Showing posts with label Gaya. Show all posts
Showing posts with label Gaya. Show all posts

Saturday, April 10, 2010

Gaya "Woman on Top" Cocok untuk Ibu Hamil

Anda dan pasangan mungkin akan merasakan adanya perubahan gairah seks pada Anda selama masa kehamilan. Sebagian wanita akan merasa sangat mudah terangsang, yang lainnya akan merasa sangat sulit untuk bergairah.
Kondisi tersebut normal saja. Selama bulan ke bulan, minggu ke minggu, tubuh Anda akan mengalami perubahan bentuk, ditambah rasa mual yang suka datang tiba-tiba, serta pusing, bukanlah perpaduan yang membuat Anda merasa seksi dan bergairah. Di lain pihak, banyak pula wanita yang merasakan adanya kebutuhan untuk merasa dimanja dan dikagumi pasangannya karena hal yang sama, sehingga merasa lebih mudah untuk lebih menginisiasikan seks.

Begitu pun dengan pasangan Anda. Ada sebagian pria yang merasa lebih tertarik dengan bentuk tubuh pasangannya yang lebih berisi dan kenyal. Ada pula yang merasa risih karena berpikir seputar kondisi Anda dan si bayi yang ada di dalam Anda.
Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mendiskusikannya dengan pasangan. Malah, hubungan intim saat kehamilan bisa makin merekatkan Anda dan pasangan. Karena, berhubungan intim tak selalu berarti melibatkan penetrasi, bisa saja hanya dengan berpelukan atau menikmati kehadiran satu sama lain.

Namun, ketika Anda dan pasangan lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan bercinta, coba lakukan dengan posisi yang lebih nyaman. Berikut beberapa di antaranya:

Two Spoons
Berbaringlah bersebelahan, dengan pasangan Anda berada di belakang Anda. Penetrasi ringan dengan posisi ini bisa memberikan kenyamanan untuk Anda.

Ride High
Posisi ini seperti posisi woman on top, tak ada tekanan pada daerah perut. Posisi ini cukup populer untuk kalangan wanita hamil. Dengan posisi ini, si calon ibulah yang akan mengkontrol kekuatan, serta kedalaman penetrasi.

Comfort on the Comforter

Untuk melakukan posisi ini, si wanita diminta duduk di pinggir tempat tidur, lalu membaringkan tubuhnya, biarkan kaki masih menyentuh lantai. Sementara posisi pria berdiri di pinggir tempat tidur. Anda bisa mengangkat kaki dan meminta si dia memeganginya agar lebih mudah melakukan penetrasi dan kenyamanan.

Loving in the Living Room
Untuk posisi ini, diperlukan bangku. Si calon ibu menghadap ke bangku, sambil berpegangan pada bagian atas bangku untuk menyanggah berat tubuhnya, bisa juga dengan menaikkan satu atau kedua kaki ke bangku. Suami Anda melakukan penetrasi dari arah belakang.

KOMPAS.com

Gaya "Woman on Top" Cocok untuk Ibu Hamil

Anda dan pasangan mungkin akan merasakan adanya perubahan gairah seks pada Anda selama masa kehamilan. Sebagian wanita akan merasa sangat mudah terangsang, yang lainnya akan merasa sangat sulit untuk bergairah.
Kondisi tersebut normal saja. Selama bulan ke bulan, minggu ke minggu, tubuh Anda akan mengalami perubahan bentuk, ditambah rasa mual yang suka datang tiba-tiba, serta pusing, bukanlah perpaduan yang membuat Anda merasa seksi dan bergairah. Di lain pihak, banyak pula wanita yang merasakan adanya kebutuhan untuk merasa dimanja dan dikagumi pasangannya karena hal yang sama, sehingga merasa lebih mudah untuk lebih menginisiasikan seks.

Begitu pun dengan pasangan Anda. Ada sebagian pria yang merasa lebih tertarik dengan bentuk tubuh pasangannya yang lebih berisi dan kenyal. Ada pula yang merasa risih karena berpikir seputar kondisi Anda dan si bayi yang ada di dalam Anda.
Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mendiskusikannya dengan pasangan. Malah, hubungan intim saat kehamilan bisa makin merekatkan Anda dan pasangan. Karena, berhubungan intim tak selalu berarti melibatkan penetrasi, bisa saja hanya dengan berpelukan atau menikmati kehadiran satu sama lain.

Namun, ketika Anda dan pasangan lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan bercinta, coba lakukan dengan posisi yang lebih nyaman. Berikut beberapa di antaranya:

Two Spoons
Berbaringlah bersebelahan, dengan pasangan Anda berada di belakang Anda. Penetrasi ringan dengan posisi ini bisa memberikan kenyamanan untuk Anda.

Ride High
Posisi ini seperti posisi woman on top, tak ada tekanan pada daerah perut. Posisi ini cukup populer untuk kalangan wanita hamil. Dengan posisi ini, si calon ibulah yang akan mengkontrol kekuatan, serta kedalaman penetrasi.

Comfort on the Comforter

Untuk melakukan posisi ini, si wanita diminta duduk di pinggir tempat tidur, lalu membaringkan tubuhnya, biarkan kaki masih menyentuh lantai. Sementara posisi pria berdiri di pinggir tempat tidur. Anda bisa mengangkat kaki dan meminta si dia memeganginya agar lebih mudah melakukan penetrasi dan kenyamanan.

Loving in the Living Room
Untuk posisi ini, diperlukan bangku. Si calon ibu menghadap ke bangku, sambil berpegangan pada bagian atas bangku untuk menyanggah berat tubuhnya, bisa juga dengan menaikkan satu atau kedua kaki ke bangku. Suami Anda melakukan penetrasi dari arah belakang.

KOMPAS.com

Wednesday, March 24, 2010

Tetap Gaya Saat Hamil

KOMPAS.com - Meski pakaian kehamilan sudah jauh berkembang beberapa tahun belakangan ini, namun masih banyak wanita hamil yang mendapati dirinya sulit untuk bisa tetap tampil gaya. Umumnya, wanita hamil merasa sulit untuk mencari pakaian yang tepat saat memasuki usia kehamilan di trimester pertama. Berikut beberapa tips yang bisa Anda perhatikan untuk tetap tampil gaya saat kehamilan.

Tiap tubuh memiliki sistem yang berbeda. Beberapa wanita mendapati bahwa berat tubuhnya tidak mengalami banyak perubahan, atau bahkan kehilangan berat badan di awal usia kehamilan karena efek morning sickness. Jika ini apa yang Anda alami, maka, tak ada banyak masalah untuk mengenakan pakaian sehari-hari. Untuk mereka yang sudah mendapati perutnya sudah mulai menunjukkan pembesaran, salah satu cara termudah untuk bisa tetap terlihat gaya adalah dengan membeli pakaian biasa yang ukurannya 1-2 kali lebih besar dari ukuran normal Anda sebelum hamil. Ini tak hanya memberikan ruang untuk perut yang membesar, tapi juga sebagai investasi bijak, karena pakaian tersebut bisa Anda gunakan kembali setelah melahirkan. Karena pada umumnya, kebanyakan wanita, usai melahirkan tak bisa langsung kembali mengenakan pakaian yang biasa ia kenakan sebelum hamil.

Pakaian dengan ukuran lebih besar akan menjadi transisi yang baik saat tubuh Anda berangsur kembali normal. Jika pakaian-pakaian umum terasa nyaman di pinggang, tapi terasa terlalu longgar di bagian kaki atau area lain, Anda selalu bisa membawanya ke tukang jahit untuk dikecilkan di bagian-bagian tersebut. Selain itu, saat ini sudah banyak pakaian wanita umum yang modelnya bisa Anda gunakan saat hamil, seperti atasan dari bahan melambai, seperti sifon, dengan ukuran yang longgar. Baju-baju semacam ini bisa Anda gunakan beberapa kali saat kehamilan.

Ketika Anda memasuki trimester kedua atau ketiga, Anda akan menghadapi transisi menuju pakaian khusus ibu hamil. Saat ini sudah ada banyak tipe pakaian ibu hamil yang cantik, bahkan seksi sekalipun, seperti Le Bloomingchic. Meski tak semua butik menyediakan ukuran khusus ibu hamil, Anda bisa melirik pakaian-pakaian tersebut di situs mereka. Pakaian ibu hamil yang cita rasa dan bahannya nyaman memang seringkali harganya lebih mahal. Namun, ketika Anda kenakan, akan terasa nyaman dan jatuhnya cantik pada tubuh. Selain itu, Anda bisa menjualnya kembali lewat blog atau milis ketika sudah usai Anda kenakan.

Sama seperti pakaian pada umumnya, sebaiknya selalu mencoba pakaian saat kehamilan. Kebanyakan toko pakaian khusus ibu hamil menyediakan karet tambahan khusus di bagian perut untuk memberikan sokongan pada perut yang membesar di bulan-bulan mendatang. Biasanya, karet ini bisa digunakan untuk menambah lebar lingkar pada celana jins yang kancingnya sudah tak bisa bertemu lagi di tengah.

Jika Anda membeli pakaian kehamilan via internet (online shopping), pastikan Anda mendapat informasi detail mengenai ukuran pakaian tersebut dan melihat kebijakan pengiriman serta pengembaliannya jika ternyata tidak sesuai ukuran atau keinginan Anda. Carilah pakaian yang menyerap keringat, longgar, dan tidak terlalu ketat untuk memberikan kenyamanan saat Anda beraktivitas sehari-hari. Hindari pola pakaian yang bergaris horizontal karena akan memberikan kesan Anda lebih besar. Jika memang Anda hanya bisa mengenakan pakaian terusan, coba pilih baju dengan lingkar leher yang berbeda-beda dan gunakan aksesori di bagian tersebut agar membuat penampilan lebih gaya dan menarik perhatian ke arah tersebut. Anda juga bisa memilih pakaian print grafik besar sebagai pilihan alternatif penampilan yang cantik di musim panas.

Sama seperti pada saat tidak hamil, pakaian Anda sebaiknya selalu memberikan kenyamanan untuk Anda, dan jika memungkinkan, tampil gaya agar Anda pun bisa merasa cantik dan bahagia saat menyambut si kecil ke dunia.

Tetap Gaya Saat Hamil

KOMPAS.com - Meski pakaian kehamilan sudah jauh berkembang beberapa tahun belakangan ini, namun masih banyak wanita hamil yang mendapati dirinya sulit untuk bisa tetap tampil gaya. Umumnya, wanita hamil merasa sulit untuk mencari pakaian yang tepat saat memasuki usia kehamilan di trimester pertama. Berikut beberapa tips yang bisa Anda perhatikan untuk tetap tampil gaya saat kehamilan.

Tiap tubuh memiliki sistem yang berbeda. Beberapa wanita mendapati bahwa berat tubuhnya tidak mengalami banyak perubahan, atau bahkan kehilangan berat badan di awal usia kehamilan karena efek morning sickness. Jika ini apa yang Anda alami, maka, tak ada banyak masalah untuk mengenakan pakaian sehari-hari. Untuk mereka yang sudah mendapati perutnya sudah mulai menunjukkan pembesaran, salah satu cara termudah untuk bisa tetap terlihat gaya adalah dengan membeli pakaian biasa yang ukurannya 1-2 kali lebih besar dari ukuran normal Anda sebelum hamil. Ini tak hanya memberikan ruang untuk perut yang membesar, tapi juga sebagai investasi bijak, karena pakaian tersebut bisa Anda gunakan kembali setelah melahirkan. Karena pada umumnya, kebanyakan wanita, usai melahirkan tak bisa langsung kembali mengenakan pakaian yang biasa ia kenakan sebelum hamil.

Pakaian dengan ukuran lebih besar akan menjadi transisi yang baik saat tubuh Anda berangsur kembali normal. Jika pakaian-pakaian umum terasa nyaman di pinggang, tapi terasa terlalu longgar di bagian kaki atau area lain, Anda selalu bisa membawanya ke tukang jahit untuk dikecilkan di bagian-bagian tersebut. Selain itu, saat ini sudah banyak pakaian wanita umum yang modelnya bisa Anda gunakan saat hamil, seperti atasan dari bahan melambai, seperti sifon, dengan ukuran yang longgar. Baju-baju semacam ini bisa Anda gunakan beberapa kali saat kehamilan.

Ketika Anda memasuki trimester kedua atau ketiga, Anda akan menghadapi transisi menuju pakaian khusus ibu hamil. Saat ini sudah ada banyak tipe pakaian ibu hamil yang cantik, bahkan seksi sekalipun, seperti Le Bloomingchic. Meski tak semua butik menyediakan ukuran khusus ibu hamil, Anda bisa melirik pakaian-pakaian tersebut di situs mereka. Pakaian ibu hamil yang cita rasa dan bahannya nyaman memang seringkali harganya lebih mahal. Namun, ketika Anda kenakan, akan terasa nyaman dan jatuhnya cantik pada tubuh. Selain itu, Anda bisa menjualnya kembali lewat blog atau milis ketika sudah usai Anda kenakan.

Sama seperti pakaian pada umumnya, sebaiknya selalu mencoba pakaian saat kehamilan. Kebanyakan toko pakaian khusus ibu hamil menyediakan karet tambahan khusus di bagian perut untuk memberikan sokongan pada perut yang membesar di bulan-bulan mendatang. Biasanya, karet ini bisa digunakan untuk menambah lebar lingkar pada celana jins yang kancingnya sudah tak bisa bertemu lagi di tengah.

Jika Anda membeli pakaian kehamilan via internet (online shopping), pastikan Anda mendapat informasi detail mengenai ukuran pakaian tersebut dan melihat kebijakan pengiriman serta pengembaliannya jika ternyata tidak sesuai ukuran atau keinginan Anda. Carilah pakaian yang menyerap keringat, longgar, dan tidak terlalu ketat untuk memberikan kenyamanan saat Anda beraktivitas sehari-hari. Hindari pola pakaian yang bergaris horizontal karena akan memberikan kesan Anda lebih besar. Jika memang Anda hanya bisa mengenakan pakaian terusan, coba pilih baju dengan lingkar leher yang berbeda-beda dan gunakan aksesori di bagian tersebut agar membuat penampilan lebih gaya dan menarik perhatian ke arah tersebut. Anda juga bisa memilih pakaian print grafik besar sebagai pilihan alternatif penampilan yang cantik di musim panas.

Sama seperti pada saat tidak hamil, pakaian Anda sebaiknya selalu memberikan kenyamanan untuk Anda, dan jika memungkinkan, tampil gaya agar Anda pun bisa merasa cantik dan bahagia saat menyambut si kecil ke dunia.

5 Gaya dengan Gaun Maksi

KOMPAS.com - Gaun maksi alias gaun panjang menyentuh mata kaki memang sedang tren. Gaun yang rata-rata berpotongan mengikuti bentuk tubuh ini membuat pemakainya terlihat anggun. Corak bunga, paisley, abstrak, hingga garis dengan warna-warna cerah, membuat gaun ini cocok digunakan untuk tampilan non formal dan formal.

Sayangnya, kita seringkali kehabisan akal untuk tampil beda dengan gaun yang sama. Sehingga gaun tersebut akan kita pakai sesekali saja dengan gaya yang sama.

Strategi untuk tampil dengan gaun maksi adalah kreatif mempadupadankan gaun ini. Anda pun tampil beda setiap menggunakan gaun dengan corak yang sama.

1. Tambahkan aksesori
Ikat pinggang akan membentuk lekuk tubuh Anda, karena rata-rata gaun maksi cenderung melebar dari pinggang hingga ke ujung kaki. Sedangkan pashmina bisa digunakan sebagai pemanis saat tampil dengan gaun maksi bermodel backless dan bertali. Cara lain adalah mengenakan kaos atau tank top untuk memodifikasi tampilan gaun agar tidak monoton.

2. Kardigan
Kardigan warna polos dengan model basic (berkancing deret) adalah padanan yang tepat untuk gaun bercorak penuh.

3. Jaket atau cape
Gaun maksi tidak harus tampil secara keseluruhan. Sesekali Anda bisa membentuk kesan layer pada gaun Anda. Caranya? Kenakan jaket berpotongan pendek atau tanpa lengan berbahan jeans atau semi jeans. Suka gaya feminin? Tambahkan saja cape pada bagian luar gaun.

4. Kemeja polos
Siapa bilang gaun maksi tidak cocok dipadu dengan kemeja polos? Kenakan kemeja polos dengan detail kantung di dada. Jangan terpaku mengancingkan keseluruhan kemeja. Cukup ikatkan bagian ujung kemeja membentuk pita. Nah, sekarang Anda tampil lebih kasual.

5. Atasan berwarna gelap dan ikat pinggang
Ingin tampil ke acara formal? Mudah saja. Tambahkan atasan polos berwarna gelap dengan sedikit detail payet. Ikatkan ikat pinggang lebar berwarna kontras dengan warna atasan. Maxidress Anda pun berubah menjadi rok panjang.

5 Gaya dengan Gaun Maksi

KOMPAS.com - Gaun maksi alias gaun panjang menyentuh mata kaki memang sedang tren. Gaun yang rata-rata berpotongan mengikuti bentuk tubuh ini membuat pemakainya terlihat anggun. Corak bunga, paisley, abstrak, hingga garis dengan warna-warna cerah, membuat gaun ini cocok digunakan untuk tampilan non formal dan formal.

Sayangnya, kita seringkali kehabisan akal untuk tampil beda dengan gaun yang sama. Sehingga gaun tersebut akan kita pakai sesekali saja dengan gaya yang sama.

Strategi untuk tampil dengan gaun maksi adalah kreatif mempadupadankan gaun ini. Anda pun tampil beda setiap menggunakan gaun dengan corak yang sama.

1. Tambahkan aksesori
Ikat pinggang akan membentuk lekuk tubuh Anda, karena rata-rata gaun maksi cenderung melebar dari pinggang hingga ke ujung kaki. Sedangkan pashmina bisa digunakan sebagai pemanis saat tampil dengan gaun maksi bermodel backless dan bertali. Cara lain adalah mengenakan kaos atau tank top untuk memodifikasi tampilan gaun agar tidak monoton.

2. Kardigan
Kardigan warna polos dengan model basic (berkancing deret) adalah padanan yang tepat untuk gaun bercorak penuh.

3. Jaket atau cape
Gaun maksi tidak harus tampil secara keseluruhan. Sesekali Anda bisa membentuk kesan layer pada gaun Anda. Caranya? Kenakan jaket berpotongan pendek atau tanpa lengan berbahan jeans atau semi jeans. Suka gaya feminin? Tambahkan saja cape pada bagian luar gaun.

4. Kemeja polos
Siapa bilang gaun maksi tidak cocok dipadu dengan kemeja polos? Kenakan kemeja polos dengan detail kantung di dada. Jangan terpaku mengancingkan keseluruhan kemeja. Cukup ikatkan bagian ujung kemeja membentuk pita. Nah, sekarang Anda tampil lebih kasual.

5. Atasan berwarna gelap dan ikat pinggang
Ingin tampil ke acara formal? Mudah saja. Tambahkan atasan polos berwarna gelap dengan sedikit detail payet. Ikatkan ikat pinggang lebar berwarna kontras dengan warna atasan. Maxidress Anda pun berubah menjadi rok panjang.