Kaki kita mendapatkan tempaan paling berat saat kita beraktivitas dalam keseharian. Kaki-kaki kita akan mengantar kita ke tempat tujuan. Kedua tungkai ini akan menghadapi medan yang menanjak, menurun, berbatu, sambil menopang tubuh kita. Sayangnya, kedua kaki ini seringkali luput dari pemanjaan, mungkin karena letaknya yang di bawah, jarang terlihat oleh orang lain, padahal, organ tubuh ini paling butuh dimanjakan.
Berikut adalah tips-tips untuk merawat kedua kaki Anda agar bisa Anda pamerkan saat mengenakan tren sepatu tali temali di musim mendatang.
Kapalan dan kulit kasar
Rendam kaki Anda di dalam air hangat selama 10-15 menit untuk membantu melembutkan kulit. Lalu, gunakan batu apung khusus untuk menipiskan kulit yang menebal pada bagian tumit atau bagian telapak kaki lainnya. Untuk menghilangkan bakteri pada kaki, tambahkan daun teh hitam pada rendaman kaki. Teh hitam memiliki asam tanin yang bisa mengurangi pertumbuhan bakteri. Merawat kaki dengan mengangkat kulit mati yang menumpuk pada kaki dengan batu apung bisa membantu menjaga kecantikan kulit kaki Anda. Anda juga bisa mencari krim tumit yang mengandung salicylic acid untuk melembutkan kulit kapalan.
Jangan lupa, lakukan scrubbing pada bagian punggung (atas) kaki untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Jangan gunakan batu apung pada bagian ini, karena kulit ini sangat tipis. Anda bisa menggunakan obat kimia khusus scrubbing yang ada banyak di pasaran, atau membuatnya sendiri dengan gula. Setelah itu, oleskan pelembab yang mengandung shea butter atau cocoa butter.
Kulit kaki pecah-pecah
Jika tumit Anda jarang dirawat, lama kelamaan bisa menjadi sangat kering dan kasar, bahkan menimbulkan kulit pecah-pecah. Jika masih dalam tahap awal, Anda bisa mulai membiasakan diri mengoleskan krim atau pelembab khusus tumit yang pecah-pecah untuk melembutkan kembali kulit pada bagian tersebut. Carilah krim tumit pecah-pecah yang mengandung zat petrolatum atau humectant, seperti asam laktat untuk melembabkan kulit. Jika sudah sangat parah, temui dokter kulit untuk mendapatkan resep yang ampuh.
Perlindungan tabir surya untuk bagian atas kaki
Jangan lupa untuk melindungi kulit bagian atas kaki (punggung kaki) dengan tabir surya yang spektrumnya luas, setidaknya SPF 15 saat mengenakan sandal terbuka.
Insole
Jika profesi Anda mengharuskan Anda mengenakan sepatu sepanjang waktu, coba cari insole, yakni sol tambahan yang saat ini sudah banyak dijual di toko-toko hipermarket. Insole dimaksudkan untuk menambah kenyamanan saat mengenakan sepatu. Untuk sepatu khusus wanita, insole biasanya berupa gel bening berukuran sedang untuk ditempatkan di bagian tumit, atau di tulang di bagian bola telapak kaki, yang biasa digunakan untuk berjinjit.
Jangan lupakan kuku
Saat ini, kuku pun menjadi aksesori tambahan untuk bergaya. Sayangnya, tak banyak orang yang memerhatikan kecantikan kuku. Padahal, kuku adalah anggota tubuh yang cukup rentan dan bisa rusak, sehingga membuat aktivitas Anda menjadi tidak nyaman. Penyebab utama kuku patah atau cantengan adalah kesahalan pada saat pemotongan kuku. Untuk memotong kuku, pastikan Anda memiliki alat pemotong yang bentuk ujungnya melengkung agar bisa membentuk lengkungan pada bagian pinggir kuku. Kuku kita cenderung rapuh saat bertambahnya usia. Bahan-bahan pada pewarna kuku dan pembersihnya bisa mempercepat proses rapuhnya kuku, karena sifatnya mengeringkan. Pastikan pewarna kuku dan pembersihnya bebas dari formaldehyde, toluene, dibutyl phthalate, dan alkohol.
Untuk melembabkan kuku kaki, disarankan untuk menggunakan krim kutikula, petroleum jelly, atau minyak vitamin E. Oleskan pada seluruh kuku, termasuk kutikula, dan usap perlahan. Jangan membiasakan menarik atau menggunting kutikula yang keluar di pinggiran kuku, karena bisa menyebabkan infeksi.
KOMPAS.com
Friday, April 2, 2010
Saatnya Pamerkan Kaki Cantik Anda
Kaki kita mendapatkan tempaan paling berat saat kita beraktivitas dalam keseharian. Kaki-kaki kita akan mengantar kita ke tempat tujuan. Kedua tungkai ini akan menghadapi medan yang menanjak, menurun, berbatu, sambil menopang tubuh kita. Sayangnya, kedua kaki ini seringkali luput dari pemanjaan, mungkin karena letaknya yang di bawah, jarang terlihat oleh orang lain, padahal, organ tubuh ini paling butuh dimanjakan.
Berikut adalah tips-tips untuk merawat kedua kaki Anda agar bisa Anda pamerkan saat mengenakan tren sepatu tali temali di musim mendatang.
Kapalan dan kulit kasar
Rendam kaki Anda di dalam air hangat selama 10-15 menit untuk membantu melembutkan kulit. Lalu, gunakan batu apung khusus untuk menipiskan kulit yang menebal pada bagian tumit atau bagian telapak kaki lainnya. Untuk menghilangkan bakteri pada kaki, tambahkan daun teh hitam pada rendaman kaki. Teh hitam memiliki asam tanin yang bisa mengurangi pertumbuhan bakteri. Merawat kaki dengan mengangkat kulit mati yang menumpuk pada kaki dengan batu apung bisa membantu menjaga kecantikan kulit kaki Anda. Anda juga bisa mencari krim tumit yang mengandung salicylic acid untuk melembutkan kulit kapalan.
Jangan lupa, lakukan scrubbing pada bagian punggung (atas) kaki untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Jangan gunakan batu apung pada bagian ini, karena kulit ini sangat tipis. Anda bisa menggunakan obat kimia khusus scrubbing yang ada banyak di pasaran, atau membuatnya sendiri dengan gula. Setelah itu, oleskan pelembab yang mengandung shea butter atau cocoa butter.
Kulit kaki pecah-pecah
Jika tumit Anda jarang dirawat, lama kelamaan bisa menjadi sangat kering dan kasar, bahkan menimbulkan kulit pecah-pecah. Jika masih dalam tahap awal, Anda bisa mulai membiasakan diri mengoleskan krim atau pelembab khusus tumit yang pecah-pecah untuk melembutkan kembali kulit pada bagian tersebut. Carilah krim tumit pecah-pecah yang mengandung zat petrolatum atau humectant, seperti asam laktat untuk melembabkan kulit. Jika sudah sangat parah, temui dokter kulit untuk mendapatkan resep yang ampuh.
Perlindungan tabir surya untuk bagian atas kaki
Jangan lupa untuk melindungi kulit bagian atas kaki (punggung kaki) dengan tabir surya yang spektrumnya luas, setidaknya SPF 15 saat mengenakan sandal terbuka.
Insole
Jika profesi Anda mengharuskan Anda mengenakan sepatu sepanjang waktu, coba cari insole, yakni sol tambahan yang saat ini sudah banyak dijual di toko-toko hipermarket. Insole dimaksudkan untuk menambah kenyamanan saat mengenakan sepatu. Untuk sepatu khusus wanita, insole biasanya berupa gel bening berukuran sedang untuk ditempatkan di bagian tumit, atau di tulang di bagian bola telapak kaki, yang biasa digunakan untuk berjinjit.
Jangan lupakan kuku
Saat ini, kuku pun menjadi aksesori tambahan untuk bergaya. Sayangnya, tak banyak orang yang memerhatikan kecantikan kuku. Padahal, kuku adalah anggota tubuh yang cukup rentan dan bisa rusak, sehingga membuat aktivitas Anda menjadi tidak nyaman. Penyebab utama kuku patah atau cantengan adalah kesahalan pada saat pemotongan kuku. Untuk memotong kuku, pastikan Anda memiliki alat pemotong yang bentuk ujungnya melengkung agar bisa membentuk lengkungan pada bagian pinggir kuku. Kuku kita cenderung rapuh saat bertambahnya usia. Bahan-bahan pada pewarna kuku dan pembersihnya bisa mempercepat proses rapuhnya kuku, karena sifatnya mengeringkan. Pastikan pewarna kuku dan pembersihnya bebas dari formaldehyde, toluene, dibutyl phthalate, dan alkohol.
Untuk melembabkan kuku kaki, disarankan untuk menggunakan krim kutikula, petroleum jelly, atau minyak vitamin E. Oleskan pada seluruh kuku, termasuk kutikula, dan usap perlahan. Jangan membiasakan menarik atau menggunting kutikula yang keluar di pinggiran kuku, karena bisa menyebabkan infeksi.
KOMPAS.com
Berikut adalah tips-tips untuk merawat kedua kaki Anda agar bisa Anda pamerkan saat mengenakan tren sepatu tali temali di musim mendatang.
Kapalan dan kulit kasar
Rendam kaki Anda di dalam air hangat selama 10-15 menit untuk membantu melembutkan kulit. Lalu, gunakan batu apung khusus untuk menipiskan kulit yang menebal pada bagian tumit atau bagian telapak kaki lainnya. Untuk menghilangkan bakteri pada kaki, tambahkan daun teh hitam pada rendaman kaki. Teh hitam memiliki asam tanin yang bisa mengurangi pertumbuhan bakteri. Merawat kaki dengan mengangkat kulit mati yang menumpuk pada kaki dengan batu apung bisa membantu menjaga kecantikan kulit kaki Anda. Anda juga bisa mencari krim tumit yang mengandung salicylic acid untuk melembutkan kulit kapalan.
Jangan lupa, lakukan scrubbing pada bagian punggung (atas) kaki untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Jangan gunakan batu apung pada bagian ini, karena kulit ini sangat tipis. Anda bisa menggunakan obat kimia khusus scrubbing yang ada banyak di pasaran, atau membuatnya sendiri dengan gula. Setelah itu, oleskan pelembab yang mengandung shea butter atau cocoa butter.
Kulit kaki pecah-pecah
Jika tumit Anda jarang dirawat, lama kelamaan bisa menjadi sangat kering dan kasar, bahkan menimbulkan kulit pecah-pecah. Jika masih dalam tahap awal, Anda bisa mulai membiasakan diri mengoleskan krim atau pelembab khusus tumit yang pecah-pecah untuk melembutkan kembali kulit pada bagian tersebut. Carilah krim tumit pecah-pecah yang mengandung zat petrolatum atau humectant, seperti asam laktat untuk melembabkan kulit. Jika sudah sangat parah, temui dokter kulit untuk mendapatkan resep yang ampuh.
Perlindungan tabir surya untuk bagian atas kaki
Jangan lupa untuk melindungi kulit bagian atas kaki (punggung kaki) dengan tabir surya yang spektrumnya luas, setidaknya SPF 15 saat mengenakan sandal terbuka.
Insole
Jika profesi Anda mengharuskan Anda mengenakan sepatu sepanjang waktu, coba cari insole, yakni sol tambahan yang saat ini sudah banyak dijual di toko-toko hipermarket. Insole dimaksudkan untuk menambah kenyamanan saat mengenakan sepatu. Untuk sepatu khusus wanita, insole biasanya berupa gel bening berukuran sedang untuk ditempatkan di bagian tumit, atau di tulang di bagian bola telapak kaki, yang biasa digunakan untuk berjinjit.
Jangan lupakan kuku
Saat ini, kuku pun menjadi aksesori tambahan untuk bergaya. Sayangnya, tak banyak orang yang memerhatikan kecantikan kuku. Padahal, kuku adalah anggota tubuh yang cukup rentan dan bisa rusak, sehingga membuat aktivitas Anda menjadi tidak nyaman. Penyebab utama kuku patah atau cantengan adalah kesahalan pada saat pemotongan kuku. Untuk memotong kuku, pastikan Anda memiliki alat pemotong yang bentuk ujungnya melengkung agar bisa membentuk lengkungan pada bagian pinggir kuku. Kuku kita cenderung rapuh saat bertambahnya usia. Bahan-bahan pada pewarna kuku dan pembersihnya bisa mempercepat proses rapuhnya kuku, karena sifatnya mengeringkan. Pastikan pewarna kuku dan pembersihnya bebas dari formaldehyde, toluene, dibutyl phthalate, dan alkohol.
Untuk melembabkan kuku kaki, disarankan untuk menggunakan krim kutikula, petroleum jelly, atau minyak vitamin E. Oleskan pada seluruh kuku, termasuk kutikula, dan usap perlahan. Jangan membiasakan menarik atau menggunting kutikula yang keluar di pinggiran kuku, karena bisa menyebabkan infeksi.
KOMPAS.com
Membersihkan Telinga, Mata, dan Hidung Bayi
Organ-organ di sekitar bagian wajah bayi harus dibersihkan untuk menjaga kesehatannya. Namun bagian-bagian tersebut butuh perhatian khusus karena kulit bayi masih sangat tipis dan rentan. Berikut tips-tips dari Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 bulan dari dr. Suririnah.
Mata
Saat akan membersihkan bayi, penting untuk memastikan bahwa tangan Anda berada dalam keadaan bersih. Gunakanlah kapas bulat lembut yang dicelupkan ke dalam air matang hangat, peras, lalu usap perlahan mata bayi yang tertutup dengan kapas tersebut. Dimulai dari bagian pinggir mata yang dekat dengan batang hidung ke arah pinggir mata terluar. Jangan menggunakan kapas yang sama berulang-ulang. Ganti kapas setiap usapan untuk mencegah penyebaran kuman. Keringkan mata dengan tisu atau kain lembut.
Hidung
Bersihkan kotoran pada hidung bayi ketika mulai terlihat ada kotoran dari luar. Gunakan kapas bertangkai (cotton bud) yang sudah dibasahi dengan air matang hangat, lalu angkat perlahan kotoran tersebut.
Telinga
Cukup bersihkan bagian belakang, luar, dan sekitar daun telinga bayi secara hati-hati dengan kapas bertangkai yang sudah dibasahi air hangat matang, atau waslap dengan air hangat, lalu keringkan.
Hindari membersihkan bagian dalam telinga bayi karena dapat mengakibatkan serumen (cairan lilin telinga) yang bercampur debu atau kotoran terdorong masuk ke telinga bagian dalam ke sekitar gendang telinga. Jika terjadi berulang kali, maka kotoran-kotoran bisa berkumpul dan mengeras, sehingga menghalangi gendang telinga untuk menangkap getaran suara dari luar. Cairan lilin telinga, atau serumen merupakan bagian dari sistem telinga untuk mempertahankan diri dari masuknya kotoran dan debu untuk melindungi gendang telinga bayi.
KOMPAS.com
Mata
Saat akan membersihkan bayi, penting untuk memastikan bahwa tangan Anda berada dalam keadaan bersih. Gunakanlah kapas bulat lembut yang dicelupkan ke dalam air matang hangat, peras, lalu usap perlahan mata bayi yang tertutup dengan kapas tersebut. Dimulai dari bagian pinggir mata yang dekat dengan batang hidung ke arah pinggir mata terluar. Jangan menggunakan kapas yang sama berulang-ulang. Ganti kapas setiap usapan untuk mencegah penyebaran kuman. Keringkan mata dengan tisu atau kain lembut.
Hidung
Bersihkan kotoran pada hidung bayi ketika mulai terlihat ada kotoran dari luar. Gunakan kapas bertangkai (cotton bud) yang sudah dibasahi dengan air matang hangat, lalu angkat perlahan kotoran tersebut.
Telinga
Cukup bersihkan bagian belakang, luar, dan sekitar daun telinga bayi secara hati-hati dengan kapas bertangkai yang sudah dibasahi air hangat matang, atau waslap dengan air hangat, lalu keringkan.
Hindari membersihkan bagian dalam telinga bayi karena dapat mengakibatkan serumen (cairan lilin telinga) yang bercampur debu atau kotoran terdorong masuk ke telinga bagian dalam ke sekitar gendang telinga. Jika terjadi berulang kali, maka kotoran-kotoran bisa berkumpul dan mengeras, sehingga menghalangi gendang telinga untuk menangkap getaran suara dari luar. Cairan lilin telinga, atau serumen merupakan bagian dari sistem telinga untuk mempertahankan diri dari masuknya kotoran dan debu untuk melindungi gendang telinga bayi.
KOMPAS.com
Membersihkan Telinga, Mata, dan Hidung Bayi
Organ-organ di sekitar bagian wajah bayi harus dibersihkan untuk menjaga kesehatannya. Namun bagian-bagian tersebut butuh perhatian khusus karena kulit bayi masih sangat tipis dan rentan. Berikut tips-tips dari Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 bulan dari dr. Suririnah.
Mata
Saat akan membersihkan bayi, penting untuk memastikan bahwa tangan Anda berada dalam keadaan bersih. Gunakanlah kapas bulat lembut yang dicelupkan ke dalam air matang hangat, peras, lalu usap perlahan mata bayi yang tertutup dengan kapas tersebut. Dimulai dari bagian pinggir mata yang dekat dengan batang hidung ke arah pinggir mata terluar. Jangan menggunakan kapas yang sama berulang-ulang. Ganti kapas setiap usapan untuk mencegah penyebaran kuman. Keringkan mata dengan tisu atau kain lembut.
Hidung
Bersihkan kotoran pada hidung bayi ketika mulai terlihat ada kotoran dari luar. Gunakan kapas bertangkai (cotton bud) yang sudah dibasahi dengan air matang hangat, lalu angkat perlahan kotoran tersebut.
Telinga
Cukup bersihkan bagian belakang, luar, dan sekitar daun telinga bayi secara hati-hati dengan kapas bertangkai yang sudah dibasahi air hangat matang, atau waslap dengan air hangat, lalu keringkan.
Hindari membersihkan bagian dalam telinga bayi karena dapat mengakibatkan serumen (cairan lilin telinga) yang bercampur debu atau kotoran terdorong masuk ke telinga bagian dalam ke sekitar gendang telinga. Jika terjadi berulang kali, maka kotoran-kotoran bisa berkumpul dan mengeras, sehingga menghalangi gendang telinga untuk menangkap getaran suara dari luar. Cairan lilin telinga, atau serumen merupakan bagian dari sistem telinga untuk mempertahankan diri dari masuknya kotoran dan debu untuk melindungi gendang telinga bayi.
KOMPAS.com
Mata
Saat akan membersihkan bayi, penting untuk memastikan bahwa tangan Anda berada dalam keadaan bersih. Gunakanlah kapas bulat lembut yang dicelupkan ke dalam air matang hangat, peras, lalu usap perlahan mata bayi yang tertutup dengan kapas tersebut. Dimulai dari bagian pinggir mata yang dekat dengan batang hidung ke arah pinggir mata terluar. Jangan menggunakan kapas yang sama berulang-ulang. Ganti kapas setiap usapan untuk mencegah penyebaran kuman. Keringkan mata dengan tisu atau kain lembut.
Hidung
Bersihkan kotoran pada hidung bayi ketika mulai terlihat ada kotoran dari luar. Gunakan kapas bertangkai (cotton bud) yang sudah dibasahi dengan air matang hangat, lalu angkat perlahan kotoran tersebut.
Telinga
Cukup bersihkan bagian belakang, luar, dan sekitar daun telinga bayi secara hati-hati dengan kapas bertangkai yang sudah dibasahi air hangat matang, atau waslap dengan air hangat, lalu keringkan.
Hindari membersihkan bagian dalam telinga bayi karena dapat mengakibatkan serumen (cairan lilin telinga) yang bercampur debu atau kotoran terdorong masuk ke telinga bagian dalam ke sekitar gendang telinga. Jika terjadi berulang kali, maka kotoran-kotoran bisa berkumpul dan mengeras, sehingga menghalangi gendang telinga untuk menangkap getaran suara dari luar. Cairan lilin telinga, atau serumen merupakan bagian dari sistem telinga untuk mempertahankan diri dari masuknya kotoran dan debu untuk melindungi gendang telinga bayi.
KOMPAS.com
Jangan Jadi Perempuan High Maintenance
Kebanyakan perempuan akan berubah menjadi manja, pemarah, mudah tersinggung, dan tidak pernah puas, setelah memiliki pasangan. Contohnya saja, Anda langsung kesal kalau pasangan tidak langsung membalas SMS Anda, atau Anda tidak puas dengan hadiah ulang tahun yang diberikan pasangan dan enggan memakainya.
Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?
Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.
Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.
Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.
Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.
Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.
Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.
Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.
Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.
Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.
Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.
Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.
Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.
Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.
Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.
Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.
KOMPAS.com
Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?
Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.
Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.
Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.
Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.
Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.
Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.
Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.
Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.
Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.
Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.
Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.
Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.
Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.
Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.
Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.
KOMPAS.com
Jangan Jadi Perempuan High Maintenance
Kebanyakan perempuan akan berubah menjadi manja, pemarah, mudah tersinggung, dan tidak pernah puas, setelah memiliki pasangan. Contohnya saja, Anda langsung kesal kalau pasangan tidak langsung membalas SMS Anda, atau Anda tidak puas dengan hadiah ulang tahun yang diberikan pasangan dan enggan memakainya.
Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?
Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.
Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.
Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.
Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.
Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.
Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.
Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.
Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.
Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.
Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.
Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.
Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.
Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.
Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.
Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.
KOMPAS.com
Semua keinginan tersebut membuat Anda seolah kehilangan akal sehat. Anda hanya ingin dimanja dan diberikan kemewahan. Yang paling membuat Anda bingung, sebelum bertemu dengan si dia Anda termasuk perempuan yang mandiri. Mengapa semuanya jadi berubah justru setelah Anda mempunyai pendamping tetap?
Nah, ada baiknya Anda menenangkan diri dulu. Ingat-ingat bagaimana reaksi Anda bila terjadi sesuatu antara Anda dan si dia, lalu carilah solusi yang terbaik.
Kasus 1: Anda langsung marah besar saat pasangan lupa menelepon balik. Kemudian ketika ia terlambat menjemput hingga 1 jam, Anda akan berdiam diri dan tidak menegurnya sampai tengah hari.
Jalan keluar: Cari kegiatan positif yang bisa menyibukkan Anda, seperti memasak, berbenah, membaca, browsing internet, atau kegiatan lainnya. Anda bisa juga menyibukkan diri dengan berjalan-jalan dengan teman-teman. Mereka yang punya kehidupan yang aktif umumnya akan menggunakan waktu untuk bersosialisasi dan menyalurkan hobi.
Kasus 2: Barang-barang fashion atau kencan fine dining bukan sesuatu yang luar biasa dalam hubungan Anda. Semuanya sudah jadi kebiasaan, karena si dia selalu menghujani Anda dengan hadiah-hadiah semacam itu.
Jalan keluar: Anda bukan tipe perempuan matre, kan? Anda punya penghasilan dan bisa membeli sendiri barang yang Anda mau. Hargailah pemberian pasangan, meskipun tidak Anda sukai. Percayalah, mereka tetap butuh pengakuan bahwa Anda menyukai pemberiannya.
Kasus 3: Jalan-jalan tidak pernah dilakukan secara spontan. Soalnya, Anda butuh tiga jam untuk berdandan.
Jalan keluar: Ladies, pria tidak mau akan mengamati selentik apa bulu mata Anda, atau apakah rambut Anda harus lurus setelah dicatok berkali-kali. Percayalah, Anda bisa tampil beda saat pergi ke resepsi perkawinan. Jadi simpan saja tenaga Anda kalau hanya sekadar makan siang di mall.
Kasus 4: Anda tidak tahu bagaimana pekerjaan pasangan Anda. Sebab yang menjadi fokus perhatian Anda adalah penjelasan panjang lebar tentang keterlambatannya menelepon atau menjawab SMS Anda.
Jalan keluar: Boleh saja mengeluarkan uneg-uneg kepada pasangan. Tetapi Anda harus tetap adil. Anda ingin didengarkan? Begitu juga pasangan. Beri kesempatan padanya untuk menceritakan apa yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaannya di tempat kerja.
Kasus 5: Anda lupa bagaimana rasanya naik angkutan umum, karena pasangan selalu siap menjemput dan mengantar Anda kapan pun dan kemana pun.
Jalan keluar: Halooo...? Pasangan Anda bukan supir. Ia pasti memiliki aktivitas yang lebih penting dilakukan, bukan sekadar mengantar Anda kesana-kemari.
Kasus 6: Si dia harus menemani Anda berbelanja, reuni dengan teman SMA, dan makan bersama keluarga Anda. Namun, Anda jarang mau ikut serta dengan kegiatannya.
Jalan keluar: Terlalu mendominasi hubungan akan berujung pada pemberontakan. Sesekali saat libur tanyakan pada pasangan apa yang ingin lakukan. Kali ini, Anda yang harus mengikuti jadwalnya.
Kasus 7: Anda enggan berkumpul dengan teman-temannya karena menurut Anda mereka kurang asik. Namun Anda juga tak mau jika pasangan lebih memilih berkumpul bersama temannya ketimbang Anda.
Jalan keluar: Anda tidak harus memaksakan diri nongkrong dengan teman-temannya. Cari kegiatan bersama teman-teman yang sempat Anda lupakan karena Anda begitu sibuk dengan si dia.
KOMPAS.com
Bilasan Santan Bisa Menghilangkan Ketombe
Bingung karena belum menemukan bahan yang tepat untuk merawat rambut Anda? Mungkin Anda bisa mencoba santan kelapa. Tidak hanya lezat sebagai bumbu masak, kelapa juga baik untuk merawat kecantikan serta kesehatan rambut. Berikut tiga manfaat kelapa:
* Memperlambat pertumbuhan uban. Ada sebagian orang yang beruban di usia yang tidak seharusnya. Penyebabnya banyak, seperti stres atau shampo yang tidak cocok. Menghilangkan uban tentu bisa dilakukan dengan mengecat rambut. Namun pencegahan tentunya lebih efektif, bukan?
Dengan santan kelapa, kemunculan uban dapat ditunda. Bahkan jika sudah terlanjut pun, kelapa masih dapat mengurangi jumlah uban yang mungkin bertambah. Orang dulu biasanya memarut kelapa yang sudah tua, dan memerasnya sampai keluar santan. Santan itu akan ditambahkan garam dan diembunkan semalam. Esoknya tinggal dioleskan pada rambut.
* Menghilangkan ketombe. Tidak sekadar mengurangi keindahan rambut, ketombe juga membuat kulit kepala lecet karena gatal. Kita juga tidak akan terlihat cantik karena sering menggaruk kepala. Air kelapa yang mengandung tanin bisa menjadi antibakteri dan vitamin C yang mampu menghilangkan ketombe. Jika dipadu degnan nanas dan jeruk nipis, ramuan ini akan lebih sempurna. Untuk membuat ramuan sendiri, Anda membutuhkan setengah butir kelapa tua dan seperempat nanas mengkal. Parut keduanya dan ambil airnya. Tambahkan perasan satu buah jeruk nipis dan biarkan selama 15 menit. Jika Anda keramas dengan ramuan ini seminggu sekali, ketombe niscaya akan hilang.
* Melembabkan rambut. Memiliki rambut kering memang tidak menyenangkan karena mudah patah. Untuk mengatasinya, rambut harus dilembabkan. Air kelapa dapat digunakan untuk melembabkan rambut. Kandungan vitamin C pada air kelapa bisa mengurangi minyak sekaligus memberi kelembaban. Cara membuat ramuannya adalah dengan mencampur air kelapa dari kelapa yang tidak begitu tua dengan air biasa. Perbandingannya satu banding satu. Basuhkan ke rambut setiap habis keramas.
KOMPAS.com
* Memperlambat pertumbuhan uban. Ada sebagian orang yang beruban di usia yang tidak seharusnya. Penyebabnya banyak, seperti stres atau shampo yang tidak cocok. Menghilangkan uban tentu bisa dilakukan dengan mengecat rambut. Namun pencegahan tentunya lebih efektif, bukan?
Dengan santan kelapa, kemunculan uban dapat ditunda. Bahkan jika sudah terlanjut pun, kelapa masih dapat mengurangi jumlah uban yang mungkin bertambah. Orang dulu biasanya memarut kelapa yang sudah tua, dan memerasnya sampai keluar santan. Santan itu akan ditambahkan garam dan diembunkan semalam. Esoknya tinggal dioleskan pada rambut.
* Menghilangkan ketombe. Tidak sekadar mengurangi keindahan rambut, ketombe juga membuat kulit kepala lecet karena gatal. Kita juga tidak akan terlihat cantik karena sering menggaruk kepala. Air kelapa yang mengandung tanin bisa menjadi antibakteri dan vitamin C yang mampu menghilangkan ketombe. Jika dipadu degnan nanas dan jeruk nipis, ramuan ini akan lebih sempurna. Untuk membuat ramuan sendiri, Anda membutuhkan setengah butir kelapa tua dan seperempat nanas mengkal. Parut keduanya dan ambil airnya. Tambahkan perasan satu buah jeruk nipis dan biarkan selama 15 menit. Jika Anda keramas dengan ramuan ini seminggu sekali, ketombe niscaya akan hilang.
* Melembabkan rambut. Memiliki rambut kering memang tidak menyenangkan karena mudah patah. Untuk mengatasinya, rambut harus dilembabkan. Air kelapa dapat digunakan untuk melembabkan rambut. Kandungan vitamin C pada air kelapa bisa mengurangi minyak sekaligus memberi kelembaban. Cara membuat ramuannya adalah dengan mencampur air kelapa dari kelapa yang tidak begitu tua dengan air biasa. Perbandingannya satu banding satu. Basuhkan ke rambut setiap habis keramas.
KOMPAS.com
Subscribe to:
Posts (Atom)