Ya, kita tahu foreplay, kostum, main peran, dan sebagainya bisa menyalakan gairah. Tapi sebenarnya ada hal-hal keseharian yang juga memengaruhi gairah bercinta Anda. Berikut di antaranya:
Siklus Menstruasi
Para ahli mengatakan bahwa keinginan bercinta para wanita naik dan turun seputar siklus menstruasinya. Setiap wanita itu berbeda, namun untuk kebanyakan wanita, siklus pertengahan, yakni di sekitar waktu ovulasi, adalah saat kadar hormon estrogen dan testosteron di dalam wanita mencapai titik tertinggi. Ketika mencapai kondisi ini, akan mendorong libido dan menambah sensitivitas kepuasan seksual wanita, terang Debby Herbenick, PhD, penulis Because It Feels Good: A Woman’s Guide to Sexual Pleasure and Satisfaction.
Pikiran
Otak Anda adalah organ seksual terkuat dan terpenting yang Anda miliki. Sehingga ada kala ketika level estrogen dan testosteron seorang wanita berada pada titik tertingginya, tetapi bukan berarti ia sudah siap untuk bercinta. Untuk kebanyakan wanita, gairah bercinta tidak terlalu terasa hingga ia benar-benar sedang berada dalam keadaan yang menggairahkan atau sedang berpikir tentang bercinta. Jadi, kadang Anda baru benar-benar merasa ingin bercinta ketika si dia sudah mulai melancarkan serangan-serangan tertentu sekian lama.
Emosi
Sebuah riset mengindikasikan bahwa emosi wanita bisa berdampak baik di kamar tidur. Menurut studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine, emosi bisa diputar untuk keuntungan dalam kehidupan seksual wanita. Studi itu mengatakan bahwa wanita yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi atau yang sensitif dengan perasaannya dan orang lain, memiliki kecenderungan 2,5 kali lebih besar merasakan orgasme ketimbang wanita yang kecerdasan emosionalnya rendah.
Makanan
Anda pasti pernah mendengar mengenai afrodisiak, yakni makanan penambah gairah bercinta, seperti tiram, cokelat, alpukat, dan sebagainya. Namun, apakah benar makanan yang Anda asup itu memiliki dampak pada aktivitas seksual Anda? Menurut The Journal of Sexual Medicine, wanita yang mengonsumsi setidaknya dua patahan kecil cokelat per harinya dilaporkan secara signifikan memiliki gairah dan fungsi seksual lebih baik ketimbang mereka yang tidak. Mengenai makanan afrodisiak, peneliti mengatakan, jika Anda berpikir bahwa makanan itu memang memiliki efek menambah gairah, maka akan seperti itu jadinya.
Pernapasan
Siapa yang mengira bahwa sesuatu yang sesimpel dengan berfokus pada napas akan memandu Anda mendapatkan orgasme? Hanya dengan mengelola pernapasan maka Anda akan membantu menyebarkan energi seksual ke seluruh tubuh. Banyak pria dan wanita tidak menyadari bahwa mereka sering kali menahan napasnya karena tegang saat beraktivitas seksual. Mengambil napas yang dalam dan mengeluarkannya bisa membantu menyalurkan energi seksual ke seluruh tubuh dan menyelaraskan koneksi antara Anda dan pasangan.
Ekonomi
Ya, kesulitan keuangan memang akan membuat Anda penat karena banyak pikiran, juga bisa mematikan gairah seksual. Tapi, perusahaan Wet, produsen cairan lubrikasi untuk seksual di California, Amerika Serikat, mengatakan bahwa penjualannya meningkat sebanyak 30 persen tahun ini, padahal negara tersebut sedang mengalami krisis moneter. Ditengarai, karena kebanyakan orang di Amerika yang mengalami masalah perekonomian mencoba mencari alternatif hiburan lewat seks dengan pasangannya, ketimbang mengeluarkan uang untuk hiburan lain.
Televisi dan film
Menurut para ahli, menonton film erotis bisa membantu Anda mendorong mood bercinta. Namun, menonton film sedih bisa membuat gairah seseorang menurun, begitu pula dengan film yang mengandung kekerasan, menyeramkan, atau membuat Anda merasa stres.
Buku
Para ahli mengemukakan bahwa bacaan erotis selama 20 menit per hari, 3 kali seminggu, bisa mendorong tingkat gairah seksual seseorang. Novel romantis yang berisi adegan bercinta atau literatur seksi lainnya bisa membantu Anda berfokus pada seks dan membangkitkan gairah untuk bercinta.
Berolahraga
Berolahraga dan aktivitas fisik lain secara umum membantu mendorong kehidupan seksual Anda. Merasa percaya diri dan mencintai tubuh sendiri membantu Anda merasa lebih seksi. Kepercayaan diri adalah pendorong mood bercinta yang baik. Plus, adrenalin dan hormon merasa lebih nyaman dengan diri sendiri akan terpicu saat Anda sedang berolahraga. Para peneliti di University of California menemukan bahwa pria paruh baya yang berolahraga setidaknya satu jam per hari, tiga kali seminggu bisa mendorong fungsi seksualnya, semakin sering beraktivitas seksual dan mencapai orgasme, juga memiliki kepuasan seks lebih baik.
Kondom
Kebanyakan kita berpikir bahwa kondom adalah pembunuh gairah dan mengungkung kehidupan seks kita. Namun, sebenarnya jika ukuran dan jenis kondomnya tepat, alat kontrasepsi tersebut justru bisa meningkatkan kepuasan seksual. Jika si dia menggunakan kondom yang teksturnya tebal, yang ukurannya tidak tepat, memang akan menurunkan sensasinya. Cobalah cari yang ukuran dan ketebalannya tepat untuk ukuran si dia.
KOMPAS.com
Showing posts with label kecil. Show all posts
Showing posts with label kecil. Show all posts
Thursday, April 8, 2010
Hal-hal Kecil yang Memengaruhi Gairah Bercinta
Ya, kita tahu foreplay, kostum, main peran, dan sebagainya bisa menyalakan gairah. Tapi sebenarnya ada hal-hal keseharian yang juga memengaruhi gairah bercinta Anda. Berikut di antaranya:
Siklus Menstruasi
Para ahli mengatakan bahwa keinginan bercinta para wanita naik dan turun seputar siklus menstruasinya. Setiap wanita itu berbeda, namun untuk kebanyakan wanita, siklus pertengahan, yakni di sekitar waktu ovulasi, adalah saat kadar hormon estrogen dan testosteron di dalam wanita mencapai titik tertinggi. Ketika mencapai kondisi ini, akan mendorong libido dan menambah sensitivitas kepuasan seksual wanita, terang Debby Herbenick, PhD, penulis Because It Feels Good: A Woman’s Guide to Sexual Pleasure and Satisfaction.
Pikiran
Otak Anda adalah organ seksual terkuat dan terpenting yang Anda miliki. Sehingga ada kala ketika level estrogen dan testosteron seorang wanita berada pada titik tertingginya, tetapi bukan berarti ia sudah siap untuk bercinta. Untuk kebanyakan wanita, gairah bercinta tidak terlalu terasa hingga ia benar-benar sedang berada dalam keadaan yang menggairahkan atau sedang berpikir tentang bercinta. Jadi, kadang Anda baru benar-benar merasa ingin bercinta ketika si dia sudah mulai melancarkan serangan-serangan tertentu sekian lama.
Emosi
Sebuah riset mengindikasikan bahwa emosi wanita bisa berdampak baik di kamar tidur. Menurut studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine, emosi bisa diputar untuk keuntungan dalam kehidupan seksual wanita. Studi itu mengatakan bahwa wanita yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi atau yang sensitif dengan perasaannya dan orang lain, memiliki kecenderungan 2,5 kali lebih besar merasakan orgasme ketimbang wanita yang kecerdasan emosionalnya rendah.
Makanan
Anda pasti pernah mendengar mengenai afrodisiak, yakni makanan penambah gairah bercinta, seperti tiram, cokelat, alpukat, dan sebagainya. Namun, apakah benar makanan yang Anda asup itu memiliki dampak pada aktivitas seksual Anda? Menurut The Journal of Sexual Medicine, wanita yang mengonsumsi setidaknya dua patahan kecil cokelat per harinya dilaporkan secara signifikan memiliki gairah dan fungsi seksual lebih baik ketimbang mereka yang tidak. Mengenai makanan afrodisiak, peneliti mengatakan, jika Anda berpikir bahwa makanan itu memang memiliki efek menambah gairah, maka akan seperti itu jadinya.
Pernapasan
Siapa yang mengira bahwa sesuatu yang sesimpel dengan berfokus pada napas akan memandu Anda mendapatkan orgasme? Hanya dengan mengelola pernapasan maka Anda akan membantu menyebarkan energi seksual ke seluruh tubuh. Banyak pria dan wanita tidak menyadari bahwa mereka sering kali menahan napasnya karena tegang saat beraktivitas seksual. Mengambil napas yang dalam dan mengeluarkannya bisa membantu menyalurkan energi seksual ke seluruh tubuh dan menyelaraskan koneksi antara Anda dan pasangan.
Ekonomi
Ya, kesulitan keuangan memang akan membuat Anda penat karena banyak pikiran, juga bisa mematikan gairah seksual. Tapi, perusahaan Wet, produsen cairan lubrikasi untuk seksual di California, Amerika Serikat, mengatakan bahwa penjualannya meningkat sebanyak 30 persen tahun ini, padahal negara tersebut sedang mengalami krisis moneter. Ditengarai, karena kebanyakan orang di Amerika yang mengalami masalah perekonomian mencoba mencari alternatif hiburan lewat seks dengan pasangannya, ketimbang mengeluarkan uang untuk hiburan lain.
Televisi dan film
Menurut para ahli, menonton film erotis bisa membantu Anda mendorong mood bercinta. Namun, menonton film sedih bisa membuat gairah seseorang menurun, begitu pula dengan film yang mengandung kekerasan, menyeramkan, atau membuat Anda merasa stres.
Buku
Para ahli mengemukakan bahwa bacaan erotis selama 20 menit per hari, 3 kali seminggu, bisa mendorong tingkat gairah seksual seseorang. Novel romantis yang berisi adegan bercinta atau literatur seksi lainnya bisa membantu Anda berfokus pada seks dan membangkitkan gairah untuk bercinta.
Berolahraga
Berolahraga dan aktivitas fisik lain secara umum membantu mendorong kehidupan seksual Anda. Merasa percaya diri dan mencintai tubuh sendiri membantu Anda merasa lebih seksi. Kepercayaan diri adalah pendorong mood bercinta yang baik. Plus, adrenalin dan hormon merasa lebih nyaman dengan diri sendiri akan terpicu saat Anda sedang berolahraga. Para peneliti di University of California menemukan bahwa pria paruh baya yang berolahraga setidaknya satu jam per hari, tiga kali seminggu bisa mendorong fungsi seksualnya, semakin sering beraktivitas seksual dan mencapai orgasme, juga memiliki kepuasan seks lebih baik.
Kondom
Kebanyakan kita berpikir bahwa kondom adalah pembunuh gairah dan mengungkung kehidupan seks kita. Namun, sebenarnya jika ukuran dan jenis kondomnya tepat, alat kontrasepsi tersebut justru bisa meningkatkan kepuasan seksual. Jika si dia menggunakan kondom yang teksturnya tebal, yang ukurannya tidak tepat, memang akan menurunkan sensasinya. Cobalah cari yang ukuran dan ketebalannya tepat untuk ukuran si dia.
KOMPAS.com
Siklus Menstruasi
Para ahli mengatakan bahwa keinginan bercinta para wanita naik dan turun seputar siklus menstruasinya. Setiap wanita itu berbeda, namun untuk kebanyakan wanita, siklus pertengahan, yakni di sekitar waktu ovulasi, adalah saat kadar hormon estrogen dan testosteron di dalam wanita mencapai titik tertinggi. Ketika mencapai kondisi ini, akan mendorong libido dan menambah sensitivitas kepuasan seksual wanita, terang Debby Herbenick, PhD, penulis Because It Feels Good: A Woman’s Guide to Sexual Pleasure and Satisfaction.
Pikiran
Otak Anda adalah organ seksual terkuat dan terpenting yang Anda miliki. Sehingga ada kala ketika level estrogen dan testosteron seorang wanita berada pada titik tertingginya, tetapi bukan berarti ia sudah siap untuk bercinta. Untuk kebanyakan wanita, gairah bercinta tidak terlalu terasa hingga ia benar-benar sedang berada dalam keadaan yang menggairahkan atau sedang berpikir tentang bercinta. Jadi, kadang Anda baru benar-benar merasa ingin bercinta ketika si dia sudah mulai melancarkan serangan-serangan tertentu sekian lama.
Emosi
Sebuah riset mengindikasikan bahwa emosi wanita bisa berdampak baik di kamar tidur. Menurut studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine, emosi bisa diputar untuk keuntungan dalam kehidupan seksual wanita. Studi itu mengatakan bahwa wanita yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi atau yang sensitif dengan perasaannya dan orang lain, memiliki kecenderungan 2,5 kali lebih besar merasakan orgasme ketimbang wanita yang kecerdasan emosionalnya rendah.
Makanan
Anda pasti pernah mendengar mengenai afrodisiak, yakni makanan penambah gairah bercinta, seperti tiram, cokelat, alpukat, dan sebagainya. Namun, apakah benar makanan yang Anda asup itu memiliki dampak pada aktivitas seksual Anda? Menurut The Journal of Sexual Medicine, wanita yang mengonsumsi setidaknya dua patahan kecil cokelat per harinya dilaporkan secara signifikan memiliki gairah dan fungsi seksual lebih baik ketimbang mereka yang tidak. Mengenai makanan afrodisiak, peneliti mengatakan, jika Anda berpikir bahwa makanan itu memang memiliki efek menambah gairah, maka akan seperti itu jadinya.
Pernapasan
Siapa yang mengira bahwa sesuatu yang sesimpel dengan berfokus pada napas akan memandu Anda mendapatkan orgasme? Hanya dengan mengelola pernapasan maka Anda akan membantu menyebarkan energi seksual ke seluruh tubuh. Banyak pria dan wanita tidak menyadari bahwa mereka sering kali menahan napasnya karena tegang saat beraktivitas seksual. Mengambil napas yang dalam dan mengeluarkannya bisa membantu menyalurkan energi seksual ke seluruh tubuh dan menyelaraskan koneksi antara Anda dan pasangan.
Ekonomi
Ya, kesulitan keuangan memang akan membuat Anda penat karena banyak pikiran, juga bisa mematikan gairah seksual. Tapi, perusahaan Wet, produsen cairan lubrikasi untuk seksual di California, Amerika Serikat, mengatakan bahwa penjualannya meningkat sebanyak 30 persen tahun ini, padahal negara tersebut sedang mengalami krisis moneter. Ditengarai, karena kebanyakan orang di Amerika yang mengalami masalah perekonomian mencoba mencari alternatif hiburan lewat seks dengan pasangannya, ketimbang mengeluarkan uang untuk hiburan lain.
Televisi dan film
Menurut para ahli, menonton film erotis bisa membantu Anda mendorong mood bercinta. Namun, menonton film sedih bisa membuat gairah seseorang menurun, begitu pula dengan film yang mengandung kekerasan, menyeramkan, atau membuat Anda merasa stres.
Buku
Para ahli mengemukakan bahwa bacaan erotis selama 20 menit per hari, 3 kali seminggu, bisa mendorong tingkat gairah seksual seseorang. Novel romantis yang berisi adegan bercinta atau literatur seksi lainnya bisa membantu Anda berfokus pada seks dan membangkitkan gairah untuk bercinta.
Berolahraga
Berolahraga dan aktivitas fisik lain secara umum membantu mendorong kehidupan seksual Anda. Merasa percaya diri dan mencintai tubuh sendiri membantu Anda merasa lebih seksi. Kepercayaan diri adalah pendorong mood bercinta yang baik. Plus, adrenalin dan hormon merasa lebih nyaman dengan diri sendiri akan terpicu saat Anda sedang berolahraga. Para peneliti di University of California menemukan bahwa pria paruh baya yang berolahraga setidaknya satu jam per hari, tiga kali seminggu bisa mendorong fungsi seksualnya, semakin sering beraktivitas seksual dan mencapai orgasme, juga memiliki kepuasan seks lebih baik.
Kondom
Kebanyakan kita berpikir bahwa kondom adalah pembunuh gairah dan mengungkung kehidupan seks kita. Namun, sebenarnya jika ukuran dan jenis kondomnya tepat, alat kontrasepsi tersebut justru bisa meningkatkan kepuasan seksual. Jika si dia menggunakan kondom yang teksturnya tebal, yang ukurannya tidak tepat, memang akan menurunkan sensasinya. Cobalah cari yang ukuran dan ketebalannya tepat untuk ukuran si dia.
KOMPAS.com
Sunday, April 4, 2010
4 Tanda Pria dengan penis kecil
Ukuran penis, bagi para pria adalah persoalan besar. Ukuran, buat mereka akan menunjukkan suatu "supremasi" -khususnya di kalangan mereka sendiri. Ukuran, juga akan menjadi semacam penentu apakah mereka mampu memuaskan pasangan atau tidak.
Anda tentu tak punya semacam metal detector yang bisa mendeteksi, pria mana yang memiliki big size, dan mana yang mempunyai small size. Namun, tanpa detektor pun, kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria termasuk "Mr Mini P". Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut, dan coba lihat apakah Anda juga bisa mendeteksinya.
Egonya besar
Pria dengan "mini P" disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki "perangkat yang besar". Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.
Juara seks oral
Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain: lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya, dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini. Namun jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya, dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.
Tak pernah membahas topik seputar penis
Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa "perangkatnya" sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain, seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah, atau betapa ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.
Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, "Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!"
Prinsipnya, "Size doesn't matter"
Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa "size doesn't matter". Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya. Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa "his size does matter", ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P. Ia akan mengatakan, "Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?" Hm... Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?
KOMPAS.com
Anda tentu tak punya semacam metal detector yang bisa mendeteksi, pria mana yang memiliki big size, dan mana yang mempunyai small size. Namun, tanpa detektor pun, kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria termasuk "Mr Mini P". Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut, dan coba lihat apakah Anda juga bisa mendeteksinya.
Egonya besar
Pria dengan "mini P" disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki "perangkat yang besar". Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.
Juara seks oral
Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain: lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya, dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini. Namun jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya, dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.
Tak pernah membahas topik seputar penis
Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa "perangkatnya" sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain, seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah, atau betapa ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.
Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, "Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!"
Prinsipnya, "Size doesn't matter"
Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa "size doesn't matter". Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya. Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa "his size does matter", ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P. Ia akan mengatakan, "Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?" Hm... Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?
KOMPAS.com
4 Tanda Pria dengan penis kecil
Ukuran penis, bagi para pria adalah persoalan besar. Ukuran, buat mereka akan menunjukkan suatu "supremasi" -khususnya di kalangan mereka sendiri. Ukuran, juga akan menjadi semacam penentu apakah mereka mampu memuaskan pasangan atau tidak.
Anda tentu tak punya semacam metal detector yang bisa mendeteksi, pria mana yang memiliki big size, dan mana yang mempunyai small size. Namun, tanpa detektor pun, kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria termasuk "Mr Mini P". Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut, dan coba lihat apakah Anda juga bisa mendeteksinya.
Egonya besar
Pria dengan "mini P" disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki "perangkat yang besar". Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.
Juara seks oral
Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain: lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya, dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini. Namun jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya, dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.
Tak pernah membahas topik seputar penis
Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa "perangkatnya" sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain, seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah, atau betapa ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.
Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, "Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!"
Prinsipnya, "Size doesn't matter"
Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa "size doesn't matter". Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya. Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa "his size does matter", ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P. Ia akan mengatakan, "Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?" Hm... Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?
KOMPAS.com
Anda tentu tak punya semacam metal detector yang bisa mendeteksi, pria mana yang memiliki big size, dan mana yang mempunyai small size. Namun, tanpa detektor pun, kita bisa kok mengetahui apakah seorang pria termasuk "Mr Mini P". Beberapa wanita menyampaikan tanda-tanda menarik berikut, dan coba lihat apakah Anda juga bisa mendeteksinya.
Egonya besar
Pria dengan "mini P" disebut-sebut memiliki ego yang besar, karena seumur hidupnya harus bertahan di tengah-tengah kaum pria yang umumnya dianggap jantan bila memiliki "perangkat yang besar". Oleh karena itu, ia harus menciptakan suatu ilusi bahwa, meskipun miliknya tidak besar, ia lebih berharga daripada emas. Pria seperti ini umumnya memiliki gaya hidup mewah, dengan mobil atau gadget-gadget yang melebihi apa yang dimiliki pria lain dengan ukuran penis rata-rata. Mereka umumnya juga memiliki jaringan pertemanan yang luas.
Juara seks oral
Ini namanya adil. Mr Mini P biasanya tahu bagaimana mengkompensasi ketidakberuntungannya tadi dengan menguasai keahlian lain: lidahnya. Ia mahir sekali bermain dengan lidahnya, dan tak jarang mampu memuaskan pasangannya hanya dengan cara seks oral ini. Namun jika ia mampu menjelajahi segala sudut daerah intim pasangannya, dan membuat pasangannya cukup panas dan siap melanjutkan sesi berikutnya, saat terjadi intercourse si wanita tentu tak akan sadar sebesar apa penis pasangannya.
Tak pernah membahas topik seputar penis
Tentu saja, untuk apa pria seperti ini mengangkat topik obrolan seputar penis, jika kemudian ia harus membuktikan bahwa "perangkatnya" sendiri cukup hebat untuk dibicarakan? Sebaliknya, ia lebih suka menceritakan pengalaman hebat lain, seperti ketika pelipisnya robek saat terlibat tawuran di sekolah, atau betapa ia pernah diganggu hantu ketika sedang lembur di kantor.
Pendek kata, Mr Mini P tak akan pernah bercerita seputar penis, karena pria umumnya tidak suka membicarakan hal-hal yang mengganggu mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kita, yang dengan santainya akan mengatakan pada teman-teman di kantor, "Ah, dada gue tipis begini, pakai push up bra juga enggak nolong!"
Prinsipnya, "Size doesn't matter"
Mr Mini P biasanya akan mulai melontarkan konsep bahwa "size doesn't matter". Sesuatu yang kecil sebaiknya jangan dijadikan patokan, begitu menurutnya. Katanya sih, justru karena ia sadar bahwa "his size does matter", ia berusaha bertahan dengan berusaha mengubah pemikiran para wanita yang kebetulan belum pernah bertemu Mr Maxi P. Ia akan mengatakan, "Bukan ukuran kapalnya yang penting, tetapi bagaimana gerakannya di laut?" Hm... Anda tahu kan, bagaimana terjemahan analogi ini dalam urusan Mr P-nya?
KOMPAS.com
Subscribe to:
Posts (Atom)