Showing posts with label Wajah. Show all posts
Showing posts with label Wajah. Show all posts

Friday, April 2, 2010

Menghilangkan Lipatan Bekas Bantal pada Wajah

Sel kulit mengandung cairan yang berperan sebagai bantalan untuk membuat kulit terlihat berisi. Ketika Anda membenamkan wajah ke bantal dalam waktu lama, cairan pada sel kulit diserap oleh tubuh. Jadi, begitu Anda terbangun, sel kulit secara gradual membengkak karena kebanyakan cairan. Hal inilah yang menyebabkan kerutan atau lipatan pada wajah, kata Lydia Evan, dermatologist di Chappaqua, New York.
Namun, jangan khawatir, ada cara paktis menghilangkan bekas ini sehingga wajah kembali segar. Caranya, percikkan air hangat di wajah, lanjutkan dengan memijat wajah dengan pelembab. Air hangat mempercepat proses ini dengan meningkatkan aliran darah ke area wajah. Pelembab fungsinya adalah untuk mengembalikan kelembaban kulit. Sementara memijatnya perlahan membantu menghilangkan kerutan pada kulit secara manual dan alami.
Memilih bantal yang tepat bisa mengurangi efek pada wajah seperti ini meski efek tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Gunakan bantal yang lembut dengan sarung satin daripada yang berbahan katun. Bahan satin lebih aman untuk kulit karena tidak akan menimbulkan bekas pada wajah dari bantal yang Anda gunakan.

KOMPAS.com

Menghilangkan Lipatan Bekas Bantal pada Wajah

Sel kulit mengandung cairan yang berperan sebagai bantalan untuk membuat kulit terlihat berisi. Ketika Anda membenamkan wajah ke bantal dalam waktu lama, cairan pada sel kulit diserap oleh tubuh. Jadi, begitu Anda terbangun, sel kulit secara gradual membengkak karena kebanyakan cairan. Hal inilah yang menyebabkan kerutan atau lipatan pada wajah, kata Lydia Evan, dermatologist di Chappaqua, New York.
Namun, jangan khawatir, ada cara paktis menghilangkan bekas ini sehingga wajah kembali segar. Caranya, percikkan air hangat di wajah, lanjutkan dengan memijat wajah dengan pelembab. Air hangat mempercepat proses ini dengan meningkatkan aliran darah ke area wajah. Pelembab fungsinya adalah untuk mengembalikan kelembaban kulit. Sementara memijatnya perlahan membantu menghilangkan kerutan pada kulit secara manual dan alami.
Memilih bantal yang tepat bisa mengurangi efek pada wajah seperti ini meski efek tersebut bisa hilang dengan sendirinya. Gunakan bantal yang lembut dengan sarung satin daripada yang berbahan katun. Bahan satin lebih aman untuk kulit karena tidak akan menimbulkan bekas pada wajah dari bantal yang Anda gunakan.

KOMPAS.com

Sunday, March 21, 2010

Sabun Mandi Tidak Disarankan untuk Wajah



KOMPAS.com - Pakar kecantikan kulit dr Lena Christiana mengatakan, pemakaian sabun mandi untuk membersihkan wajah tidak disarankan, sebab akan berdampak pada kesehatan kulit wajah.
terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun mandi dapat berisiko membuat kulit menjadi kering, kusam, dan iritasi...
"Biasanya, kadar pH (tingkat keasaman) yang terkandung pada sabun mandi adalah pH basa, padahal kulit wajah membutuhkan sabun dengan pH netral," katanya usai seminar "Rahasia Tampil Awet Muda" di Semarang, Sabtu (23/1/2010).
Menurut dia, kulit wajah memang tergolong sensitif karena kulit wajah memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan kulit tubuh sehingga membutuhkan sabun dengan kadar pH netral yang sesuai dengan kondisi tersebut.
"Sabun dengan kadar pH netral biasanya banyak dijumpai pada sabun khusus pembersih muka," kata dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Telogorejo Semarang tersebut.
Dia mengatakan, terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun mandi dapat berisiko membuat kulit menjadi kering, kusam, dan iritasi, sehingga membuat wajah menjadi tidak menarik.
"Pada prinsipnya, membersihkan kulit dengan sabun adalah menghilangkan residu, kotoran, atau minyak sehingga harus dilakukan dengan rutin dan dengan sabun yang sesuai, terutama untuk wajah," katanya.
Lena mengatakan, membersihkan wajah dengan sabun idealnya dilakukan minimal dua kali sehari, namun hal itu sebaiknya tidak menjadi satu-satunya upaya yang dilakukan untuk merawat kulit.
Sebab, kata dia, kulit juga harus dilindungi dari sengatan sinar matahari saat berada di luar ruangan, mengingat kerusakan lapisan ozon yang terjadi saat ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit.
"Perlindungan kulit terhadap sengatan sinar matahari dapat dilakukan dengan memakai topi atau payung saat berada di luar ruangan, namun pemakaian sunblock (krim tabir surya) akan lebih efektif melindungi kulit," katanya.
Menurut dia, ada dua faktor yang memengaruhi kesehatan kulit, yakni faktor eksternal dan internal, sinar matahari termasuk faktor eksternal, selain polusi dan asap rokok.
Sementara faktor internal, kata dia, seperti sakit yang berkepanjangan dan kurangnya asupan gizi juga memengaruhi kesehatan kulit.
"Karena itu, kesehatan harus dijaga sejak dini, seperti mencukupi asupan gizi, menjaga pola hidup dengan mengurangi rokok dan olahraga, sebab berolahraga dapat membuat aliran darah lebih lancar," katanya.

Sabun Mandi Tidak Disarankan untuk Wajah



KOMPAS.com - Pakar kecantikan kulit dr Lena Christiana mengatakan, pemakaian sabun mandi untuk membersihkan wajah tidak disarankan, sebab akan berdampak pada kesehatan kulit wajah.
terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun mandi dapat berisiko membuat kulit menjadi kering, kusam, dan iritasi...
"Biasanya, kadar pH (tingkat keasaman) yang terkandung pada sabun mandi adalah pH basa, padahal kulit wajah membutuhkan sabun dengan pH netral," katanya usai seminar "Rahasia Tampil Awet Muda" di Semarang, Sabtu (23/1/2010).
Menurut dia, kulit wajah memang tergolong sensitif karena kulit wajah memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan kulit tubuh sehingga membutuhkan sabun dengan kadar pH netral yang sesuai dengan kondisi tersebut.
"Sabun dengan kadar pH netral biasanya banyak dijumpai pada sabun khusus pembersih muka," kata dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Telogorejo Semarang tersebut.
Dia mengatakan, terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun mandi dapat berisiko membuat kulit menjadi kering, kusam, dan iritasi, sehingga membuat wajah menjadi tidak menarik.
"Pada prinsipnya, membersihkan kulit dengan sabun adalah menghilangkan residu, kotoran, atau minyak sehingga harus dilakukan dengan rutin dan dengan sabun yang sesuai, terutama untuk wajah," katanya.
Lena mengatakan, membersihkan wajah dengan sabun idealnya dilakukan minimal dua kali sehari, namun hal itu sebaiknya tidak menjadi satu-satunya upaya yang dilakukan untuk merawat kulit.
Sebab, kata dia, kulit juga harus dilindungi dari sengatan sinar matahari saat berada di luar ruangan, mengingat kerusakan lapisan ozon yang terjadi saat ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit.
"Perlindungan kulit terhadap sengatan sinar matahari dapat dilakukan dengan memakai topi atau payung saat berada di luar ruangan, namun pemakaian sunblock (krim tabir surya) akan lebih efektif melindungi kulit," katanya.
Menurut dia, ada dua faktor yang memengaruhi kesehatan kulit, yakni faktor eksternal dan internal, sinar matahari termasuk faktor eksternal, selain polusi dan asap rokok.
Sementara faktor internal, kata dia, seperti sakit yang berkepanjangan dan kurangnya asupan gizi juga memengaruhi kesehatan kulit.
"Karena itu, kesehatan harus dijaga sejak dini, seperti mencukupi asupan gizi, menjaga pola hidup dengan mengurangi rokok dan olahraga, sebab berolahraga dapat membuat aliran darah lebih lancar," katanya.

Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah



JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap orang pasti pernah mengalami kedutan pada wajah. Memang terlihat sepele, dan dianggap tidak berbahaya. Namun, kedutan pada wajah dapat berpotensi sebagai hemifacial spasm.
Berbeda dengan kedutan biasa, hemifacial spasm terjadi hanya pada salah satu bagian wajah. Mulai dari dahi, lama kelamaan menjalar sampai ke bibir. Pada akhirnya setengah muka akan kaku.
dr Astri Budikayanti, SpS, spesialis saraf dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menerangkan, peyebab hemifacial spasm ada dua, yaitu karena tekanan dan bukan tekanan. Hemifacial spasm karena tekanan, terjadi ketika saraf otot "konslet" karena tumor ataupun kelainan saraf. Adapun penyebab hemifacial spasm tanpa tekanan adalah penyakit stroke, TBC, ataupun mulitiskiokolis.
"Kalau dalam istilah kedokterannya adalah lesi tertekan dan tidak. hemifacial spasm ini tidak berasa sakit," ujarnya di sela-sela Gathering Komunitas Hemifacial Spasm di Twin Plaza Hotel, Jakarta, Sabtu (15/8).
Penderita hemifacial spasm kebanyakan berusia di atas 40 tahun, dan kebanyakan yang terkena adalah wanita. Hemifacial spasm tidak dapat dicegah, pasalnya ini bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Yang dapat dilakukan hanyalah menyembuhkan.
Jika penyebabnya karena tekanan, untuk menyembuhkannya harus menyembuhkan penyakit yang ada. "Misalnya si pasien terkena stroke, maka yang disembuhkan stroke-nya dulu," ungkap dia. Adapun jika penyebab tanpa tekanan, maka harus dilakukan adalah tindakan operasi. Setelah penyebab-penyebab disembuhkan, hemifacial spasm akan sembuh, tetapi masih ada kemungkinan untuk kambuh. Untuk mencegah hal tersebut, pasien harus terus dipantau.
"Jaga juga kondisi psikologis pasien, jika pasien cemas, maka akan kembali lagi," ujar dr Astri.
Selain itu, lanjutnya, hemifacial spasm juga dapat diobati dengan memberikan suntikan pada otot saraf yang mengalami kelainan. Namun, cara tersebut hanya dapat diberikan pada kasus-kasus tertentu.
"Penyuntikan hanya diberikan pada hemifacial spasm yang tidak diketahui penyebabnya, ataupun pada penderita tahap awal," terang dia. Penyuntikan dilakukan beberapa kali tergantung tingkat keparahannya.
Sama dengan teknik lainnya, setelah dilakukan penyuntikan, pasien harus terus dipantau. "Jaga juga kondisi psikologisnya karena pada kasus seperti ini keadaan psikologis sangat berpengaruh," tukasnya.

Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah



JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap orang pasti pernah mengalami kedutan pada wajah. Memang terlihat sepele, dan dianggap tidak berbahaya. Namun, kedutan pada wajah dapat berpotensi sebagai hemifacial spasm.
Berbeda dengan kedutan biasa, hemifacial spasm terjadi hanya pada salah satu bagian wajah. Mulai dari dahi, lama kelamaan menjalar sampai ke bibir. Pada akhirnya setengah muka akan kaku.
dr Astri Budikayanti, SpS, spesialis saraf dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menerangkan, peyebab hemifacial spasm ada dua, yaitu karena tekanan dan bukan tekanan. Hemifacial spasm karena tekanan, terjadi ketika saraf otot "konslet" karena tumor ataupun kelainan saraf. Adapun penyebab hemifacial spasm tanpa tekanan adalah penyakit stroke, TBC, ataupun mulitiskiokolis.
"Kalau dalam istilah kedokterannya adalah lesi tertekan dan tidak. hemifacial spasm ini tidak berasa sakit," ujarnya di sela-sela Gathering Komunitas Hemifacial Spasm di Twin Plaza Hotel, Jakarta, Sabtu (15/8).
Penderita hemifacial spasm kebanyakan berusia di atas 40 tahun, dan kebanyakan yang terkena adalah wanita. Hemifacial spasm tidak dapat dicegah, pasalnya ini bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Yang dapat dilakukan hanyalah menyembuhkan.
Jika penyebabnya karena tekanan, untuk menyembuhkannya harus menyembuhkan penyakit yang ada. "Misalnya si pasien terkena stroke, maka yang disembuhkan stroke-nya dulu," ungkap dia. Adapun jika penyebab tanpa tekanan, maka harus dilakukan adalah tindakan operasi. Setelah penyebab-penyebab disembuhkan, hemifacial spasm akan sembuh, tetapi masih ada kemungkinan untuk kambuh. Untuk mencegah hal tersebut, pasien harus terus dipantau.
"Jaga juga kondisi psikologis pasien, jika pasien cemas, maka akan kembali lagi," ujar dr Astri.
Selain itu, lanjutnya, hemifacial spasm juga dapat diobati dengan memberikan suntikan pada otot saraf yang mengalami kelainan. Namun, cara tersebut hanya dapat diberikan pada kasus-kasus tertentu.
"Penyuntikan hanya diberikan pada hemifacial spasm yang tidak diketahui penyebabnya, ataupun pada penderita tahap awal," terang dia. Penyuntikan dilakukan beberapa kali tergantung tingkat keparahannya.
Sama dengan teknik lainnya, setelah dilakukan penyuntikan, pasien harus terus dipantau. "Jaga juga kondisi psikologisnya karena pada kasus seperti ini keadaan psikologis sangat berpengaruh," tukasnya.

Friday, March 19, 2010

Tips Menghilangkan Flek Hitam Di Wajah Dengan Mentimun



Menghilangkan flek hitam di wajah bukan persoalan yang mudah karena membutuhkan perawatan yang rutin. Salah satu cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menghilangkan flek adalah melakukan facial di salon, yang tentu saja harus dilakukan secara rutin dengan biaya yang tergolong mahal.

Untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan dalam melakukan facial di salon, anda dapat melakukan facial sendiri di rumah. Memang perawatan facial sebenarnya dapat dilakukan sendiri, asal cukup mengetahui bahan-bahan apa saja yang diperlukan. Selain menggunakan bahan-bahan masker yang dijual dipasaran, anda juga dapat melakukan facial dengan buah-buahan dan bahan alami lainnya.

Anda dapat melakukan facial di rumah dengan cara :

- Usapkan krim pemutih pada wajah dan diamkan selama ±15 menit.

- Bersihkan wajah, lalu gosok dengan menggunakan scrub untuk melenyapkan sel kulit mati.

- Cuci wajah, lalu lumuri wajah dengan masker.

- Setelah masker mengering, wajah kembali dibersihkan, selanjutnya gunakan pelembab.


Pada saat menggunakan masker anda dapat memilih beberapa buah-buahan ataupun bahan alami lainnya yang dapat diperoleh dengan mudah di pasar dekat rumah anda diantaranya bengkuang, mentimun, dan lainnya.


Masker Bengkuang atau Mentimun

Bengkuang dan mentimun sejak dulu memang dikenal mampu mengatasi flek hitam di wajah. Pertama-tama bengkuang atau mentimun (pilih salah satu saja, Red) yang telah anda siapkan dibersihkan terlebih dahulu kemudian diblender. Selanjutnya lumurkan di wajah secukupnya secara merata agar flek hitam di wajah dapat memudar.

Tetapi perlu diingat dalam menggunakan masker bengkuang atau mentimun gunakanlah buah-buahan yang masih segar dan kondisinya baik. Sebab apabila tidak hati-hati, malah dapat membuat kulit wajah anda gatal-gatal. Jika wajah terlanjur perih dan gatal, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus anda lakukan :

- Oleskan tipis-tipis madu asli di wajah selama 15 menit, kemudian bersihkan dengan air hangat.

- Basuh wajah dengan air es, tepuk-tepuk perlahan dan merata sampai terasa segar.


Perawatan dengan bengkoang atau mentimun yang diblender, baik untuk wanita yang aktif bekerja di luar ruang. Efek dari bengkoang atau mentimun yang dingin, akan terasa sejuk di wajah sesaat setelah anda memakainya.

Irisan Jeruk Nipis

Selain masker bengkuan dan mentimun anda juga dapat mencoba irisan jeruk nipis untuk dapat mencerahkan kulit dan mengangkat sel-sel kulit yang mati. Bagi anda yang berusia di atas 40 tahun, irisan jeruk nipis yang diletakkan secara merata di kulit wajah dan seluruh tubuh dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Diamkan irisan jeruk nipis tersebut hingga kering, lalu bilaslah dengan air hangat-hangat kuku agar pori-pori terbuka. Setelah itu, bilas kembali dengan air dingin agar pori-porinya merapat.


Teh

Selain jeruk nipis, kandungan antioksidan yang terdapat di dalam teh juga sangat baik untuk mencegah penuaan dini. Teh yang mengandung tanin sangat baik untuk merawat kulit wajah.


Yang harus anda lakukan antara lain:

- Inapkan secangkir teh kental semalam.

- Oleskan air teh ke seluruh kulit wajah dan tubuh.

- Biarkan kering dengan sendirinya.

- Bilas dengan air hangat untuk membuka pori kulit, lalu bilas dengan air biasa.


Teh juga bermanfaat untuk menyegarkan mata yang lelah, anda tinggal meletakkan sekantong teh celup yang sudah dingin langsung pada kelopak mata. Sambil berbaring, anda sekaligus melakukan perawatan kulit wajah dan mata. Dan ketika bangun anda akan merasakan mata kembali segar.

Tips Menghilangkan Flek Hitam Di Wajah Dengan Mentimun



Menghilangkan flek hitam di wajah bukan persoalan yang mudah karena membutuhkan perawatan yang rutin. Salah satu cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menghilangkan flek adalah melakukan facial di salon, yang tentu saja harus dilakukan secara rutin dengan biaya yang tergolong mahal.

Untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan dalam melakukan facial di salon, anda dapat melakukan facial sendiri di rumah. Memang perawatan facial sebenarnya dapat dilakukan sendiri, asal cukup mengetahui bahan-bahan apa saja yang diperlukan. Selain menggunakan bahan-bahan masker yang dijual dipasaran, anda juga dapat melakukan facial dengan buah-buahan dan bahan alami lainnya.

Anda dapat melakukan facial di rumah dengan cara :

- Usapkan krim pemutih pada wajah dan diamkan selama ±15 menit.

- Bersihkan wajah, lalu gosok dengan menggunakan scrub untuk melenyapkan sel kulit mati.

- Cuci wajah, lalu lumuri wajah dengan masker.

- Setelah masker mengering, wajah kembali dibersihkan, selanjutnya gunakan pelembab.


Pada saat menggunakan masker anda dapat memilih beberapa buah-buahan ataupun bahan alami lainnya yang dapat diperoleh dengan mudah di pasar dekat rumah anda diantaranya bengkuang, mentimun, dan lainnya.


Masker Bengkuang atau Mentimun

Bengkuang dan mentimun sejak dulu memang dikenal mampu mengatasi flek hitam di wajah. Pertama-tama bengkuang atau mentimun (pilih salah satu saja, Red) yang telah anda siapkan dibersihkan terlebih dahulu kemudian diblender. Selanjutnya lumurkan di wajah secukupnya secara merata agar flek hitam di wajah dapat memudar.

Tetapi perlu diingat dalam menggunakan masker bengkuang atau mentimun gunakanlah buah-buahan yang masih segar dan kondisinya baik. Sebab apabila tidak hati-hati, malah dapat membuat kulit wajah anda gatal-gatal. Jika wajah terlanjur perih dan gatal, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus anda lakukan :

- Oleskan tipis-tipis madu asli di wajah selama 15 menit, kemudian bersihkan dengan air hangat.

- Basuh wajah dengan air es, tepuk-tepuk perlahan dan merata sampai terasa segar.


Perawatan dengan bengkoang atau mentimun yang diblender, baik untuk wanita yang aktif bekerja di luar ruang. Efek dari bengkoang atau mentimun yang dingin, akan terasa sejuk di wajah sesaat setelah anda memakainya.

Irisan Jeruk Nipis

Selain masker bengkuan dan mentimun anda juga dapat mencoba irisan jeruk nipis untuk dapat mencerahkan kulit dan mengangkat sel-sel kulit yang mati. Bagi anda yang berusia di atas 40 tahun, irisan jeruk nipis yang diletakkan secara merata di kulit wajah dan seluruh tubuh dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Diamkan irisan jeruk nipis tersebut hingga kering, lalu bilaslah dengan air hangat-hangat kuku agar pori-pori terbuka. Setelah itu, bilas kembali dengan air dingin agar pori-porinya merapat.


Teh

Selain jeruk nipis, kandungan antioksidan yang terdapat di dalam teh juga sangat baik untuk mencegah penuaan dini. Teh yang mengandung tanin sangat baik untuk merawat kulit wajah.


Yang harus anda lakukan antara lain:

- Inapkan secangkir teh kental semalam.

- Oleskan air teh ke seluruh kulit wajah dan tubuh.

- Biarkan kering dengan sendirinya.

- Bilas dengan air hangat untuk membuka pori kulit, lalu bilas dengan air biasa.


Teh juga bermanfaat untuk menyegarkan mata yang lelah, anda tinggal meletakkan sekantong teh celup yang sudah dingin langsung pada kelopak mata. Sambil berbaring, anda sekaligus melakukan perawatan kulit wajah dan mata. Dan ketika bangun anda akan merasakan mata kembali segar.