mana Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk membuatnya cepat terangsang hingga me menuju puncak kenikmatan seks (orgasme). Dan sebaliknya juga pasangan bisa mengetahui gaya atau posisi bercinta terfavorit.


Jadi yang perlu Anda ingat, sebaiknya Anda jangan berharap menjadi seorang yang pandai membaca pikiran pasangan. Sebab seks bisa menjadi magis, tapi bukan berarti Anda memiliki mukzijat membaca pikiran pasangan ketika di ranjang.

Masing-masing pasangan harus bisa menjaga sikap toleransi. Tidak selalu ketidakpuasan bercinta menjadi kesalahan dari pihak pria, tapi bisa jadi karena teknik yang dilakukan tidak cocok dengan kondisi Anda saat itu. Bahkan tak menutup kemungkinan, kesalahan dari pihak wanita pun juga punya andil besar. Kecemasan, stres, atau rasa tidak bahagia dengan pasangan bisa menjadi pemicu respons seksual terblokir. Demikian yang ditulis The Sun, Kamis (1/4/2010).

Tenang, hal ini dapat diatasi bersama jika masing-masing pasangan memiliki kesabaran, dan dapat saling membujuk untuk memercayai adegan favorit mereka berdua selama sesi bercinta. Bila ingin lebih terjadwal, Anda bisa ngobrol dahulu sebelum menerima ajakan bercinta pasangan. Mungkin Anda bisa mengambil waktu sekira 30 menit sebelum merasa benar-benar siap untuk berhubungan intim dengan pasangan.
 
okezone.com

Tuntun Pasangan Raih Orgasme dengan Ngobrol

diam seribu bahasa bukanlah strategi tepat bagi Anda dan pasangan saat menjalani sesi percintaan. Komunikasi tetap dibutuhkan untuk mengetahui keinginan seks tersembunyi dari masing-masing pasangan.

Komunikasi memang sangat penting dalam sebuah ajang pertempuran. Di mana Anda bisa memberikan pelayanan terbaik untuk membuatnya cepat terangsang hingga me menuju puncak kenikmatan seks (orgasme). Dan sebaliknya juga pasangan bisa mengetahui gaya atau posisi bercinta terfavorit.


Jadi yang perlu Anda ingat, sebaiknya Anda jangan berharap menjadi seorang yang pandai membaca pikiran pasangan. Sebab seks bisa menjadi magis, tapi bukan berarti Anda memiliki mukzijat membaca pikiran pasangan ketika di ranjang.

Masing-masing pasangan harus bisa menjaga sikap toleransi. Tidak selalu ketidakpuasan bercinta menjadi kesalahan dari pihak pria, tapi bisa jadi karena teknik yang dilakukan tidak cocok dengan kondisi Anda saat itu. Bahkan tak menutup kemungkinan, kesalahan dari pihak wanita pun juga punya andil besar. Kecemasan, stres, atau rasa tidak bahagia dengan pasangan bisa menjadi pemicu respons seksual terblokir. Demikian yang ditulis The Sun, Kamis (1/4/2010).

Tenang, hal ini dapat diatasi bersama jika masing-masing pasangan memiliki kesabaran, dan dapat saling membujuk untuk memercayai adegan favorit mereka berdua selama sesi bercinta. Bila ingin lebih terjadwal, Anda bisa ngobrol dahulu sebelum menerima ajakan bercinta pasangan. Mungkin Anda bisa mengambil waktu sekira 30 menit sebelum merasa benar-benar siap untuk berhubungan intim dengan pasangan.
 
okezone.com

Wednesday, March 24, 2010

Memahami Pasangan Lelaki dari Posisi Tidur

INILAH.COM
Apakah Anda dan pasangan berpelukan dalam posisi sendok sepanjang malam? Ataukah Anda justru berada di tepi ranjang saat tidur?
Posisi tidur Anda memberikan makna terhadap hubungan dan menunjukkan bagaimana perasaan Anda dan menangani 'kekuatan' berdua.
Berikut ada beberapa posisi tidur dan maknanya.
1. Posisi Sendok (Pria di Belakang)
Pasangan Anda di belakang dengan menghadap ke punggung Anda.
Artinya: Dia ingin memberikan perlindungan terhadap Anda, walaupun posisi ini cukup tradisional. Dia bisa menjadi sensual dengan meraba-raba, memeluk dan membelai setiap bagian tubuh Anda. Hati-hati kalau Anda tidak pernah dalam posisi seperti ini karena mungkin akan terlalu kurang mesra.
2. Posisi Sendok (Wanita di Belakang)
Posisi yang lain adalah Anda menghadap punggungnya atau kedua pantatnya di depan Anda.
Artinya: Anda sangat menyayangi dan menjadi inisiatornya. Dia akan merasa tidak takut karena Anda menjadi mengendali suasana. Setiap saat keinginan Anda akan terlayani.
3. Tiang Terpisah
Kedua punggung saling berhadap-hadapan dengan jarak lumayan lebar.
Artinya: keintiman sedang renggang dan satu sama lain mungkin terlalu mandiri. Jika ingin setelah renggang kemudian berbaikan, maka ucapkanlah 'Selamat Malam' dengan hangat. Namun jangan sampai situasi ini menghalangi Anda dan pasangan Anda untuk masuk situasi berbaikan.
Posisi Menjauh
Salah satu terlentang dan yang lain menjauh dengan lebih memilih di tepi ranjang.
Artinya, kedua belah pihak mementingkan diri sendiri dan melupakan kepentingan bersama pasangan.
Posisi Butuh Kamu
Salah seorang berbaring di belakang pasangan, sedangkan yang lainnya terbuai di dalam rangkulan yang berusaha mendekatkan dirinya.
Artinya: Para pasangan yang berada di belakang memberikan kekuatan emosional dan kebahagiaan dengan menawarkan dukungan emosional kepada pasangan lain yang lebih membutuhkan.
Posisi Pesan Campuran
Anda berbaring di punggung pasangan Anda.
Artinya: Dia berkorban untuk Anda dan siap memberikan kebahagiaan kepada pasangan jika membutuhkan.
Posisi Patuh
Salah satu berbaring di perut pasangan.
Artinya: pasangan Anda pasrah atau percaya pada hubungan mereka.
Posisi Penuh Nafsu
Berpelukan erat dengan masing-masing kaki melilit.
Artinya: memendam nafsu seperti saat berbulan madu, yang selalu ingin berbaring terus bersama pasangan Anda. Anda terus memeluknya seakan tak ingin berpisah. Anda harus memberikan ciuman kalau akan menghentikannya dengan baik-baik

Memahami Pasangan Lelaki dari Posisi Tidur

INILAH.COM
Apakah Anda dan pasangan berpelukan dalam posisi sendok sepanjang malam? Ataukah Anda justru berada di tepi ranjang saat tidur?
Posisi tidur Anda memberikan makna terhadap hubungan dan menunjukkan bagaimana perasaan Anda dan menangani 'kekuatan' berdua.
Berikut ada beberapa posisi tidur dan maknanya.
1. Posisi Sendok (Pria di Belakang)
Pasangan Anda di belakang dengan menghadap ke punggung Anda.
Artinya: Dia ingin memberikan perlindungan terhadap Anda, walaupun posisi ini cukup tradisional. Dia bisa menjadi sensual dengan meraba-raba, memeluk dan membelai setiap bagian tubuh Anda. Hati-hati kalau Anda tidak pernah dalam posisi seperti ini karena mungkin akan terlalu kurang mesra.
2. Posisi Sendok (Wanita di Belakang)
Posisi yang lain adalah Anda menghadap punggungnya atau kedua pantatnya di depan Anda.
Artinya: Anda sangat menyayangi dan menjadi inisiatornya. Dia akan merasa tidak takut karena Anda menjadi mengendali suasana. Setiap saat keinginan Anda akan terlayani.
3. Tiang Terpisah
Kedua punggung saling berhadap-hadapan dengan jarak lumayan lebar.
Artinya: keintiman sedang renggang dan satu sama lain mungkin terlalu mandiri. Jika ingin setelah renggang kemudian berbaikan, maka ucapkanlah 'Selamat Malam' dengan hangat. Namun jangan sampai situasi ini menghalangi Anda dan pasangan Anda untuk masuk situasi berbaikan.
Posisi Menjauh
Salah satu terlentang dan yang lain menjauh dengan lebih memilih di tepi ranjang.
Artinya, kedua belah pihak mementingkan diri sendiri dan melupakan kepentingan bersama pasangan.
Posisi Butuh Kamu
Salah seorang berbaring di belakang pasangan, sedangkan yang lainnya terbuai di dalam rangkulan yang berusaha mendekatkan dirinya.
Artinya: Para pasangan yang berada di belakang memberikan kekuatan emosional dan kebahagiaan dengan menawarkan dukungan emosional kepada pasangan lain yang lebih membutuhkan.
Posisi Pesan Campuran
Anda berbaring di punggung pasangan Anda.
Artinya: Dia berkorban untuk Anda dan siap memberikan kebahagiaan kepada pasangan jika membutuhkan.
Posisi Patuh
Salah satu berbaring di perut pasangan.
Artinya: pasangan Anda pasrah atau percaya pada hubungan mereka.
Posisi Penuh Nafsu
Berpelukan erat dengan masing-masing kaki melilit.
Artinya: memendam nafsu seperti saat berbulan madu, yang selalu ingin berbaring terus bersama pasangan Anda. Anda terus memeluknya seakan tak ingin berpisah. Anda harus memberikan ciuman kalau akan menghentikannya dengan baik-baik

Repotnya Pasangan Vaginismus

KOMPAS.com - Mendapati reaksi kesakitan pada kelamin istri, bahkan halnya ketika tersentuh, pria ini membeli minuman bir dengan maksud agar tidak sadar dan hubungan intim bisa lancar. Ternyata hasilnya sama saja. Apa sebenarnya vaginismus itu? Dapatkah gangguan ini diatasi? Bagimana jika kasusnya dibiarkan saja?

"Saya ingin bertanya, kenapa ya istri langsung merasa sakit di vaginanya waktu saya hendak memasukkan penis? Bahkan, pada waktu menyentuh di bagian luar saja dia bilang sudah merasakan sakit. Apalagi kalau dimasuki, pasti lebih sakit.

Saya sudah mencoba berbagai cara, seperti melumuri kelaminnya dengan air agar licin, menyuruhnya minum bir agar tidak sadar. Namun, tetap saja jika saya memasukkan penis, dia langsung kesakitan dan sadar dari telernya. Selain itu, pahanya sangat kaku, tak bisa dilenturkan secara maksimal, sehingga tidak bisa membuka paha secara total.

Pertanyaan saya, mengapa dia begitu? Apakah ada kelainan? Atau itu semua karena dia merasa sakit sekali? Saya merasa tak terpuaskan gara-gara istri seperti itu. Apakah karena dia masih perawan, belum pernah melakukan persetubuhan sebelumnya?
S.S, Jakarta.


Kontraksi tidak normal
Setelah membaca uraian dalam email Anda, saya yakin pasangan Anda mengalami vaginismus. Perempuan yang mengalami vaginismus mengalami keluhan atau tanda persis seperi yang dialami pasangan Anda.

Vaginismus adalah salah satu jenis gangguan fungsi seksual pada wanita. Pada vaginismus terjadi kontraksi yang tidak normal pada otot vagina sepertiga bagian luar. Begitu kuatnya kontraksi tidak normal itu, sehingga tak mungkin hubungan seksual dilakukan. Mengapa? Karena penetrasi penis tidak dapat dilakukan. Andaikata dipaksakan, pasti terasa sakit.

Tanda yang lebih jelas terlihat dari luar ialah menutupnya kedua paha ketika ada suatu sentuhan pada bagian kelamin. Sentuhan pada kelamin tidak harus dari penis ketika akan melakukan hubungan seksual. Sentuhan jari juga mengakibatkan reaksi yang sama.

Reaksi Psikofisiologis
Vaginismus tidak berkaitan dengan apakah karena dia belum pernah melakukan hubungan seksual atau tidak. Vaginismus dapat terjadi walaupun seorang perempuan sudah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Gangguan ini sebenarnya adalah reaksi psikofisiologis yang bersifat protektif terhadap rasa sakit atau trauma seksual lainnya.

Saya dapat mengerti kalau Anda merasa tidak puas karena hubungan seksual tidak dapat dilakukan. Namun, ingatlah bahwa pasangan Anda pasti juga tidak puas, bahkan merasa kecewa dan mungkin rendah diri karena menyadari dirinya mengalami gangguan itu. Karena itu vaginismus ini harus mendapat penanganan dengan benar agar istri menjadi normal.

Apa yang pernah Anda lakukan, yaitu "melumuri kelaminnya dengan air agar licin, menyuruhnya minum bir agar tidak sadar" adalah cara yang salah. Apalagi "menyuruhnya minum bir agar tidak sadar". Ini benar-benar salah.

Saya sarankan Anda dan pasangan berkonsultasi lebih lanjut, untuk mendapat konseling yang dalam dan pengobatan. Pengobatan berupa latihan menggunakan alat bantu tertentu. Jangan menunggu lebih lama agar tidak terjadi akibat yang lebih buruk.
Konsultasi dijawab oleh Prof.Dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And

Repotnya Pasangan Vaginismus

KOMPAS.com - Mendapati reaksi kesakitan pada kelamin istri, bahkan halnya ketika tersentuh, pria ini membeli minuman bir dengan maksud agar tidak sadar dan hubungan intim bisa lancar. Ternyata hasilnya sama saja. Apa sebenarnya vaginismus itu? Dapatkah gangguan ini diatasi? Bagimana jika kasusnya dibiarkan saja?

"Saya ingin bertanya, kenapa ya istri langsung merasa sakit di vaginanya waktu saya hendak memasukkan penis? Bahkan, pada waktu menyentuh di bagian luar saja dia bilang sudah merasakan sakit. Apalagi kalau dimasuki, pasti lebih sakit.

Saya sudah mencoba berbagai cara, seperti melumuri kelaminnya dengan air agar licin, menyuruhnya minum bir agar tidak sadar. Namun, tetap saja jika saya memasukkan penis, dia langsung kesakitan dan sadar dari telernya. Selain itu, pahanya sangat kaku, tak bisa dilenturkan secara maksimal, sehingga tidak bisa membuka paha secara total.

Pertanyaan saya, mengapa dia begitu? Apakah ada kelainan? Atau itu semua karena dia merasa sakit sekali? Saya merasa tak terpuaskan gara-gara istri seperti itu. Apakah karena dia masih perawan, belum pernah melakukan persetubuhan sebelumnya?
S.S, Jakarta.


Kontraksi tidak normal
Setelah membaca uraian dalam email Anda, saya yakin pasangan Anda mengalami vaginismus. Perempuan yang mengalami vaginismus mengalami keluhan atau tanda persis seperi yang dialami pasangan Anda.

Vaginismus adalah salah satu jenis gangguan fungsi seksual pada wanita. Pada vaginismus terjadi kontraksi yang tidak normal pada otot vagina sepertiga bagian luar. Begitu kuatnya kontraksi tidak normal itu, sehingga tak mungkin hubungan seksual dilakukan. Mengapa? Karena penetrasi penis tidak dapat dilakukan. Andaikata dipaksakan, pasti terasa sakit.

Tanda yang lebih jelas terlihat dari luar ialah menutupnya kedua paha ketika ada suatu sentuhan pada bagian kelamin. Sentuhan pada kelamin tidak harus dari penis ketika akan melakukan hubungan seksual. Sentuhan jari juga mengakibatkan reaksi yang sama.

Reaksi Psikofisiologis
Vaginismus tidak berkaitan dengan apakah karena dia belum pernah melakukan hubungan seksual atau tidak. Vaginismus dapat terjadi walaupun seorang perempuan sudah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Gangguan ini sebenarnya adalah reaksi psikofisiologis yang bersifat protektif terhadap rasa sakit atau trauma seksual lainnya.

Saya dapat mengerti kalau Anda merasa tidak puas karena hubungan seksual tidak dapat dilakukan. Namun, ingatlah bahwa pasangan Anda pasti juga tidak puas, bahkan merasa kecewa dan mungkin rendah diri karena menyadari dirinya mengalami gangguan itu. Karena itu vaginismus ini harus mendapat penanganan dengan benar agar istri menjadi normal.

Apa yang pernah Anda lakukan, yaitu "melumuri kelaminnya dengan air agar licin, menyuruhnya minum bir agar tidak sadar" adalah cara yang salah. Apalagi "menyuruhnya minum bir agar tidak sadar". Ini benar-benar salah.

Saya sarankan Anda dan pasangan berkonsultasi lebih lanjut, untuk mendapat konseling yang dalam dan pengobatan. Pengobatan berupa latihan menggunakan alat bantu tertentu. Jangan menunggu lebih lama agar tidak terjadi akibat yang lebih buruk.
Konsultasi dijawab oleh Prof.Dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And